Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menelusuri Ciri Khas Ragam Hias Nusantara

Menelusuri Ciri Khas Ragam Hias Nusantara

"kebutuhan akan ornamen bersifat psikologis. Pada manusia terdapat perasaan yang dinamakan 'horror vacui', yaitu perasaan yang tidak dapat membiarkan tempat atau bidang kosong. Perasaan ini sangat kuat pada suku primitif tertentu."
(Herbert Read, 1956:40)

Ornamen atau ragam hias atau benda-benda lainnya yang dimaksudkan sebagai hiasan sering dipergunakan sebagai penanda visual yang memiliki makna simbolis. Pada suatu daerah, ornamen dapat dijadikan simbol dari keagamaan. Di masa silam (prasejarah), kreatifitas berkesenian masyarakat Indonesia seringkali bertujuan untuk memenuhi ritual magis, memberi bentuk nyata pada mitos dan menambah spirit dalam setiap peristiwa upacara penting, baik di dalam istana maupun masyarakat pedesaan.

Di dalam seni ragam hias Indonesia, ditemukan aneka gaya-gaya orisinil daerah setempat, ada juga yang mendapat pengaruh (adaptasi) dengan gaya luar, ada pula yang memadukan unsur lokal daerah dan pengaruh budaya luar.  Motif-motif yang umum ditemukan di Indonesia banyak yang bercorak spiral dan bergaris lengkung yang ditatahkan/diukirkan/digoreskan pada bentuk dasar benda-benda tradisional. Dekorasi seperti ini tampak diseluruh permukaan benda dengan bentuk-bentuk geometris, diulang-ulang, ditempatkan berhadapan satu sama lain, dalam variasi yang teratur.

Beberapa corak dasar ragam hias yang tersebar di wilayah nusantara, diantaranya sebagai berikut:

- Corak Pilin atau Pilin Berganda
Mempunyai bentuk seperti huruf 'S' bersambungan, mirip bentuk spiral yang diulang-ulang. Ukiran pilin/spiral ini banyak ditemukan sebagai ukiran hias pada rumah Toraja.

- Corak Segitiga atau Tumpal
Corak seperti ini banyak ditemui pada bangunan Hindu di Asia Tenggara. ukiran kayu pada rumah Minangkabau mempunyai pola dasar tumpal yang diisi dengan hiasan tumbuh-tumbuhan.

- Corak Kunci atau Kait
Corak kunci atau kait ini dalam perkembangannya banyak dipadu dengan bentuk jajaran genjang. Ragam hias corak kunci atau kait ini banyak ditemui sebagai hiasan dinding di rumah daerah Batak, Toraja, dan Dayak.

- Corak Meander
Merupakan bentuk huruf 'T' yang tegak lurus serta huruf 'T' terbalik selang seling (bergantian) dan terus menerus diulang. Konon corak seperti ini masuk ke Indonesia karena pengaruh motif dari Cina. Corak ini juga banyak ditemukan dalam seni Yunani Kuno. Ukiran kayu motif meader berganda banyak dijadikan motif hiasan pada haluan perahu di Irian.

- Corak Swastika
Pada zaman Hindu di Indonesia, motif swastika sering dipakai sebagai salah satu hiasan pada bidang candi, karena merupakan simbol peredaran bintang-bintang dan matahari.

- Corak Kembang Manggis
Bentuk ini termasuk kelompok ragam hias 'organis' yang mengadaptasi motif tanaman dan dikembangkan dengan ragam rupa.

- Corak Jalinan
Merupakan garis-garis tebal yang saling bersambungan dan bersilangan secara terus-menerus sehingga membentuk jalinan satu sama lainnya.

- Corak Sekon atau Sekong
Merupakan corak geometris dengan pola garis patah-patah yang menyerupai gigi belalang, dijalin dalam bentuk kait dan belah ketupat. Konon bentuk ini merupakan abstraksi dari penggambaran nenek moyang (todolo) orang Toraja. Dan motif ini banyak ditemui pada ukiran rumah Toraja.

- Corak Kawung (Aren)
Kawung dalam bahasa Jawa berarti daun enau yang dikeringkan untuk pembungkus rokok. Ragam hias ini termasuk ragam hias geometris, karena sebagian besar terdiri dari bentuk dasar lonjong atau bulat lonjong yang terletak pada garis bujur sangkar dan terletak bersinggungan. Pertemuan garis-garis ini dapat menggambarkan arah mata angin (serupa dengan Nawasanga, arah mata angin khas Bali yang melambangkan bentuk dewa-dewa).

- Corak Jamprang
Terdiri dari lingkaran-lingkaran yang tersusun, tidak saling memotong tetapi saling bersinggungan.

- Corak sosok Manusia
Ikon sosok manusia yang digambarkan tampak depan atau samping. Corak ini dianggap berfungsi penolak kejahatan, atau melambangkan nenek moyang dan mengandung kesaktian.

- Corak bentuk Kerbau
Kerbau dobayangkan mewakili 'suatu kekuatan' sehingga dianggap sebagai hewan keramat. Bentuk penggambarannya dapat berupa bagian tertentu saja maupun keseluruhan.

- Corak Kuda
Corak kuda relatif mudah dikenali meskipun bentuk kudanya sendiri telah distilasi. Bagi masyarakat tradisional Sumatera, corak kuda dianggap sebagai simbol kendaraan untuk orang mati.

- Corak Gajah
Ragam hias gajah dipergunakan sebagai bagian dari peralatan jenazah.

- Corak Singa
Di Bali  terdapat corak singa bersayap pada ukiran kayu yang digunakan untuk menutup lubang jendela dari Buleleng, dan ukiran kayu pada 'bubungan' atap rumah.

- Corak Burung
Motif burung selalu diidentifikasikan sebagai simbol 'dunia atas'. Beberapa corak burung yang dianggap mewakili suatu simbol tertentu diataranya yaitu:
* Corak Burung Enggang
* Corak Garuda
* Corak Ayam Jantan
* Corak Burung Merak
* Corak Burung Nuri

- Corak Ular
Motif ular sering diartikan untuk simbol dari 'dunia bawah'.

- Corak Buaya
Corak buaya biasanya dikaitkan dengan kesaktian.

- Corak Kadal atau Biawak
Bagi orang Batak, corak ini melmbangkan semangat atau jiwa nenek moyang penjelmaan leluhur.

- Corak Makara
Merupakan binatang khayalan yang bentuknya menyerupai ikan yang dihiasi dengan bentuk seperti  belalai gajah pada bagian kepala

- Corak Kura-Kura
Dipakai sebagai perlambangan untuk bumi.

 
Artikel Lainnya :
 Desain Interior Toko Buku dan Perpustakaan Memilih Lukisan dan Benda Seni Lain Untuk Hiasan Interior 
 Pengaturan Pencahayaan untuk Rumah Mewah yang Nyaman Mengenal Bangunan Jineng Bali 
 Penataan Furniture Bali di Ruang Tamu Simplifikasi Rasa pada Interior 
 Ide Menarik Membuat Tangga Dengan Bentuk Seperti Kerangka Tulang Memasang Ubin Pada Dinding 
 Bangunan Merah Paling Segar Manfaatkan Klinik Arsitektur Kami Untuk Semua Masalah Desain Arsitektur Anda 
 Perbedaan Interior Kantor Yahoo dan Google Jenis Struktur Basement 
 Memilih Tanaman Untuk Pagar Hidup Pintu Pagar Tradisional Bali yang Eksotis 
 Rumah Atlet Terkenal Sedunia Cara Menggunakan Rak Buku Untuk Partisi 
 Cara Menciptakan Suasana Alami pada Rumah Desain Rumah Kayu yang Unik di Taman Mekarsari Bogor 
 Gedung Perpustakaan Paling Eksotis Kelebihan dan Cara Pemasangan Lantai Keramik 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker