Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membuat Dak Beton yang Baik

Membuat Dak Beton yang Baik

Salah satu komponen yang harus dibuat ketika membuat suatu bangunan yang terdiri dari dua lantai atau lebih adalah pelat atau sering disebut dengan dak. Hingga saat ini sistem yang dipakai untuk membuat dak masih sering menggunakan cara konvesional, yaitu memakai cor beton atau sistem pabrikasi. Meski pekerjaan ini sudah sering dilakukan, namun masih banyak orang yang tidak tahu cara membuat dak beton yang baik . Padahal hasil pekerjaan ini punya dampak yang cukup besar terhadap kwalitas dan ketahanan bangunan.

Kwalitas dak yang baik harus memenuhi syarat minimal ada enam yaitu punya daya tahan yang kuat, biaya yang terjangkau atau irit, hasil pekerjaan harus halus dan merata serta tegak dan rata. Syarat yang lainnya adalah dak beton tersebut harus bisa dibuat dalam waktu yang lebih singkat dan hasilnya tidak mudah retak maupun keropos.

Agar semua syarat tersebut bisa terpenuhi, sebaiknya sebelum pengedakan dilakukan kita harus tahu luas dan ukuran lantai yang mau diberi dak atau dicor. Dari sini kita bisa mengetahui berapa jumlah material yang dibutuhkan serta tukang yang diperlukan dan pembuatan jadwal kerja yang efisien.

Untuk teknisnya sendiri, bila ukuran tidak lebih dari sembilan meter persegi cukup menggunakan anak balok saja. Namun jika lantai yang mau didak punya ukuran yang lebih luas harus memakai balok induk juga. Ukuran ketebalannya paling sedikit duabelas sentimeter. Jika jumlah lantainya lebih dari dua dan dan luasnya makin besar tentu ukuran ketebalannya juga harus ditambah.

Setelah ukuran lantai dihitung, kita juga harus mengetahui komposisi yang tepat untuk membat dak beton. Tujuan dari pemakaian dak beton ini ada dua non struktural dan struktural. Untuk non struktural, perbandingan takaran pasir dan batu pecahan maupun kerikilnya tidak boleh lebih dari 8:1. Jika dikurangi bisa mempengaruhi kekuatan dak yang dibuat. Lalu betonnya menggunakan mutu B0.

Sedangkan untuk dak struktural pada umumnya beton yang digunakan yaitu mutu K125 dan B1. Komposisi campuran semen dan pasir serta split adalah 1:2:3. Misalnya jika semennya memakai limapuluh kilogram, maka pasirnya harus seratus kilogram lalu split seratus limapuluh kilogram. Adonan ini bisa diberi tambahan pengeras beton yang takarannya disesuaikan dengan petunjuk yang biasanya ditulis dalam kemasan.

Penggunaan air juga harus diperhatikan. Jika terlalu banyak bisa membuat proses pengeringan tidak berjalan dengan sempurna sehingga memunculkan retak-retak ketika dak beton sudah jadi. Selain itu pengecoran dak ini tidak boleh dilakukan ketika hujan sedang turun. Jika adonan sudah terlanjur dibuat, harus diberi pelindung agar tidak ada air hujan yang tumpah ke dalam adonan.

Proses pengadukan juga punya pengaruh terhadap kwalitas dak. Karena itu proses pencampuran harus bisa menghasilkan adonan yang homogen. Maksudnya warnanya bisa merata, tidak boleh terlalu encer atau terlalu kental. Apabila masih terdapat butiran atau segresi yang terpisah maka pengadukan harus dilakukan lagi agar hasilnya lebih sempurna. Caranya dapat memakai mesin atau manual menggunakan cangkul. Selain itu usahakan pula proses pengecoran bisa dilakukan sekaligus dalam waktu satu hari saja.

Adakalanya setelah dituang ke dalam dak, adonan cor menjadi cepat kering karena cuaca sedang panas. Hal ini bisa mengakibatkan adonan tidak bisa masuk secara penuh dan maksimal. Untuk menghindari masalah ini, ketika sudah dituang adonan cor bisa diberi air lagi namun tidak boleh terlalu banyak karena bisa menyebabkan encer.

Dan sebelum pengecoran dilakukan, pastikan semua struktur dak yang terdiri dari balok, kolom dan pelat sudah saling melekat dan mengikat dengan erat menjadi satu rangkaian yang utuh. Lalu untuk menghindari munculnya masalah ketika papan penahan dak sulit dilepas, permukaannya bisa diolesi dengan oli atau minyak. Atau bisa juga diberi lambaran dari plastik. Jadi kita papan akan dilepas tidak ada bagian yang melekat pada cor yang sudah kering.

Sumber gambar : http://specmake.ru

 

 
Artikel Lainnya :
 Membeli Rumah Lelang Ide Menarik Membuat Tangga Dengan Bentuk Seperti Kerangka Tulang  
 Bagaimana Cara Memilih Bahan Bangunan Yang Sehat ? Pengaruh Budaya Islam Dalam Arsitektur Indonesia 
 Membuat Pintu Akses Ruang Bawah Tanah Desain Kanopi yang Cantik 
 Keuntungan Menggunakan Batu Bata Untuk Membangun Rumah 5 Langkah Mendekorasi Ruangan Menyambut Perayaan Hari Raya 
 Jenis-jenis Kolam Renang Mengenal Aneka Model Sofa Untuk Interior Ruang Anda 
 Mendesain Ruang Cuci Membeli dan Memilih Besi Kolom Dalam Bentuk Jadi 
 Membuat Perhitungan Kebutuhan Semen dan Pasir Memilih dan Menggunakan Keramik Corak 
 Langkah-langkah yang Harus Dipertimbangkan sebelum Melakukan Renovasi Rumah Menghias Kaca Dengan Teknik Grafir dan Air Brush 
 Aplikasi Atap Miring Rumah Villa di Bogor Jawa Barat Mengenal Struktur Konstruksi Rumah Kudus 
 Menyatukan Tampilan Kursi Bambu dan Teras Bali Arstiektur Rumah Badui yang Alami 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker