Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Penataan Furniture Bali di Ruang Tamu

Penataan Furniture Bali di Ruang Tamu

Sebagai tempat yang paling sering didatangi oleh pegunjung, maka ruang tamu yang biasanya berada di bagian depan rumah perlu ditata dengan sebaik-baiknya. Karena dari tempat inilah untuk pertama kali kepribadian atau sifat dan selera penghuni rumah bisa tercermin.

Dan bukan hanya ruang tamu yang bergaya modern saja, ruang tamu yang ditata dengan konsep tradisional juga perlu mendapat perhatian, dengan tujuan untuk memunculkan nuansa yang tidak begitu ketinggalan jaman. Penataan tersebut bukan hanya meliputi sistem penempatan saja, tapi juga pemilihan jenis serta model perabot furniture yang digunakan untuk mengisi dan menghias ruang tersebut.

Penataan furniture Bali di ruang tamu seperti yang terlihat pada gambar mampu menyajikan kesan yang sangat bersahaja. Meski menggunakan beberapa perabot yang model dan desainnya menggunakan gaya tradisional Bali, namun nuansa masa kini tetap bisa hadir di tempat ini. jadi kesan kuno atau ketinggalan jaman bisa dihilangkan, sementara karakter etnik yang sangat indah dan unik tetap bisa terliaht secara nyata.

Hampir semua perabot dan element di dalam ruang menggunakan bahan yang sama, yaitu dari kayu warna coklat. Demikian pula dengan lantai atau flooringnya. Penggunaan lantai kayu yang dipadu dengan perabot dari bahan yang sama ini menghasilkan beberapa keuntungan sekaligus.

Yang pertama tentu saja, tampilan ruang terlihat lebih serasi, alami dan menyatu. Sedang yang lainnya, lantai tersebut bisa lebih awet karena perabot furniture yang ditempatkan punya bobot yang tidak begitu berat dibanding dengan perabot yang menggunakan bahan lain seperti logam atau besi. Selain itu, jika terjadi gesekan, tidak akan mudah menghasilkan goresan yang akan menjadikan tampilan lantai menjadi tidak bagus lagi.

Sebagaimana ruang tamu yang lain, seperangkat meja dan kursi ditempatkan pada bagian tengah. Namun yang membuat tampilan kursi tamu ini agak berbeda adalah, bentuknya panjang semua tidak ada yang pendek. Hal ini justru akan memunculkan suasana yang lebih akrab karena antara penghuni rumah dan tamu yang datang bisa duduk secara berdekatan.

Kursi ini dilengkapi dengan busa tipis untuk duduk yang diberi lapisan atau pembungkus warna coklat. Agar terlihat terang, mewah dan elegan, beberapa bantal kursi diberi sarung warna putih. Penggunaan sarung putih ini juga digunakan pada kain penutup bantal lain yang digunakan untuk duduk secara lesehan. 

Untuk mejanya, berbentuk kotak bujur sangkar yang diatasnya terdapat beberapa hiasan ukuran kecil berupa kerajinan tangan yang semuanya menggunakan desain tradisional Bali. Kaki meja tersebut punya tampilan yang cukup menarik. Papan kayu diletakan secara menyilang dari ujung pojok ke ujung yang lain, membentuk sudut di bagian tengah. Dengan konsep seperti ini kaki meja yang sekaligus berfungsi sebagai konstruksi bisa menahan beban yang lebih berat.

Beberapa ornament lain yang diletakan tidak jauh dari perabot meja kursi juga memunculkan karakter Bali yang lebih kental. Terutama sekali alat musik tradisional dari bambu yang dibelah dan disusun pada sebuah media dari kayu. Bagian depan dari alat musik ini diberi hiasan ukiran yang sangat halus dan indah.

Pada bagian pojok yang lain, terdapat hiasan dari batang bambu warna hijau yang ditempatkan dalam suatu wadah seperti pot besar yang terbuat dari batang pohon kelapa. Agar memunculkan kesan yang lebih artistik, hiasan batang bambu ini dilengkapi dengan daun palem. Di sebelah kiri hiasan bambu ada dua perabot yang digunakan untuk meletakan baju.

Selanjutnya untuk menguatkan karater tradisional Bali yang dimunculkan, atapnya menggunakan rumput ilalang yang pada bagian bawahnya tidak diberi penutup atau plafon. Sehingga susunan atap tersebut bisa terlihat dengan jelas, lengkap dengan susunan kerangka kayu untuk memasang atap tersebut. Hal ini menjadikan tampilan ruang menjadi makin etnik dan cantik.

Sumber gambar : http://www.architecturaldigest.com


 
Artikel Lainnya :
 Keuntungan dan Cara Menggunakan Kusen Alumunium Bagian Ruang Yang Harus Mendapat Perawatan Ekstra 
 Menghias Dinding Menggunakan Kabel dan Stop Kontak Aneka Macam Cacat Kayu yang Digunakan Pada Bangunan 
 Desain Interior Ruang Garuda Istana Bogor Metode Perhitungan Kebutuhan Cat Dinding 
 Menggunakan Furniture Multifungsi untuk Efisiensi Ruangan Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Jasa Broker Dalam Jual Beli Rumah 
 Menghias Dinding Dengan Panel Tips Menggunakan Batu Koral untuk Menghias Teras 
 Teknik dan Cara Membuat Desain Gedung Olahraga Jasa Arsitek sebagai Bagian Investasi Rumah Anda 
 Tips Mencegah Terjadinya Kecelakaan Pada Proyek Bangunan Cara Membuat Desain Dinding dari Bambu 
 Perbandingan Antara Meningkat dan Membesarkan Bangunan Tips Dan Manfaat Membangun Rumah Panggung 
 Rumah Ceret (kettle) Perbedaan Bak Mandi dan Shower 
 Teknik Memasang Pondasi Batu Kali Harga Tanah Bali Meroket, Beli Sekarang atau Tidak Sama Sekali 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Instagram - Image Bali Arsitek dan Kontraktor Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker