Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Teknik Pembuatan dan Penempatan Jendela yang Baik

Teknik Pembuatan dan Penempatan Jendela yang Baik

Selain pintu, jendela adalah elemen terpenting bagi sebuah bangunan rumah .  Karena secara visual maupun fisik jendela adalah penghubung bagian dalam ruang atau rumah dengan bagian yang lain atau luar ruang. Selain itu jendela juga punya fungsi untuk pengaturan udara dan cahaya secara alami.

Penempatan jendela yang baik selain mempertimbangkan sistem pencahayaan dan sirkulasi udara juga harus memperhitungkan nilai estetika ruang maupun bangunan. Faktor yang perlu diperhitungkan tersebut antara lain adalah bentuk desain, ukuran dan lokasi penempatan serta perabot yang akan digunakan.

Lokasi penempatan jendela yang baik adalah yang tidak menerima limpahan matahari secara langsung. Karena selain menimbulkan hawa panas, Sinar matahari yang terik juga akan membuat warna dinding dan perabot yang digunakan menjadi cepat kusam. Apalagi Indonesia adalah termasuk daerah tropis yang mendapat sinar matahari lebih banyak dibanding daerah yang bukan tropis.

Dan yang perlu diketahui adalah sinar matahari dari arah barat terutama pada sore hari punya derajat panas yang lebih tinggi dibanding dengan sinar matahari dari arah timur di waktu pagi hari. Sinar ultraviolet yang dihasilkan juga lebih kuat.

Hal lain yang berhubungan dengan penempatan jendela adalah perabot yang digunakan. Misalkan saja kita akan menempatkan lemari yang ukurannya cukup lebar dan panjang sehingga membutuhkan ruang dinding yang lebih luas. Maka penempatan jendela harus diatur sedemikian rupa agar lemari tersebut mendapat ruang yang cukup, sehingga tidak akan menutup jendela.

Ukuran ketinggian dari lantai juga demikian, harus disesuaikan dengan perabot yang mau dipasang di bagian bawah jendela. Ketinggian jendela tidak boleh kurang dari ketinggian perabot tersebut. Jika lebih rendah secara jendela otomatis akan tertutup oleh perabot tersebut. Hal ini akan mengakibatkan nilai estetika ruang jadi berkurang.

Hal lain yang juga bisa menjadi perhitungan adalah efek pandangan dari munculnya jendela tersebut. Misalnya ketika rumah berada di lokasi dekat sungai. Ketika jendela terbuka, secara otomatis mata akan melihat pemandangan sungai tersebut.

Tentu bukan merupakan suatu masalah jika pemandangan sungai tersebut indah serta airnya jernih. Namun bagaimana jika sungai tersebut sering digunakan untuk membuang sampah, kotor, dan airnya berwarna hitam. Tentu kita tidak mau menikmati pemandangan jorok seperti itu. Belum lagi jika sungai tersebut juga mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Perhitungan lain yang juga tidak boleh dilupakan adalah tentang pandangan dari luar jendela ketika jendela tersebut terbuka. Ketika jendela dibuka, tentu kondisi ruang juga akan terlihat dari luar. Namun dengan alasan privacy, tentu kita tidak ingin semua bagian ruang tersebut bisa dilihat oleh orang lain dengan bebas. Jadi usahakan menempatkan jendela pada posisi yang strategis sehingga ketika jendela tersebut dibuka, tidak semua bagian ruang bisa terlihat dari luar.

Fungsi ruang juga harus diperhitungkan, terutama untuk ukuran besar dan ketingian. Jendela untuk ruang tamu tentu punya ukuran yang berbeda dengan ukuran jendela untuk ruang tidur. Untuk kamar tidur, ukuran jendelanya sebaiknya tidak terlalu besar, secukupnya saja. Untuk ruang tamu dan keluarga, bisa menggunakan ukuran jendela yang lebih besar.

Demikian pula posisi ketinggiannya dari lantai. Untuk ruang tamu, posisi jendela bisa berada ditempat yang lebih rendah. Namun untuk kamar tidur, harus diposisikan lebih tinggi. Hal ini juga berhubungan dengan kegiatan yang dilakukan serta tingkat privacy ruang tersebut. Apalagi jendela untuk kamar mandi. Jendela ini harus ditempatkan pada posisi yang sangat tinggi, bahkan mendekati atap atau plafon.

Sedangkan untuk desain dan bahan yang digunakan, semuanya mengikuti konsep dan gaya desain ruang dan rumah yang diterapkan.

 
Artikel Lainnya :
 Hadirkan Suasana Pantai di Rumah Gaya Arsitektur Keraton Sumenep 
 Jenis-jenis Pekerjaan Pembesian Pada Bangunan Tanggung Jawab Dalam Masa Perawatan Proyek 
 Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Apartemen Ruang Makan Bernuansa Hutan di Malang 
 Tips Membuat Desain Pagar Dari Batu Bata Cara Membuat Dinding dari Tempurung Kelapa 
 Membuat Cor Beton Untuk Rumah Tumbuh Kombinasi Mewah dan Etnik Bali di Kamar Mandi 
 Menggunakan Tirai Untuk Penyekat Ruang Jasa Pengawasan Proyek, Mata Kaki Anda Langsung pada Proyek 
 Cara Membangun Suasana Nyaman pada Rumah Tips untuk Mengantisipasi Banjir di Rumah Rawan Banjir 
 Menciptakan Suasana Terang di Ruang Tamu Gaya Bali Bagian Ruang Yang Harus Mendapat Perawatan Ekstra 
 Kesalahan Yang Sering Terjadi Dalam Penataan Cahaya Luar Ruang Mencari Persewaan Alat Konstruksi dan Bangunan 
 Tips Cara Membuat Walk in Closet di Rumah Memilih Aksesoris, Elemen Penting Pendukung Estetis Interior Rumah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker