Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Mengenal Aneka Jenis Beton Bertulang

Mengenal Aneka Jenis Beton Bertulang

Kolom adalah komponen tekan yang fungsinya menahan beban bangunan. Oleh karena itu bisa dikatakan kolom menjadi bagian yang paling penting dari struktur bangunan tersebut. Bila kolom mengalami keruntuhan dan jatuh maka hampir bisa dipastikan seluruh bagian dari bangunan juga akan mengalami nasib yang sama, roboh dan terhempas ke tanah.

Pada saat sekarang ini pembuatan kolom selalu memakai bahan dari tulang besi sehingga sering dinamakan beton bertulang. Menurut beberapa ahli bangunan kolom ini dibagi menjadi tiga jenis yang pertama kolom ikat atau tie column, lalu kolom spiral atau spiral column dan yang terakhir adalah kolom komposit atau composite column.

Sedang Ismawan Dipohusodo, seorang ahli bangunan dan konstruksi yang berasal dari Indonesia pada tahun 1994 melalui buku yang ditulisnya dia mengatakan jika ada tiga macam atau jenis beton bertulang . Yang pertama yaitu kolom yang menggunakan suatu pengikat yang dinamakan sengkang lateral.

Jenis kolom yang satu ini merupakan kolom beton yang diberi tulang pokok yang bentuknya memanjang. Pada jarak tertentu ada ikatan sengkang yang menuju arah lateral. Fungsi dari tulang ini adalah untuk mengikat tulang pokok yang memanjang dengan tujuan agar tidak bisa terlepas dari tempatnya dan terus melekat dengan kokoh.

Yang kedua adalah kolom yang menggunakan ikatan spiral. Bentuk dan wujudnya sebenarnya bisa dikatakan sama dengan jenis yang pertama. Namun tulang pengikat yang memanjang berupa tulang spiral yang dililitkan atau ikatannya membentuk heliks secara terus menerus pada seluruh bagian panjang kolom.

Fungsi dari tulang berbentuk spiral ini yaitu agar bisa memberi kekuatan pada kolom sehingga komponen ini bisa menyerrap derformasi dengan ukuran yang cukup besar. Sehingga ketika ada keruntuhan pada bangunan, tulang beton spiral masih mempunyai kesempatan untuk melakukan pencegahan proses robohnya semua bagian struktur bangunan sebelum ada proses tegangan dan redistribusi momen bisa terwujud.

Kemudian yang terakhir yaitu dinamakan dengan kolom komposit. Kolom bertulang ini adalah wujud dari struktur yang diberi pipa atau gelegar dari baja profil untuk sehingga tekanannya bisa semakin kuat. Ada kolom komposit yang diberi kelengkapan batang tulang yang memanjang tapi ada pula yang tidak menggunakannya.

Menurut hasil penelitian dan percobaan yang telah dilakukan beberapa kali, beton bertulang atau kolom yang satu ini punya kekuatan yang lebih bagus apabila dibandingkan dengan jenis kolom yang memakai tulang sengkang.

Sementara itu untuk bangunan yang bentuknya sederhana, bisa memakai bentuk beton bertulang lain yang terbagi menjadi dua jenis, kolom praktis serta kolom utama. Yang dimaksud dengan kolom praktis punya fungsi untuk memberi bantuan pada kolom utama sekaligus menjadi media pengikat element dinding sehingga bisa tetap stabil. Jarak maksimal kolom tersebut adalah tiga setengah meter, atau bisa juga memakai ukuran sudut atau pasangan bata.

Sedangkan kolom utama adalah kolom yang punya fungsi sebagai alat penyangga pada beban utama yang ada di atasnya. Bila bangunan tersebut merupakan tempat tinggal atau rumah saja, maka jarak kolom utamanya adalah tiga setengah meter. Ukuran ini bisa membuat balok yang dipakai untuk media penopang tidak terlalu besar.

Tapi bila jarak kolom yang satu dengan yang lain punya ukuran lebih panjang dari tiga setengah meter maka semua struktur yang ada di bangunan tersebut harus dibuatkan perhitungan. Apabila rumah itu terdiri dari dua lantai, ukuran dimensi untuk kolom utamanya adalah 20/20 dan tulang pokok 8d12mm. sedangkan begelnya d 8 - 10 cm. Maksudnya besi beton yang dipakai punya ukuran diameter 12 milimeter dan jumlahnya ada delapan buah. Sedangkan 8 -10 cm punya arti begelnya berdiameter delapan dan jarakanya sepuluh sentimeter.

Sumber gambar : http://proyekindonesia.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Tips Membangun Rumah Kost Murah Desain Landscape Komplek Bangunan Hotel di Borobudur 
 Mengenal tentang Psikologi Rumah Mengenal Teknik Desain Gaya Retro 
 Keuntungan Menggunakan Lilin Hias Ekletrik Rumah Panggung yang Modern dan Unik 
 Membuat Hiasan Dinding Dari Pita Kaset Bekas Konsep Rumah Sehat 
 Membuat Dak Beton yang Baik Interior Ruang Terbuka Bergaya Urban Dalam Rumah 
 Tips Membangun Rumah Murah Namun Berkualitas Rumah Cantik di Tepi Danau 
 Fungsi dan Jenis Retaining Wall Atau Dinding Penahan Tips Membangun Rumah Baru Anda 
 Rumah Kayu di Tengah Pantai Membuat Patung Rumput 
 Mengecat Lantai Kayu Perbedaan Aplikasi Warna Rumah Minimalis dan Mediterania 
 Pengertian Housekeeping Dalam Pekerjaan Konstruksi Bangunan Tip dan Ide Menarik Menghias Lampu Gantung Dengan Bunga 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker