Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membuat Jalan Beton dan Pebandingannya dengan Jalan Aspal

Membuat Jalan Beton dan Pebandingannya dengan Jalan Aspal

Saat ini pembuatan jalan beton terus mengalami peningkatan karena makin banyak disukai dan menggeser popularitas jalan aspal. Padahal jalan aspal ini pada waktu yang lalu ada pada posisi satu dalam sistem pembuatan jalan dan paling sering diaplikasikan. Lalu bagaimana sebenarnya metode dan cara membuat jalan beton itu?.

Berikut ini ada langkah-langkah dan urutan cara membuat jalan beton . Pertama yaitu lahan dan jalan yang mau dijadikan lokasi harus dibersihkan dan diratakan lebih dulu. Kemudian dibuatkan tulang beton. Proses pembuatan dan perangkaiannya bisa dikerjakan secara langsung di tempat atau lokasi jalan mau dibuat. Namun ada pula kontraktor yang mendatangkannya dalam kondisi yang sudah siap pakai karena sudah dikerjakan di tempat lain.

Selama pembuatan tulang beton dikerjakan bisa dilakukan sekalian proses pengukuran dengan tujuan untuk menetapkan elevasi ukuran tinggi konstruksi, kontrol kedataran serta menetapkan posisi jalan dan sebagainya. Setelah itu dilanjutkan dengan menguruk dan membuat rata evelasi yang tingginya sudah ditentukan sebelumnya. Penghamparan dan perataan tanah bisa memakai material batu kali.

Setelah itu dilakukan pemadatan agar tidak ada penurunan tanah ketika konstruksi selesai dibuat. Penurunan tanah bisa membuat rusak jalan atau menjadi retak. Dari pemadatan lalu dilanjutkan dengan memasang bekisting yang ada di tepian cor. Pekerjaan pengecoran ini bisa dilakukan jika pemasangan bekisting serta pembesian sudah dipasang dengan sempurna. Kemudian dilakukan pemerataan ketika cor sudah mulai kering.

Agar proses pengeringan cor bisa berjalan lebih cepat dan untuk menghindari keretakan, adonan untuk membuat cor bisa diberi bahan kimia tertentu atau menutupnya dengan kain karung yang dibasahi dengan air dan diletakan pada bagian permukaan cor. Proses pengeringan tersebut butuh waktu sekitar empat minggu. Setelah itu jalan sudan menjadi keras dan siap untuk digunakan.

Dibandingkan dengan jalan aspal, jalan dari beton punya beberapa kelebihan. Diantaranya jalan ini mampu menahan beban yang lebih berat dan lebih tahan jika ada genangan air yang muncul atau banjir. Selain itu untuk perawatannya jalan beton membutuhkan biaya yang jauh lebih irit dan hemat.

Kelebihan lainnya, jalan beton bisa dibuat pada tanah yang kondisinya lemah tanpa memperbaiki strukturnya lebih dulu. Jadi proyek pengerjaan jalan bisa langsung dikerjakan. Hal ini membuat waktu yang diperlukan dapat lebih efisien. Demikian pula dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar tukang. Dan yang tidak kalah penting, bahan dan material untuk membuatnya juga lebih mudah didapatkan.

Namun pada posisi yang lain, jalan beton juga punya beberapa kelemahan yaitu jika digunakan untuk jalan yang dilalui kendaraan berat, maka biaya konstruksinya juga sangat tinggi. Selain itu warnanya yang tidak begitu gelap bisa menimbulkan kesan yang sangat gersang. Kadangkala hal ini bisa membuat pengguna jalan merasa kurang nyaman.

Sedangkan jalan aspal, juga punya kelebihan maupun kekurangan. Kelebihan tersebut antara lain yaitu permukaannya lebih mulus dan halus serta tidak ada yang bergelombang. Kondisi seperti ini membuat pengguna merasa lebih nyaman dan aman dalam ketika melewatinya dengan mobil atau motor dan kendaraan lain. Apalagi warnanya yang lebih gelap juga punya pengaruh besar jika dilihat dari sisi phisikologis karena bisa menimbulkan kesan yang nyaman dan teduh.

Kemudian untuk pembiayaannya, jenis jalan yang hanya digunakan untuk kendaraan ringan bisa lebih murah dan irit. Perawatannya juga lebih gampang, karena hanya perlu memperbaiki bagian yang rusak saja dengan cara mengganti lapisan aspal yang baru.

Sedangkan kelemahannya adalah jika terjadi banjir atau muncul genangan air harus menyediakan sistem saluran drainase agar pengeringan bisa berjalan dengan baik. Kemudian jika diaplikasikan pada tanah yang kondisinya tidak baik, sebelum jalan dibuat harus ada proses perbaikan lebih dulu sebelum diberi konstruksi.

Sumber gambar : http://www.treehugger.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Arstiektur Rumah Badui yang Alami Dulu Kayu sebagai Kayu Bakar, Kini Kayu Memewahkan Sebuah Bangunan 
 Villa Bernuansa Tradisional Bali Berlantai Dua Interior Istana Kuno di Dunia 
 Rumah Orang Kaya Sedunia Faktor Penentu Kualitas Beton 
 Merawat dan Memilih Pegangan Pintu Desain Rumah Terbuka 
 Kolam Taman yang Indah dengan Latar Belakang Rumah Bali Teknik Baru Pembuatan Wall Covering Keramik dan Kelebihannya 
 Membersihkan Cat Dinding Lama Kolam Pemandian yang Indah di Taman Sari 
 Solusi Rumah Tumbuh di Lahan Terbatas Rumah Putih Bergaya Kontemporer 
 Membuat Taman Mini di Celah-celah Susunan Paving Blok Alasan untuk Melakukan Renovasi 
 Desain Pintu Jendela Rumah Mediterania dan Tropis Teknik Memasang dan Merawat Teraso 
 Cara Memilih Rumah Hunian yang Bebas dari Ancaman Banjir Yang Perlu Diperhatikan Saat Serah Terima Rumah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker