Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Cara Membuat Dinding dari Tempurung Kelapa

Cara Membuat Dinding dari Tempurung Kelapa

Selain batangnya yang digunakan untuk membuat tiang bangunan atau perabot furniture, pohon kelapa juga diambil buahnya yang berwarna putih dan digunakan untuk membuat masakan. Buah kelapa tersebut punya kulit yang sangat keras yang dinamakan dengan sebutan tempurung. Karena sifatnya yang keras tersebut, tempurung ini sering dijadikan bahan untuk membuat aneka perabot dapur atau memasak.

Dalam perkembangan selanjutnya, selain menjadi bahan pembuatan perabot dapur tempurung ini juga dipakai untuk membuat hiasan dalam ruang atau interior. Bahkan saat ini muncul ide yang tidak kalah menariknya, yaitu membuat lapisan penutup dinding dari tempurung kelapa tersebut. Dan ini bukan hanya ide belaka, sebab sudah ada pihak yang membuat dan mengaplikasikannya meski jumlahnya belum begitu banyak.

Cara membuat dinding dari tempurung kelapa ini sebenarnya ada beberapa jenis dan konsep. Salah satu contohnya bisa dilihat dalam gambar. Untuk membuat dinding tempurung kelapa dengan tampilan seperti itu, pertama kali harus menyiapkan tempurung kelapa serta media yang digunakan untuk penempelan. Media tersebut bisa berupa papan kayu atau plywood yang dipotong dengan ukuran sekitar tigapuh sentimeter kali tigapuluh senti meter atau sesuai dengan selera.

Khusus jika menggunakan media plywood, ukuran ketebalan minimalnya adalah tiga sentimeter. Tujuannya adalah agar ketika tempurung kelapa sudah ditempelkan dan kering, media tersebut tidak akan melengkung. Jika menggunakan media kayu, boleh menggunakan ukuran yang lebih tipis namun diusahakan agar menggunakan kayu yang utuh, tidak sambungan dan dalam kondisi yang sudah kering.

Setelah semua bahan tersedia, langkah selanjutnya mengeringkan tempurung kelapa dengan cara dijemur di tempat terbuka agar bisa terkena sinar matahari secara langsung. Setelah kering tempurung dibersihkan dari serabut kelapa yang masih menempel. Proses pembersihan tersebut bisa menggunakan alat pemotong lantai marmer atau keramik yang pada bagian pisaunya diganti dengan kayu yang bundar lalu ditempeli dengan ampelas.

Namun ada beberapa orang yang lebih suka menggunakan tempurung tersebut secara langsung tanpa dibersihkan atau dihaluskan dengan tujuan untuk memunculkan kesan yang lebih asli dan alami. Jadi semuanya tinggal disesuaikan dengan keinginan dan selera.

Selanjutnya langkah yang kedua, melakukan pemotongan pada tempurung. Alat yang digunakan untuk melakukan pemotongan ini adalah mesin gergaji kayu yang posisinya dibuat terbalik dan diletakan dalam suatu meja yang diberi lubang untuk penempatan gergaji yang bentuknya bundar. Dengan cara seperti ini tempurung yang bentuknya melengkung lebih mudah dipotong dengan ukuran tiga kali tiga sentimeter atau sesuai dengan keinginan.

Setelah terkumpul potongan tempurung dalam jumlah yang banyak, bisa dilanjutkan dengan langkah berikutnya yaitu melakukan penempelan pada media kayu atau plywood. Penempelan ini bisa meggunakan lem kayu yang mudah diperoleh di toko-toko bahan bangunan. Agar punya daya cengkeram yang lebih kuat, lem ini bisa dicampur dengan serbuk tempurung yang diperoleh ketika melakukan proses pembersihan serabut atau pemotongan.

Selain punya daya cengkeram yang kuat, penggunaan serbuk tempurung ini juga menjadikan pemakain lem menjadi lebih irit. Kerena meski sudah berwujud potongan yang kecil-kecil, tapi tempurung ini tetap punya lengkungan, sehingga lem yang dibutuhkan untuk penempelan tentu harus menggunakan dalam jumlah yang banyak.

Setelah proses penempelan selesai dan lem sudah kering, maka kita tinggal memasang masing-masing kotak atau ubin tempurung ini pada dinding yang telah ditentukan. Hal lain yang perlu diketahui adalah, warna dari tempurung kelepa ini ada dua macam yaitu putih kekuningan dan coklat tua. Masing-masing warna ini dihasilkan oleh tempurung kelapa muda dan yang sudah tua. Warna ini bisa divariasikan untuk memunculkan kesan yang lebih indah dan menarik.

Sumber gambar : http://www.shellshockdesigns.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Aplikasi Kain Gorden Pada Ruang Klasik dan Modern Pot Kaca yang Elegan untuk Penghias Living Room 
 Kombinasi Pintu dan Dinding Bambu yang Unik di Jawa Barat Becak dan Rangkaian Bunga Untuk Memperindah Tampilan Ruang 
 Menghias Kolam Renang di Bali Dengan Patung Kepala Persamaan dan Perbedaan Desain Plafon Rumah Eropa dan Amerika 
 Jenis-jenis Water Proofing Management Penggunaan Alat Berat Bangunan 
 Mengatur Sistem Pencahayaan dan Interior Ruang Televisi Perbedaan Rumah Dari Batu Bata dan Batu Alam 
 Merancang Rumah Penangkal Stres Membuat Desain Kursi Taman yang Modern dan Unik 
 Rumah Cantik di Tepi Danau Membuat Peneduh dan Mempercantik Fasade Rumah dari Tanaman Rambat  
 Makna Filasafat Arsitektur Rumah Tradisional Buton Tips untuk Mengantisipasi Banjir di Rumah Rawan Banjir 
 Atap Balkon Atas di Rumah Bali yang Menawan Teknik Menentukan Posisi Skylight 
 Pintu Pagar Tradisional Bali yang Eksotis Cara Membuat Hiasan Dinding dari Teralis Kayu dan Tanaman Hias 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker