Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Merawat Kayu Rumah Berdasarkan Jenisnya

Merawat Kayu Rumah Berdasarkan Jenisnya

Kayu yang digunakan untuk membuat bangunan dan rumah itu jenisnya tidak hanya satu atau dua saja namun ada beberapa. Setiap jenis tersebut punya kegunaan yang berbeda sebab masing-masing juga punya sifat dan karakter yang berlainan. Hal ini berpengaruh terhadap teknik serta metode perawatannya.

Karena itu penghuni rumah yang elementnya banyak memakai bahan kayu harus tahu bagaimana cara merawat kayu rumah berdasarkan jenisnya . Kayu jati misalnya, sering digunakan untuk membuat aneka perabot dan furniture karena punya tampilan serat yang bagus. Selain itu banyak pula yang memakainya untuk membuat kusen pintu serta jendela.

Agar bisa awet dan tahan lama, pilih jenis kayu yang umurnya sudah cukup tua dan kering. Kayu jati yang masih basah mudah mengalami perubahan bentuk dan bengkok jika terjadi perubahan cuaca. Untuk pembersihannya sendiri dapat dilakukan dengan lap basah. Jika ingin warna pelitur awet, gunakan teak oil atau pledge minimal enam bulan sekali.

Kayu merbau punya sifat yang sangat kuat dab sering dipakai untuk konstruksi berat bangunan, jembatan dan sebagainya. Saat ini merbau juga sering dipakai untuk membuat lantai, jendela dan pintu, furniture dan beberapa macam panel. Perawatannya cukup mudah, tidak berbeda dengan kayu jati. Hanya saja bila dipakai untuk membuat lantai, harus lebih sering dibersihkan dengan cairan khusus untuk menghindari munculnya goresan.

Glugu merupakan kayu yang diambil dari batang pohon kelapa. Karena punya sifat yang keras, kayu glugu sering dipakai untuk membuat konstruksi utama atap. Namun karena seratnya cukup bagus dan punya ciri yang sangat istimewa yaitu serat yang membentuk garis-garis putus, saat ini banyak orang yang memilih glugu untuk dijadikan beberapa jenis furniture dan hiasan rumah.

Perawatannya tidak membutuhkan teknik yang khusus. Namun jika ingin mendapat kualitas yang baik, pilih glugu yang umurnya sudah tua dan dalam kondisi yang kering. Perlu diketahui, proses pengeringan kayu glugu tidak boleh menggunakan alat atau media apapun. Jadi harus memakai metode alami dari sinar matahari. Memakai mesin pengering bisa membuat kayu mudah pecah.

Sedang kayu mahoni, seratnya juga cukup bagus meski masih kalah jika dibanding dengan kayu jati. Pemakaiannya lebih sering diaplikasikan untuk membuat aneka macam furniture. Kelebihan dari kayu ini bobotnya lebih ringan sehingga mudah dipindah-pindahkan. Tapi sayangnya kayu ini mudah sekali dimakan rayap.

Agar binatang pengerat tersebut tidak mau tinggal di dalam kayu mahoni, bisa diberi cairan anti rayap yang banyak dijual di toko-toko kayu atau bahan bangunan. Bisa pula memakai minyak oli yang dicampur dengan minyak tanah lalu diusapkan dengan kuas sebelum mahoni diberi lapisan pelitur. Agar bisa dapat kayu yang baik, waktu memilih telitilah apakah ada lubangnya. Lubang tersebut menandakan jika di dalamnya ada rayap yang tinggal.

Selain kayu yang diambil langsung dari alam, ada beberapa jenis kayu lain yang dibuat dengan teknologi modern. Misalnya kayu lapis atau triplek multiplek, plywood dan lainnya. Kelebihan dari kayu tersebut yaitu harganya lebih murah dan mudah didapatkan. Dan karena punya ukuran yang lebih besar, kayu jenis ini lebih mudah dipakai untuk berbagai macam kebutuhan sekaligus.

Namun tidak berbeda dengan kayu alam, jenis kayu yang satu ini juga butuh metode perawatan tersendiri. Kayu hasil produksi pabrik ini pada umumnya tidak tahan terhadap air. Oleh sebab itu harus selalu ditempatkan pada daerah atau ruang yang kering. Masalah yang paling sering terjadi adalah lapisan pada kayu mudah terlepas.

Pada umumnya pelepasan kayu ini pertama kali terjadi di bagian pinggir lalu melebar ke tengah. Sebaiknya bagian pinggir diberi pelindung khusus, berupa lapisan alumunium, kayu alam atau lapisan khusus untuk menutup kayu olahan tersebut.

Sumber gambar : http://www.guitarnewsdaily.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Kelebihan Wallpaper Dibanding Cat Dinding Gapura Tradisional Minang di Bukit Tinggi 
 Jenis Skema Pewarnaan Pada Dinding Interior Gaya Desain Eklektik Untuk Rumah dan Ruang 
 Mengapa Rumah Minimalis Begitu Diminati? Membedakan Manager Proyek Bangunan dan Leader 
 Fungsi Kolam Pantul dan Teknik Aplikasinya Teknik Memilih Wastafel Rumah 
 Desain Rumah Terbuka Desain Interior Gaya Shabby Chic 
 Jenis-jenis Pelindung Batu Alam Rumah Adat Karo yang Megah 
 Rumah Cantik di Tepi Danau Membuat Taman Gaya Tradisonal Bali 
 Cara Menggunakan Rak Buku Untuk Partisi Atap Ilalang yang Menyatu Dengan Dinding di Rumah Bali 
 Mempercantik Tampilan Ruang Dengan Pixel Gabungan Mewah dan Etnik Tempat Tidur Bambu Dari Bali 
 Lowongan Kerja / Dicari: Sekretaris Junior Untuk Kantor Arsitek dan Kontraktor Kenapa Memilih Bambu sebagai Bahan bangunan? 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker