Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Penggunaan Batu Alam Sintetis Pada Bangunan

Penggunaan Batu Alam Sintetis Pada Bangunan

Batu alam yang sering dipakai untuk membuat dinding atau lantai bisa memunculkan nuansa dan sensasi yang istimewa pada bangunan rumah. Jika diaplikasikan pada bangunan yang memakai gaya tropis, karakter tropis akan semakin kuat terpancar. Bila dipakai pada rumah gaya modern nuansa yang muncul adalah nyaman dan dingin. Lalu pada rumah yang arsitekturnya memakai gaya etnik, kesan tradisional akan nampak lebih jelas. Jadi bisa dikatakan bila batu alam adalah material yang bisa dipakai pada gaya arsitektur jenis apa saja.

Namun sayang sekali dibalik keindahan dan beberapa kelebihan yang lain, harga batu alam saat ini terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Terlebih lagi bila jenisnya adalah andesit dan jenis batu lain yang sifatnya keras. Harganya makin tidak terjangkau oleh masyarakat umum. Karena itu sekarang mulai dikembangan material lain yang dinamakan dengan batu alam buatan atau sering disebut dengan batu alam sintetis.

Penggunaan batu alam sintetis pada bangunan dalam waktu beberapa tahun belakangan ini sudah mulai sering dilakukan bahkan ada yang bisa membuatnya sendiri karena caranya sangat mudah dilakukan. Namun sebelum proses pengerjaan dilakukan harus menyediakan cetakannya lebih dulu.

Cetakan ini bisa dibuat dari kayu atau sterofoam. Jika mau dipakai secara berulang-ulang bisa dibuat dari besi yang dilas. Buatlah pola yang tidak beraturan agar tampilan batu bisa terlihat alami. Jika cetakan sudah jadi dan semua material tersedia, pembuatan batu alam sintetis dapat segera dilakukan.

Pertama adalah membuat adonan dari semen dan pasir. Komposisinya dapat disesuaikan dengan tingkat kekerasan yang ingin didapat. Semakin banyak semen yang dipakai, batu yang dihasilkan akan semakin kuat. Apalagi jika pasirnya memakai dari jenis yang punya kualitas nomor satu.

Langkah kedua adalah menyebarkan pasir pada permukaan tanah dan lantai yang mau diberi batu alam sintetis ini. Tapi sebelum diberi taburan pasir, permukaan tanah harus diratakan lebih dulu kemudian dipadatkan. Jika mau sediki melalukan ekplorasi terutama untuk lantai yang berada di luar ruang, permukaan tanah bisa dibuat agak bergelombang sehingga bisa menimbulkan sensasi yang istimewa.

Berikutnya letakan cetakan di atas taburan tanah lalu disusun dengan memasukan adonan semen pasir ke dalam cetakan tersebut. Tunggu beberapa saat hingga komponen pasir serta semen agak mengering. Kemudian angkat cetakan secara perlahan-lahan agar tidak ada adonan yang pecah, rusak atau ikut terangkat. Setelah itu lakukan proses yang sama hingga semua bagian lantai atau tanah tertutup. Maka jadilah batu alam sintetis tersebut.

Jika diaplikasikan pada dinding caranya lain lagi. Dinding yang belum diberi lapisan penutup diberi adonan semen dan pasir. Prosesnya sama ketika membuat lapisan plester, tapi ukurannya lebih tebal, sekitar tiga sentimeter. Tujuannya agar bisa nampak seperti batu alam yang asli.

Jika sudah mulai mengering ampelas bagian permukaannya. Hal ini membuat beberapa bagian plester akan mengelupas dan memunculkan tekstur yang kasar namun sangat natural seperti batu alam asli. Lalu sebelum kondisinya benar-benar mengering, buatlah gari-garis pada permukaan plester dengan bentuk kotak atau motif lain dengan ukuran yang tidak sama dan disesuaikan dengan selera. Sebagai alat bantu bisa menggunakan penggaris atau kayu.

Antara proses pengampelasan serta pembuatan garis pada permukaan plester, urutannya dapat dibalik. Semua tinggal disesuaikan dengan selera dan keinginan. Karena hasil yang didapat tidak akan berbeda. Kemudian jika permukaan plester ini benar-benar sudah kering, tinggal melakukan tahap paling akhir yaitu finishing.

Pekerjaan akhir ini adalah memberi warna. Agar tampilannya bisa tampak indah dan alami, bisa menggunakan tiga atau lebih tiga jenis warna sekaligus namun tingkatannya harus berbeda. Abu-abu gelap dipadankan dengan abu-abu muda lalu diberi coklat dan sebagainya. Jika tidak suka menggunakan cat, dinding batu alam sintetis ini bisa ditampilan secara polos begitu saja.

Sumber gambar : http://hawaiidermatology.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Menciptakan Surga di Kamar Mandi Rumah Berlantai Tiga Dengan Tampilan yang Unik 
  Mencari Arsitek Landscape/Lanskap di Bali? Gedung Perpustakaan Paling Eksotis 
 Gapura Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung Teknik Membuat Desain Ruang Belajar 
 Tips Membuat Desain Ruko Condotel, Pilihan Investasi Terkini Yang Kian Merebak di Bali 
 Tampilan Rumah Kaca yang Elegan Desain Interior Toko Buku dan Perpustakaan 
 Kesalahan Yang Sering Terjadi Dalam Penggunaan Atap Baja Ringan Menggunakan Kayu Utuh atau Glondong Untuk Dinding 
 Gedung Modern Paling Unik Teknik Perawatan Lampu Taman 
 Hindari Pemukiman Padat Dan Area Berbahaya Untuk Perumahan Membuat Taman Atap 
 Bentuk Ruang yang Lahir dari Fungsi Bangunan Landsacpe Komplek Perumahan Adat Wae Rebo di NTT yang Indah 
 Rumah Pohon yang Fantastik Teknik Pernis Ulang Pada Kayu 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker