Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Fungsi dan Cara Membuat Jalan Setapak Taman

Fungsi dan Cara Membuat Jalan Setapak Taman

Metode yang paling sering ditempuh untuk mempecantik tampilan taman adalah membuat desain taman sebaik mungkin. Pemilihan tanaman hias juga punya pengaruh yang cukup besar terhadap keindahan taman. Demikian pula dengan konsep penataannya.

Selain itu masih ada satu element lagi yang mampu menjadikan tampilan taman terlihat semakin sempurna. Element tersebut adalah jalan setapak. Sebenarnya fungsi utama dari jalan setapak ini adalah agar ketika ada orang yang ingin bejalan-jalan di taman, kakinya tidak merusak tanaman yang ada di tempat itu terutama rumput dan tanaman lain yang ukurannya pendek.

Selain itu jalan setapak juga dapat menjaga kaki agar tidak kotor ketika masuk ke dalam taman. Sedangkan fungsi lainnya, jalan setapak bisa menciptakan karakter yang lebih kuat pada taman dengan catatan bisa dibuat sesuai dengan konsep desain yang telah ditentukan.

Cara membuat jalan setapak taman sebenarnya tidak terlalu sulit dilakukan. Tapi yang jelas sebelum dibuat harus dibikin perencanannya dahulu secara matang dan detail. Pekerjaan ini pada umumnya dilakukan secara bersamaan ketika akan membuat taman. Apakah bentuk jalan setapak itu akan dibuat secara berkelok-kelok atau lurus saja.

Perencanaan ini bertujuan untuk membuat pertimbangan jenis bahan atau material apa saja yang paling baik untuk diaplikasikan. Apakah akan membuat jalan yang konsepnya solid atau stepping stone.

Yang dimaksud dengan jalan solid adalah jalan setapak yang tampilan atau material dan bahan yang dipakai disusun menjadi satu kesatuan yang utuh. Jadi tampilannya akan seperti jalan biasa. Sedangkan jalan stepping stone memakai material yang disusun secara terpisah-pisah. Misalnya batu alam yang bentuknya lempengan kemudian disusun dengan jarak tertentu dan sebagainya.

Penggunaan konsep stepping stone tersebut sangat baik diaplikasikan terutama bagi mereka yang menginginkan adanya tanaman rumput diantara susunan batu tersebut. Selain batu alam batu bata juga bisa dipakai untuk membuat jalan stepping stone. Namun batu bata ini juga bisa diaplikasi untuk membuat jalan setapak yang solid. Hanya saja penataannya disusun secara rapat.

Batu kerikil atau batu alam yang bentuknya kecil-kecil juga bisa digunakan untuk membuat jalan solid. Batu ini sangat bagus bagi mereka yang membutuhkan relaksasi kaki dengan tujuan untuk melancarkan peredaran darah dalam tubuh.

Keuntungan dari pemakaian batu bata untuk membuat jalan solid adalah bahan ini tetap mampu menyerap air yang disiramkan pada taman atau ketika hujan sedang turun. Jadi sebaiknya jangan memakai bahan seperti beton atau lainnya yang tidak bisa menyerap air. Apabila memakai beton, sebaiknya menerapkan konsep stepping stone saja.

Apabila taman itu ukurannya tidak terlalu besar, disarankan untuk membuat jalan setapak yang bentuknya melengkung. Jalan setapak yang melengkung akan menjadikan taman tersebut terlihat lebih besar dan luas. Hanya saja dibandingkan dengan bentuk jalan yang lurus, proses pembuatan desainnya memang lebih rumit karena harus memperhatikan beberapa segi sekaligus.

Jika ingin tampilan yang lebih sempurna lagi, jalan setapak ini bisa dilengkapi dengan garis yang fungsinya sebagai pembatas. Terutama sekali untuk jalan yang menerapkan konsep jalan setapak solid. Sehingga karakternya bisa semakin kuat.

Jika menggunakan bahan dari batu bata, garis pembatas ini juga bisa memakai bahan yang sama. Caranya tinggal membuat susunan disepanjang tepian jalan tersebut tapi posisinya harus terbalik. Misalnya jika batu bata itu ditata secara vertikal, maka batu yang dipasang di garis pembatas atau pinggir dipasang secara horizontal dan sebaliknya. Atau bisa juga batu bata yang ada di bagian pinggir diberi warna lain.

Sedangkan jalan setapak yang menggunakan bahan batu kerikil atau batu alam kecil, garis batas bisa dibuat dari batu dari jenis yang sama namun punya ukuran yang lebih besar lalu disusun dan ditata di sepanjang garis tepi.

Sumber gambar : http://www.familyhandyman.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Bagaimana Meninjau Perilaku Penghuni Sebelum Membangun atau Membeli Rumah Teknik Mendesain Pilar 
 Keindahan Taman Bukit Batu di Kalimantan Hindari Pemukiman Padat Dan Area Berbahaya Untuk Perumahan 
 Memperbaiki Gypsum Rusak Pada Bangunan Cara Membuat Atap Rumah Cina yang Unik 
 Penggunaan Gypsum Untuk Membuat Dinding Jenis Arah Sinar Cahaya Lampu Interior Dan Eksterior 
 Fungsi dan Jenis-jenis Batu Split Teknik Merawat Tanaman Rambat 
 Tata Cara Permohonan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Rumah Tinggal Desain Gapura Indah di Ponorogo 
 Kelebihan Rotan Sintetis dan Cara Memilihnya Menghindari Kebocoran Pada Plafon Gypsum  
 Desain Pagar Rumah Mencerminkan Sifat Pemilik Rumah Apa itu Green Architecture? 
 Cara Membuat Desain Ruang Untuk Pameran Lukisan Desain Tugu Kota di Kuala Kapuas Kalimantan 
 Taman di Bali yang Menggunakan Pohon Kelapa sebagai Point of View Tips Hemat Membuat Lampu Gantung  
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker