Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Bagian-bagian dan Fungsi Tower Crane

Bagian-bagian dan Fungsi Tower Crane

Tower crane adalah salah satu jenis alat berat yang sering digunakan untuk membangun gedung bertingkat atau jembatan. Fungsi tower crane ini adalah untuk mengangkut material atau bahan maupun konstruksi bangunan dari bawah menuju bagian yang ada di atas. Dibandingkan dengan cara konvesional, penggunaan alat ini tentu membuat pekerjaan pengangkatan material jadi jauh lebih mudah dan hemat waktu.

Tower crone juga bisa dipakai untuk mengangkut bahan concrete bucket yang digunakan dalam proses pengecoran kolom bangunan yang lokasinya berada pada tempat yang tinggi dan mampu mengangkut aneka jenis alat bantu maupun bahan untuk membuat bekisting kolom, besi beton, struktur dan lain sebagainya.

Pada umumnya tower crane bisa digunakan dengan sistem sewa. Sehingga pembuat bangunan atau pemborong dan kontraktor tidak perlu menyediakan sendiri. Sistem pembayarannya sudah termasuk biaya transport hingga lokasi dan teknik pemasangan serta pembongkaran sekaligus ongkos untuk mengembalikannya lagi.

Penempatan dan penggunaan alat berat ini harus dilakukan melalui perencanaan yang tepat dan matang, sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan serta struktur bangunan yang akan dibuat. Terlebih lagi bila bangunan tersebut punya ukuran yang sangat besar sehingga tower crone yang dipakai tidak hanya satu saja namun ada beberapa.

Jarak jangkau dari masing-masing alat berat ini harus diperhitungkan sehingga bisa dijalankan secaea efektif dan bisa menjangkau semua bagian proyek tanpa perlu melalukan proses bongkar pasang berkali-kali. Perlu diketahui, penggunaan tower crone yang baik adalah dapat memakai panjang lengan atau jib length sependek mungkin.

Karena makin jauh jarak yang harus dijangkau kemampuan angkatnya makin menurun. Dan yang tidak boleh dilupakan, kapasitas tower crone juga menjadi faktor terpenting dalam efisiensi pembuatan konstruksi. Kemampuan beban angkut, waktu distribusi dan jumlahnya juga harus diperhitungkan.

Bahan untuk membuat tower crone adalah baja dan terdiri dari mast dan base section, telescopic set dan slewing. Kemudian ada lagi counter jib, cad head dan jib section serta hook dan trolley. Strukturnya sendiri selalu baku. Standarnya ditentukan oleh pabri pembuatnya.

Beberapa bagian dan fungsi tower crone yang cukup punya peran vital antara lain adalah jib. Bagian ini bisa melakukan putaran horizontal hingga 360 derajat. Namanya lengan tower crone. Fungsinya adalah untuk mengangkut material atau beberapa jenis alat bantu menggunakan alat dari kabel baja atau sling.

Counter weight, adalah alat yang berupa beton untuk pemberat dan menciptakan keseimbangan pada lengan tower crone. Letaknya selalu berada di belakang lengan. Dengan menggunakan alat pemberat ini maka lengan selalu dalam kondisi yang stabil dan kuat menahan beban yang harus diangkut secara horizontal.

Sedangkan mast section merupakan alat yang digunakan untuk menentukan ukuran ketinggian dari tower crone. Masing-masing mast section ketika dipasang selalu menggunakan bantuan alat hidrolik sehingga bisa disusun dengan sistem vertikal.

Ada lagi alat yang berupa sabuk pengaman yang sering dinamakan dengan anchorages frame atau collar frame. Apabila ukuran ketinggian dari tower crone sudah melebihi batas yang telah ditentukan oleh produsen atau pabrik pembuatnya, sabuk pengaman atau tie beam harus segera diikatkan atau diletakan pada kolom bangunan. Proses pemasangan ini harus memperhitungkan daya kekuatan atau bracing sehingga konstruksinya tetap stabil dan bisa menerima beban baik beban tekan maupun beban tarik.

Bagian lain yang juga punya peran penting dari penggunaan tower crone adalah join pint yang merupakan tempat bagi operator mesin untuk menggerakan tower crane. Dari tempat yang punya bentuk seperti ruang kecil dan dilengkapi dengan tempat duduk inilah penentuan jarak jangkau, arah gerakan dan sistem operasional mesin yang lain dikendalikan.

Sumber gambar : http://www.liaz.cz

 

 
Artikel Lainnya :
 Nilai Artistik Arsitektur Pasar Tradisional Triwindu di Solo Jawa Tengah Bagian Ruang Yang Harus Mendapat Perawatan Ekstra 
 Seni Mosaik Untuk Taman Membuat Taman Mini Bawah Meja 
 Rumah Pohon Suku Korawai Papua Ruang Terbuka di atas Bukit di Bali 
 Kolam Taman yang Indah dengan Latar Belakang Rumah Bali Konsep Penataan Ruang Klasik dan Art Deco  
 Rumah Indah Bergaya Minimalis Kaki Meja yang Unik di Restoran Bali 
 Mengolah Ruang Keluarga Agar Lebih Fungsional dan Cantik Teknik Menghindari dan Memperbaiki Keramik Terangkat 
 Material Rumah yang Baik bagi Kesehatan Gaya Arsitektur Keraton Sumenep 
 Desain Rumah Minimalis yang Alami Aplikasi Cat Dekoratif Pada Rumah 
 Jembatan Indah di Tepi Sungai di Bali Mengenal Sejarah Arsitektur Belanda di Indonesia 
 Ide Menarik Membuat Satu Pintu Dengan Tiga Ukuran Penggunaan Kayu dan Kaca Pada Rumah Bernuansa Alami 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Instagram - Image Bali Arsitek dan Kontraktor Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker