Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Pengertian dan Fungsi Network Planning Proyek Bangunan

Pengertian dan Fungsi Network Planning Proyek Bangunan

Yang dimaksud dengan network planning pada proyek bangunan yaitu suatu susunan yang berisi jadwal maupun program semua jenis pekerjaan yang punya hubungan dengan proses pembuatan bangunan. Dari susunan program ini bisa diketahui jenis pekerjaan yang harus diutamakan serta didahulukan prosesnya. Demikian pula dengan jenis pekerjaan lain yang termasuk bagian kritis, bisa diketahui sebelumnya sehingga jika butuh persiapan khusus dapat dilakukan sebelumnya.

Fungsi network planning proyek bangunan
ini cukup banyak. Yang paling utama adalah tentu saja proses dan jadwal pengerjaan proyek jadi lebih mudah diatur serta bagian-bagian krtitis dari suatu jenis pekerjaan bisa diketahui dengan pasti. Bila sudah diketahui secara jelas, hal ini tidak akan menimbulkan kekacauan dan proses penyelesaian jenis pekerjaan yang lain tidak terganggu.

Dengan adanya network planning, jenis pekerjaan yang harus didahulukan bisa segera dikerjakan dan proses penyelesaiannya bisa sesuai dengan jadwal yang telah dibuat sejak awal. Prosentase kemunduran juga bisa ditekan seminimal mungkin bahkan dapat dihilangkan sama sekali. Selain itu jika susunan network planningnya bagus, bisa menimbulkan efek lain berupa pemakaian dana yang bisa ditekan agar lebih hemat. Dan yang tidak kalah penting, keberadaan network planning ini juga punya pengaruh yang cukup besar pada pemenangan suatu tender atau kontrak kerja.

Oleh karena itu network planning harus bisa dibuat sebaik mungkin. Dan network planning yang bagus harus bisa memuat beberapa hal yang dianggap penting secara lengkap dan detail. Jangka waktu atau durasi yang digunakan untuk melalukan suatu jenis pekerjaan misalnya, bisa dibuat sesuai dengan pengalaman yang pernah dilakukan atau memakai rumus analisa bangunan. Dari sini bisa diketahui berapa lama proses pembuatan bangunan tersebut dan kapan akan selesai serta siap untuk diserah terimakan atau digunakan.

Demikian pula dengan rincian jenis pekerjaan, harus bisa dipisah-pisahkan sesuai dengan bagian per bagian. Contohnya pada pembuatan pondasi. Pekerjaan ini bisa dibuat rincian dan urutannya mulai dari proses penggalian tanah, pemasangan batu pondasi dan beton kemudian pengurukan atau penutupan pondasi dengan tanah. Dari pondasi kemudian dilanjutkan pembuatan konstruksi bangunan dan seterusnya hingga sampai pada proses finishing.

Network planning juga harus memuat jadwal atau target penyelesaian suatu jenis tugas maupun pekerjaan. Target ini harus memuat perhitungan mulai dari target harian, mingguan, bulanan atau tahunan apabil proyek tersebut membutuhkan waktu pengerjaan dalam jangka waktu yang lama. Dari jadwal kerja dan target serta jenis pekerjaan yang disusun ini bisa diketahui berapa tenaga kerja yang dibutuhkan berikut dengan keahliannya.

Dan dari network planning ini pula bisa diketahui jenis material yang harus disiapkan lebih dulu atau penyediaannya bisa dilakukan pada waktu yang akan datang. Sehingga penggunaan gudang penyimpanan bahan bangunan bisa ditekan dan tidak membutuhkan tempat yang terlalu luas. Hal yang sama juga terjadi pada alat bangunan terutama yang jenisnya berat. Karena pada umumnya alat ini diperoleh dengan sistem sewa sehingga punya pengaruh pada ongkos yang harus dibayar atau dikeluarkan.

Pada waktu tertentu, ketika pengerjaan proyek sedang berlangsung di Indonesia ada suatu musim yang dapat menjadi hambatan pada proses suatu pekerjaan yaitu musim hujan. Sehingga network planning yang buat juga harus bisa mengantisipasi jika hujan turun pada waktu siang. Jatuhnya musim hujan ini biasanya terjadi antara bulan Oktober hingga April pada tahun berikutnya. Jadi jadwal atau program kerja dapat diatur sedemikian rupa agar ketika musim hujan sudah datang, pekerjaan proyek tidak akan terganggu dan bisa terus berjalan dengan lancar.

Sumber gambar : http://pmbook.ce.cmu.edu

 

 
Artikel Lainnya :
 Desain Arsitektur Minimalis yang Fantastik Berburu Tanah Murah di Bali, Untuk Investasi Masa Depan 
 Membuat Ventilasi Jendela Untuk Tabung Gas Tata Cara Permohonan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Rumah Tinggal 
 Membuat Taman dengan Aneka Pohon Sayur dan Buah Menggunakan Cat Untuk Menciptakan Dimensi Ruang 
 Ide Menarik Membuat Desain Plafon Dari Plywood Arti, Fungsi dan Cara Memilih Slipcovers 
 Keuntungan dan Tips Membuat Taman Terasering Memilih Serta Merawat Sofa 
 Mengenal Beberapa Jenis Kran Air Mendirikan Bangunan Tanpa Bekisting 
 Makna Filasafat Arsitektur Rumah Tradisional Buton Mencari Kontraktor di Lombok? Kami Partner Kontraktor Anda di Lombok 
 Investasi Properti di Bali, Begitu Menarikkah? Rumah Bertingkat Modern yang Unik 
 Membuat dan Memasang Pintu Utama Rumah Mengatasi Dinding Rumah yang Merembes 
 Jenis-jenis Saklar Untuk Menghidupkan Listrik Dulu Kayu sebagai Kayu Bakar, Kini Kayu Memewahkan Sebuah Bangunan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Instagram - Image Bali Arsitek dan Kontraktor Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker