Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Teknik Menghindari dan Memperbaiki Keramik Terangkat

Teknik Menghindari dan Memperbaiki Keramik Terangkat

Salah satu masalah yang sering muncul pada lantai yang menggunakan bahan dari keramik yaitu ada bagian yang terangkat kemudian terlepas. Jika tidak segera diperbaiki tentu bisa menjadi bahaya karena dapat membuat orang yang melewatinya jatuh terjerembab. Kadangkala sebelum sempat terlepas dari susunan, keramik tersebut sudah pecah. Bentuk pecahan yang tajam ini tentu juga bisa menimbulkan permasalahan tersendiri apabila tidak cepat ditangani.

Masalah lain yang juga menimbulkan suasana tidak nyaman adalah ketika harus diganti ternyata jenis keramik yang dicari sudah tidak ada atau habis sehingga harus memakai jenis keramik yang lain. Hal ini membuat tampilan lantai menjadi tidak serasi dan nilai keindahannya jadi berkurang bahkan hilang sama sekali. Kondisi inilah yang membuat penghuni merasa kurang nyaman oleh karena pandangan matanya selalu tertuju di tempat itu meski tanpa menyadarinya. Ini merupakan pengaruh phisikologis.

Kasus terjadinya keramik yang terangkat ke atas ini ada beberapa penyebabnya. Misalnya ada penyusutan pada adonan semen dan pasir atau mortar. Hal ini terjadi karena penguapan air yang terlalu cepat ketika keramik sedang dipasang. Akibatnya adalah muncul rongga yang menjadikan keramik mudah terangkat dan terlepat ketika sudah kering.

Getaran yang sering terjadi pada permukaan dan dalam tanah juga bisa membuat keramik mudah terangkat. Peristiwa ini lebih sering terjadi pada gedung atau bangunan rumah yang letaknya di pinggir jalan raya yang sering dilalui oleh kendaraan besar atau dekat pabrik yang menggunakan mesin produksi ukuran besar sehingga bisa menimbulkan getaran yang sangat tinggi pada tanah di sekitarnya.

Demikian pula dengan perubahan suhu yang bisa menjadikan adukan pasir semen tidak mampu menyesuaikan diri dengan cepat. Jika terlalu panas bisa membuat pemuaian tapi apabila sangat dingin bisa mengalami penyusutan. Hal ini lebih sering terjadi di ruang terbuka yang sering kena sinar matahari secara langsung terutama pada waktu tengah hari atau ruang dalam yang hampir tiap hari memakai alat pendingin atau AC dengan temperatur suhu yang sangat rendah.

Terjadinya gempa yang membuat posisi tanah menjadi bergeser atau menurun serta konstruksi bangunan yang mengalami perubahan juga bisa menjadi penyebab utama dari keramik yang naik ke atas. Jenis perubahan konstruksi tersebut antara lain beton yang retak serta pondasi maupun struktur yang menurun dengan signifikan.

Lalu bagaimanakah cara dan teknik menghindari dan memperbaiki keramik terangkat? . Ada beberapa metode yang bisa dilakukan. Pertama ketika dipasang harus diberi jarak yang berada di antara dinding dan lantau sekitar dua millimeter sehingga punya ruang sela bagi keramik apabila terjadi peristiwa penyusutan dan pemuaian.

Cara kedua bisa menggunakan bantalan dari busa atau karet yang dipasang di celah di antara dinding dan keramik. Busa dan karet ini juga mampu jadi alat menampung apabila kondisi lantai berubah membesar karena pemuaian.

Metode lainnya adalah membuat adukan yang kualitasnya harus benar-benar bagus. Antara pasir dan semen harus tercampur dengan merata dan menyatu. Lebih bagus lagi jika memakai adukan yang memang khusus dipakai untuk memasang lantai keramik sebab mengandung bahan yang bisa menaikan tingkat daya rekat.

Bila keramik sudah terangkat namun belum terlepas, sebaiknya keramik itu dilepas saja sendiri lalu dipasang kembali. Ini lebih bagus jika keramik terlanjur lepas karena bisa pecah dan tidak bisa digunakan lagi. Namun bila sudah terlanjur lepas dan pecah, jalan satu-satunya mengganti dengan yang baru.

Kemudian teknik untuk memperbaiki dan memasangnya kembali, adonan semen pasir yang ada di bagian bawah harus digali atau diangkat kemudian dibuatkan adonan baru yang lebih dalam. Baru setelah itu keramik dipasang dengan proses yang sama ketika pertama memang keramik.

Sumber gambar : http://www.dealbatile.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Membuat Ranjang Ayun di Taman Kenalilah Beberapa Penyebab Kebocoran Pada Atap Rumah 
 Manfaat dan Cara Membuat Sumur Resapan Rumah Kopel Dan Masalah Yang Sering Muncul 
 Membuat Kursi Dari Tempat Duduk Sepeda Ide Menarik Membuat Atap tanpa Genteng 
 Keindahan dan Cara Membuat Desain Pintu Bambu Kolam Taman Bali yang Permai 
 Gaya Arsitektur Keraton Sumenep Pencahayaan Buatan untuk Rumah Mungil 
 Merancang Rumah Tropis Modern Yang Ideal Kelebihan Wallpaper Dibanding Cat Dinding 
 Trend Desain Arsitektur Rumah 2012 : Modern Minimalis Membuat Patung Rumput 
 Teknik Merawat Lantai Kayu Menggunakan Patung Bali Untuk Mempercantik Tampilan Taman 
 Aneka Jenis Beton Fiber Untuk Bangunan Mengenal Arsitektur Rumah Suku Dani Papua 
 Tips Cantik Mendesain Apartemen Serba-serbi dan Fungsi Daybed 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker