Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Jenis-jenis Pondasi Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Jenis-jenis Pondasi Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Bagian paling penting pada suatu bangunan atau gedung adalah pondasi. Fungsi utamanya yaitu untuk menahan berat beban semua bagian yang berada diatasnya serta bagian atau gaya lain yang berasal dari luar namun punya kaitan dengan bangunan yang dibuat.

Jenis-jenis pondasi tersebut ada beberapa. Pertama adalah pondasi batu kali yang bisa dipakai untuk membuat bangunan yang sederhana dan kondisi lahannya baik. Ukuran dalamnya adalah sekitar 60 hingga 80 sentimeter saja. Bahan utama pembuatannya terdiri dari batu kali atau belah, semen PC berwarna abu-abu dan pasir.

Kelebihan pondasi ini adalah pembuatannya mudah dikerjakan dan waktunya tidak terlalu lama. Khusus untuk yang ada di pulau Jawa, batu belah sangat mudah ditemukan. Namun sayangnya di beberapa daerah lain batu ini justru sangat sulit didapat, sehingga kadangkala butuh biaya yang lebih besar. Demikan pula jika dipakai untuk membuat bangunan bertingkat, maka dananya bisa makin membengkak.

Sedangkan pondasi tapak atau sering disebut foot plate sering dipakai untuk membuat gedung ukuran tinggi dan lahannya bersifat lembek. Kadangkala ada yang membuat pondasi jenis ini tapi dikombinasi dengan pondasi batu belah. Bahan untuk membuatnya adalah batu pecah atau split, pasir beton, semen PC, besi beton dan papan dari kayu untuk bekisting.

Pondasi ini punya keunggulan utama yaitu dari sisi pembiayaan jatuhnya lebih murah dan galian untuk tanahnya hanya sedikit saja sehingga punya pengaruh efisiensi waktu yang cukup tinggi. Yang membuatnya lama justru terletak pada proses pembuatan bekistingnya. Waktu yang lebih lama lagi dibutuhkan untuk menunggu pengeringan. Pondasi ini butuh pendalaman ilmu struktur sehingga hanya orang tertentu saja yang dapat mengerjakannya.

Kemudian ada pondasi yang namanya pelat beton lajur. Sifatnya lebih kuat karena semua bagian yang ada memakai beton tulang. Ukuran lebar pelat lajurnya sekitar 70 hingga 120 sentimeter. Karena ukurannya hampir sama, pondasi ini sering dipakai sebagai pengganti pondasi batu belah jika bahan batu sulit didapat.

Kelebihan yang dimiliki, biayanya lebih murah dan hanya butuh galian yang sedikit sebab hanya dibuat pada titik untuk membuat kolom. Jika ada bencana gempa atau angin yang keras, pondasi ini lebih kuat menahan goncangan yang muncul. Sedang kelemahannya, waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya lama terutama pada pembuatan cetakan dan bekisting serta pengeringan. Dan yang lebih rumit lagi, kerangka besinya harus dibikin dari permulaan.

Jenis lainnya adalah pondasi sumuran, yaitu pondasi yang pengecorannya dilakukan di tempat secara langsung memakai batu belah dan beton. Pekerjaannya diawali dengan penggalian tanah yang ukuran diameternya 60 hingga 80 sentimeter dengan kedalaman delapan meter. Pondasi ini sering digunakan untuk membuat gedung bertingkat yang lokasinya berada di lahan sempit.

Kelebihannya adalah pembuatannya tidak membutuhkan alat berat sehingga biayanya jadi lebih irit. Kekurangannya yaitu pertama kualitasnya sulit dikontrol karena letaknya di dalam tanah dan tidak cocok untuk tanah yang berlumpur. Dan meski kondisi tanahnya bagus, tapi penggaliannya agak sulit dilakukan.

Terakhir adalah bored pile atau straus pile yang termasuk golongan pondasi dangkal, jadi lebih dipakai untuk membuat bangunan yang tidak begitu tinggi serta bentangan antar kolomnya tidak terlalu panjang. Ukuran diameter yang dipakai duapuluh, tigapuluh dan empat pulun sentimeter.

Kelebihan yang dimiliki pondasi ini yaitu, beton yang dibutuhkan hanya sedikit, jadi biaya yang harus dianggarkan juga tidak perlu banyak. Selain itu pondasi ini dapat bertumpi di tanah yang jenisnya keras. Tapi kelemahannya adalah harus menyediakan alat pengeboran dan teknik untuk pemasangannya hanya bisa dilakukan oleh tenaga yang sudah ahli. Jika pemasangan ini kurang sempurna bisa membuat pondasi mudah keropos sebab semen dapat larut di air yang berada di dalam tanah.

Sumber gambar : http://www.kaskus.co.id

 

 
Artikel Lainnya :
 Teknik Pewarnaan Lorong Rumah Memilih Aksesoris, Elemen Penting Pendukung Estetis Interior Rumah 
 Membuat Outdoor Reading Area Pengertian dari Eco Home dan Teknik Aplikasinya 
 Teknik Aplikasi Warna Biru Untuk Ruang Gaya Desain Eklektik Untuk Rumah dan Ruang 
 Memilih Perusahaan Jasa Instalasi Listrik Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Air Mancur Taman 
 Jenis Sertifikat Tanah Cara Sederhana Membuat Gantungan Korden Unik dari Batang Kayu 
 Warna Coklat yang Elegan pada Bangunan Membuat Kolam Renang Sendiri untuk Rumah atau Villa Anda 
 Membuat Perhitungan Kebutuhan Semen dan Pasir Membuat Ventilasi Jendela Untuk Tabung Gas 
 Restoran Unik dengan Desain Rustik Konsep Desain Furniture Minimalis 
 Aneka Jenis Pekerjaan Finishing Bangunan Berburu Tanah Murah di Bali, Untuk Investasi Masa Depan 
 Kayu Lengkung untuk Fasad Bangunan Konsep Penataan Ruang Klasik dan Art Deco  
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker