Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menjadikan Menara Sebagai Fasad

Menjadikan Menara Sebagai Fasad

Menara biasanya berada dibagian atas atap sehingga yang terlihat hanya ujungnya saja. Namun bangunan bergaya minimalis ini justru menjadikan menara sebagai element untuk mempercantik tampilan fasad, bahkan menjadi point of view pada bangunan secara keseluruhan. Namun tentu saja agar terlihat lebih cantik dan artistik, fasad tersebut juga dilengkapi dengan element lain yang tampilannya bisa saling menyatu.

Yang menjadikan bangunan ini terlihat agak unik adalah, lahan yang digunakan posisinya berada dibawah permukaan tanah meski jaraknya tidak begitu dalam. Sehingga tampilan rumah juga terlihat berada dibawah halaman depan.

Pada bagian samping terdapat pembatas lahan berupa dinding tembok yang tampilannya terlihat sangat artistik. Sebagian besar menggunakan ukuran yang tidak begitu tinggi, namun pada bagian tertentu ukuran dinding dibuat lebih tinggi, hampir dua kali lipat. Bentuknya juga tidak langsung lurus namun diberi cekungan yang mengarah pada bangunan utama.

Adonan semen dan pasir yang digunakan sebagai penutup dinding yang berada diluar membentuk garis-garis horizontal dan tidak diberi warna sama sekali. Sedangkan bagian dalam, ditutup dengan lapisan dari papan kayu yang disusun secara mendatar atau horizontal.

Pada bagian luar yang berada dibelakang terdapat bangunan kecil, dimana dinding depannya juga ditutup dengan dinding kayu. Didepan bangunan ini terdapat pintu yang merupakan akses untuk masuk ke dalam bangunan, namun dengan tampilan yang sangat sederhana.

Dinding yang berada dibagian samping ada dua atau ganda. Yang satu merupakan dinding yang menyatu dengan dinding yang berada di lantai atas, sedangkan dinding yang lain letaknya berada didalam dan merupakan bagian dari dinding pembatas atau pagar yang membelok.

Menara yang menjadi bagian dari fasad, berada tepat ditengah-tengah bangunan bagian depan. Warnanya abu-abu, selaras dengan warna dinding luar pagar. Bentuknya kotak dan menjulang melebihi ketinggian atap. Meski bentuknya terlihat sangat sederhana, namun keberadaan dari menara ini mampu menjadikan tampilan bangunan terlihat sangat artistik, tinggi dan megah.

Pada lantai bawah, dibelakang menara terdapat dinding yang juga menggunakan warna abu-abu. Sisi yang berada disebelah kiri dan kanan dilengkapi dengan jendela dari kaca dengan warna kusen putih terang. Kesan yang lebih minimalis dan modern namun tetap bersahaja muncul dari element ini.

Selanjutnya untuk lantai kedua atau atas, tampilannya lebih istimewa dan menonjolkan nuansa yang sangat alami serta natural. Kesan alami tersebut muncul dari susunan papan kayu warna coklat gelap yang digunakan untuk menutup dinding yang berada dibagian muka dan samping.

Untuk yang berada dimuka, posisinya agak menjorok kebelakang, sehingga menyisakan bidang sempit pada bagian sampir kiri dan kanan serta bawah atap. Namun dinding tersebut juga ditutup dengan kayu yang kosnep penyusunannya juga sama, yaitu secra rapat dan horizontal.

Pada bagian tengah terdapat jendela yang juga menggunakan bahan kaca namun dari jenis yang lebih gelap. Jendela kaca ini dilengkapi dengan kusen warna putih. Paduan dari dinding kayu dan jendela kaca ini menghasilkan aroma yang terang, namun tetap sejuk dan dingin.

Sedangkan atap penutup bangunan berbentuk segitiga sama sisi serta menggunakan warna coklat seperti kayu namun lebih gelap. Pada bagian belakang terdapat dinding kecil untuk membuat jendela yang bentuknya tetap menyatu dengan atap.

Bangunan tambahan yang berada disamping kiri, hanya terdiri dari satu lantai. Atap datar warna putih dipasang menempel pada dinding. Bangunan ini bersifat terbuka karena tidak ada dinding dan difungsikan sebagai teras. Di tempat tersebut terdapat seperangkat meja dan kursi dari kayu dan diberi warna putih.

Rumah ini terlihat makin terasa sejuk namun tetap terang dan alami karena terdapat hutan yang dipenuhi dengan pohon-pohon berukuran tinggi dan berdaun lebat yang menjadi latar belakang  bangunan.

Sumber gambar : http://homedesigndecorator.com

 
Artikel Lainnya :
 Menjadikan Pohon sebagai Point of View pada Bangunan Teknik Membuat Sambungan Paralon dan Pipa PVC 
 Menggunakan Teras Secara Maksimal Rumah Panggung Anti Gempa Dari Kayu 
 Teknik dan Cara Membuat Atap Rumput Tips Membeli Tanah dan Rumah Warisan 
 Gedung Universitas Indonesia yang Megah Eksotisme Rumah Tradisonal Bali  
 Kelebihan dan Cara Membuat Desain Kolam Renang Dalam Ruang Mengenal Jenis-jenis Genteng 
 Aplikasi Cat Dekoratif Pada Rumah Teknik Melakukan Pembongkaran Rumah 
 Aneka Masalah Teknik Pengerjaan Proyek Bangunan Tips Mencari Tanah Murah di Bali 
 Teknik dan Cara Membuat Desain Gedung Olahraga Arsitektur Tradisional Bali, Bagian 1 
 Jenis-jenis Taman Vertikal dan Cara Pembuatannya Mengenal Jenis Pasir dan Semen 
 Layout Rumah dan Zona Ruang Konstruksi dan Desain Rumah Panggung Tradisional di Tengah Sungai di Jawa Barat 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker