Info KPR - Image Bali Arsitek dan Kontraktor
 
 
   
Loading
 

INFO KPR

 

PENYEBAB PENGAJUAN KREDIT GAGAL

 
Adakalanya dalam mengajukan kredit, beberapa debitur ditolak oleh karena alasan nama yang bersangkutan telah diblacklist di Bank Indonesia sehubungan dengan macetnya kredit yang bersangkutan. Dalam kasus ini Debitur tersebut tidak merasa pernah mengajukan pinjaman. Keluhan ini cukup banyak disampaikan oleh calon debitur bank. Serbagian besar dari mereka adalah debitur yang ingin mengajukan KPR/KPA.

Nah, bagaimana ini bisa terjadi???

Bank memperoleh informasi mengenai status kredit Anda sebelumnya dari Sistem Informasi Debitur (SID) yang dikelola oleh Bank Indonesia. Bank Indonesia mewajibkan bank dan lembaga pemberi kredit lainnya untuk melaporkan data setiap nasabah debiturnya ke system ini.

Sebagai contoh, misalkan saja Boni memiliki pinjaman ke Bank Jaya. Dalam hal ini Bank Jaya akan melaporkan ke BI mengenai pinjaman tersebut, termasuk data nasabah Boni, nilai pinjamannya, dan status kelancaran pembayarannya. Proses ini dilakukan oleh bank Jaya tiap bulan.
Misalkan Boni pada bulan 1 s/d 3 angsuran kreditnya lancar. Kemudian pada bulan ke-4, Boni terlambat membayar angsuran, kemudian pada bulan-bulan setelahnya Boni kreditnya macet maka data Boni dari awal pinjaman sampai sekarang terekam di SID Bank Indonesia. Apabila Boni akan mengajukan kredit lagi di bank lain misalnya Bank Sejahtera, maka Bank Sejahtera akan melakukan pengecekan SID atas nama Boni dan akan mengetahui bahwa Boni memiliki kredit macet di Bank Jaya. Tentu saja, pengajuan pinjaman Boni tidak akan disetujui oleh Bank Sejahtera.

Nah kembali ke awal, ada kalanya beberapa debitur “merasa” tidak memiliki tunggakan kredit sebelumnya namun saat ia mengajukan pinjaman ke suatu bank, bank menolak dengan alasan masih ada tunggakan kredit di bank lain. Apabila terjadi hal demikian, lakukanlah pengecekan ke Bank Indonesia mengenai informasi ini. Tentunya Anda harus membawa KTP dan syarat lainnya yang telah kami jelaskan di artikel Sistem Informasi Debitur sebelumnya. Di Bank Indonesia, Anda akan mendapatkan informasi lengkap tentang historis kredit Anda. Baik dari kredit bank untuk usaha, kredit motor ke perusahaan leasing, kartu kredit dan sebagainya. Anda juga dapat meminta print out data-data tersebut dari petugas Bank Indonesia.

Nah, apabila ternyata ada data yang menurut Anda tidak sesuai, Anda bisa menghubungi bank Anda dan meminta penjelasan atas data tersebut. Tentunya Anda harus membawa bukti-bukti yang cukup untuk mendukung pernyataan Anda. Dalam hal ini Bank Indonesia menerima data dari Bank dan hanya dapat menghapus data atas permintaan/pelaporan bank. Oleh karena itu, apabila terjadi hal demikian Anda perlu menyelesaikannya di bank yang telah memberikan fasilitas pinjaman tersebut.

Satu tips yang harus Anda anut dalam memanajemen kredit Anda adalah lakukan segala pelunasan, walaupun hanya tinggal jumlah yang sedikit. Biasanya pengguna Kartu Kredit tidak melakukan penutupan kartu kredit secara resmi dan masih menunggak biaya bunga atau materai dan sebagainya. Hal kecil seperti ini akan menyusahkan Anda di kemudian hari. Oleh karena itu Anda perlu cermat dan teliti dalam melakukan pengecekan atas seluruh kredit yang pernah Anda terima.

Semoga sukses...
 
  
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker