Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Jenis-jenis Dynabolt dan Fungsinya

Jenis-jenis Dynabolt dan Fungsinya

Dynabolt atau sering juga disebut dengan anchor adalah suatu komponen yang digunakan untuk menyatukan dua element yang berada pada suatu bangunan. Berbeda dengan paku atau mur baut, dynabolt punya sistem yang tidak selalu sama karena tipe dan jenisnya juga tidak hanya satu dan dua saja. Dan karena terdiri dari dua komponen seperti mur dan baut, banyak pula yang memberi nama dengan sebutan baut tanam.

Perbedaannya dengan mur baut biasa yaitu salah satu element yang berfungsi sebagai silinder dan punya bentuk seperti selongsong peluru namun bisa menjadi besar atau mengembang ketika batu sudah dikencangkan. Beda dengan mur yang bentuknya selalu tetap. Selain itu silinder yang berfungsi sebagai mur ini selalu ditanamkan pada suatu media misalnya dinding, beton dan lain-lain. Dari sinilah asal muasal sebutan baut tanam untuk memberi nama alternative dynabolt.

Anchor atau dynabolt yang mulai diproduksi pada sekitar tahun 1963 tersebut punya tiga element utama. Pertama adalah baut berulir yang bentuknya seperti mur namun agak lancip seperti paku. Makin ke ujung ulirnya makin mengecil. Lalu ada selongsong silinder seperti yang diceritakan di atas. Selongsong ini akan membesar ketika baut berulir dimasukan ke dalamnya. Yang terakhir yaitu ring atau cincin untuk penahan.

Beberapa jenis dynabolt yang paling sering digunakan pada masyarakat umum antara lain yaitu chemical anchor. Sesuai dengan namanya, jenis chemical anchor sering memakai zat kimia untuk membuat bahan campuran. Tujuannya adalah untuk menambah kekuatan sehingga punya daya tahan yang lebih kuat jila digunakan pada laut dan sebagaimya. Pada umunya dynabolt yang satu ini punya dua komponen yaitu steel anchor dan bahan kimia yang berfungsi sebagai pengikat.

Cara kerjanya anchor dimasukan ke dalam dinding atau beton maupun dinding batu bata yang sebelumnya sudah dibuatkan lubang menggunakan mesin bor. Lubang ini dibersihkan kemudian diberi suntikan zat kimia dan disusul dengan memasukan steel anchor. Zat kimia yang dipakai ini ada yang berbentuk kapsul.

Jenis yang kedua adalah dynabolt yang tidak menggunakan bahan kimia. Sumber kekuatannya berasal dari media tanamnya baik berupa beton atau dinding batu bata biasa, serta spesifikasi dari kekuatan dynabolt itu sendiri. Sistem kerja dan modelnya cukup banyak, sesuai dengan material atau media yang digunakan untuk penamaman anchor.

Salah satu sistem yang paling sering diaplikasikan adalah yang namanya sistem kembang. Ketika sudah dimasukan, anchor yang sudah ada di dalam lubang justru akan semakin kuat bila ditarik. Seperti dynabolt yang menggunakan bahan kimia, sebelum anchor dimasukan media tanamnya juga diberi lubang bor lebih dahululu. Ukuran lubang serta kedalamannya diseusaikan dengan jenis spesifikasi yang diperlukan. Besar lubang dan ukuran kedalaman ini biasanya tertulis pada katalog atau kertas petunjuk yang didapat ketika membeli.

Kemudian ada dynabot klasik, yaitu anchor yang ditanam atau dimasukan lebih dulu. Anchor ini dipasang ke dalam dalam waktu yang bersamaan dengan proses pengecoran struktur bangunan. Jadi jika mau digunakan tidak dibutuhkan lagi proses pengeboran untuk membuat lubang tanam. Di Indonesia anchor jenis ini cukup mudah ditemukan karena sering digunakan.

Selain itu masih ada jenis dynabolt lain yaitu dynabolt dalam baja ringan. Penggunaannya juga melalui beberapa langkah. Pertama pada bagian media tanam atau dinding dibuat lubang dengan ukuran yang disesuaikan dengan selongsong silinder dan kedalamannya sampai pada cincin atau ring penahan. Setelah itu lubang dibersihkan dan silinder dimasukan lalu disusul dengan proses penempelan komponen atau benda yang dilekatkan pada dinding. Terakhir memasukan anchor ke dalam selongsong silinder dan dikencangkan.

Sumber gambar : marty.sunriseroad.net

 
Artikel Lainnya :
 Material Untuk Membuat Sekat Ruang dan Kelebihannya Ide Menarik Desain Dipan dari Rotan 
 Mempercantik Tampilan Ruang Dengan Pixel Ide Menarik Membuat Pagar dari Botol Bekas 
 Membuat Gudang Atau Tempat Penyimpanan Barang Ide Menarik Desain Pot Untuk Taman Dalam Ruang 
 Membuat Aquarium Untuk Pemisah/Penyekat Ruang Desain Unik Meningkatkan Value Investasi Rumah Anda 
  Jangan Takut Biaya Arsitek Mahal, Ukur Budget Pembangunan Rumah Anda Cara Membuat Taman Dinding dari Batu Bata 
 Tips Perawatan Terrazzo Pada Villa atau Hotel Anda Rumah Bambu Paling Keren 
 Rumah Cantik Berdinding Kayu Keindahan Arsitektur Gedung Sate di Bandung Jawa Barat 
 Keindahan Atap Rumah Tradisional Minang Tips Merancang Rumah Tropis Nan Hijau 
 Keuntungan dan Tips Menggunakan Rotan Untuk Membuat Dinding Desain Ruang Makan Gaya Bali di Tepi Kolam  
 Aneka Alat Untuk Memecahkan Batu Bangunan Motif Polkadot dan Teknik Aplikasinya Pada Ruang 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker