Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Kelebihan dan Cara Menggunakan Semen Instan

Kelebihan dan Cara Menggunakan Semen Instan

Semen instan adalah semen yang bisa langsung digunakan tanpa perlu diberi tambahan bahan atau material lain seperti pasir, batu dan sebagainya. Pada umumnya digunakan untuk memasang batu bata, aci dinding, plester, keramik atau batu instan. Proses produksinya memakai teknologi modern dan menggunakan sistem komputer.

Berbeda dengan semen konvesional yang hanya terdiri dari satu bahan saja, semen instan sudah diberi beberapa campuran bahan lain. Hal inilah yang membuat semen tidak perlu diberi bahan lain ketika mau digunakan. Bahan campuran untuk membuat semen instan tersebut adalah semen portland yang menjadi bahan utama lalu ditambah dengan pasir. Fungsi dari pasir yang biasanya menggunakan jenis pasir putih adalah untuk menguatkan semen. Selain putih, pasir tersebut juga tidak mengandung kotoran dan lumpur.

Selain pasir proses pembuatan semen instan juga membutuhkan campuran lain yaitu kapur atau CaCO3 dan bubuk kapur atau lomestone powder. Fungsinya adalah untuk mengisi celah maupun pori-pori yang muncul dari campuran bahan portland dan pasir. Jadi adukan semen instan bisa lebih padat dari semen jenis konvesional.

Lainnya adalah beberapa bahan dan zat adiktif yang punya sifat-sifat speksifik dan khusus. Zat adiktif ini bisa membuat semen instan menjadi lebih keras dan punya daya rekat yang kuat serta tidak bisa retak dan pecah. Masing-masing merk semen instan ini punya komposisi campuran yang berbeda-beda. Setiap produsen dan pabrik pembuatnya punya teknik tersendiri yang tidak bisa dipublikasikan karena merupakan bagian dari rahasia perusahaan.

Dibanding dengan yang konvesional, semen instan punya beberapa kelebihan. Yang jelas adalah semen jenis ini lebih praktis penggunaannya dan mudak dipakai karena hanya ditambah air saja lalu bisa langsung digunakan. Dan karena dibuat dengan sistem yang lebih modern, sehingga kualitasnya tidak akan pernah berubah-ubah karena sudah melalui standar mutu yang ditetapkan.

Dan karena proses pengerjaannya lebih cepat, maka akan berpengaruh terhadap efisiensi waktu. Jadi meski harganya lebih mahal dari semen biasa, namun jika dibuat perhitungan yang cermat jatuhnya justru lebih ekonomis. Karena tidak perlu membayar lagi tukang dalam jangka waktu yang lebih lama. Menurut hasil suatu penelitian, penghematan yang bisa didapat adalah sekitar sepuluh hingga limabelas persen.

Kelebihan lainnya, cara menggunakan semen instan juga sangat mudah dilakukan sebab hanya perlu diberi tambahan air saja. Perbandingan yang baik antara semen instan dan air yang dipakai untuk membuat adonan adalah dua berbanding satu atau 2:1. Perbandingan ini bisa dirubah atau disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dilakukan. Tapi yang perlu diingat, perubahan tersebut punya pengaruh pada hasil kerja terutama kekerasan dan daya tahannya. Hal ini harus menjadi perhitungan tersendiri.

Jika semen intstan mau digunakan untuk membuat plester dinding atau aci, apabila dindingnya dalam kondisi yang kering sebaiknya dilembabkan lebih dulu dengan cara disiram air. Dan harus diingat juga, kegiatan pelembaban ini tidak boleh membuat dinding menjadi terlalu basah. Jika ini terjadi harus ditunggu beberapa saat agar terjadi penguapan. Kondisi yang sangat basah dapat membuat kualitas plester dan aci kurang baik kekuatannya.

Agar bisa mendapat hasil yang lebih sempurna, gunakan alat perata atau roskam untuk menjaga ketebalan aci tetap stabil yaitu sekitar satu hingga tiga millimeter. Lebih bagus lagi jika roskam yang dipakai adalah roskam dari logam besi, bukan yang dibuat dari bahan kayu.

Setelah pekerjaan pemlesteran selesai bisa ditunggu beberapa saat hingga setengah kering, Lalu dihaluskan dengan ampelas jika ada permukaan yang tidak rata. Jika sudah halus, tunggu proses pengeringan yang memakan waktu sekitar lima hari. Selanjutnya dinding dapat diberi lapisan finishing cat atau wallpaper.

Sumber gambar : http://www.vehicleservicepros.com

 
Artikel Lainnya :
 Teknik Merawat Tanaman Rambat Jenis Pencahayaan Ruang Interior 
 Kaki Meja yang Unik di Restoran Bali Aplikasi Arsitektur Bali Modern pada Bangunan Rumah 
 Rumah Megah di Atas Bukit Mengenal Jenis-jenis Wallpaper 
 Tips Hemat Membuat Lampu Gantung Membuat Taman Gaya Tradisonal Bali 
 Fungsi dan Cara Memilih Vanities Jenis Cat Dinding dan Teknik Aplikasinya 
 Konsep Rumah Sehat Menggunakan Teras Secara Maksimal 
  Jangan Takut Biaya Arsitek Mahal, Ukur Budget Pembangunan Rumah Anda Mengenal Jenis-jenis Genteng 
 Memilih dan Merawat Furniture Outdoor Tips Desain Rumah Bambu 
 Teknik dan Cara Mempercantik Tampilan Dinding dengan Kayu Bakar Menciptakan Sistem Child Proofing House Dalam Rumah 
 Taman Terindah di Dunia Ide Menarik Menyatukan Kelambu Tempat Tidur dan Plafon 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker