Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Agar Nat Menjadi Kuat dan Tahan Lama

Agar Nat Menjadi Kuat dan Tahan Lama

Ada satu hal yang sering dianggap remeh dan sepele ketika memasang keramik atau lantai ubin lainnya yaitu proses pengerjaan nat. Padahal kwalitas nat juga punya pengaruh yang cukup besar terhadap daya tahan lantai. Banyak terjadi kasus lepasnya satu ubin atau beberapa sekaligus gara-gara kwalitas pengerjaan nat yang kurang sempurna. Ini bisa terjadi karena nat tidak bisa melekat secara erat sehingga tidak bisa tahan lama.

Lalu bagaimanakah caranya agar nat menjadi kuat dan tahan lama? . Pertama adalah ukuran lebarnya. Banyak yang punya anggapan jika celah nat yang rapat atau sempit itu bagus. Hal ini tidak benar sama sekali. Yang paling bagus adalah nat minimal punya ukuran tebal sekitar tiga millimeter jika digunakan pada lantai dan lima millimeter pada dinding.

Jika terlalu sempit adonan nat tidak akan bisa masuk hingga ke dalam dan dasar lantai. Sehingga nat hanya menempel di bagian permukaannya saja. Oleh sebab itu daya tahannya menjadi tidak kuat sehingga lantai mudah terlepas. Namun jika ukurannya terlalu lebar juga tidak bagus karena bisa membuat proses pembersihan dan penghalusan sulit dilakukan.

Yang kedua yaitu masalah adonan. Proses pembuatannya atau pengadukannya harus dikerjakan dengan sempurna terutama sekali pada ukuran kekentalannya. Jika terlalu kental bisa membuat adonan nat tidak bisa masuk hingga ke dalam. Namun sebaliknya jika terlalu cair akan memberi efek berupa munculnya rongga atau celah nat tidak bisa terisi penuh karena ketika sudah kering bagian atasnya tidak bisa terisi. Keduanya bisa membuat nat jadi tidak kuat dan mudah rapuh.

Kemudian untuk adonannya, sebaiknya tidak menggunakan semen biasa karena jenis semen ini tidak bersifat anti air sehingga bisa menimbulkan lumut jika berada di tempat basah atau sering kena percikan air. Lebih bagus memakai tile grout yaitu semen khusus untuk mengisi nat serta grout additive untuk dipakai sebagai cairan tambahan. Tile grout ini dibuat dari pasir jenis silica dan portland serta bahan lainnya yang dibuat dengan teknik khusus. Kelebihan lainnya, apabila semen biasa hanya terdiri dari satu warna saja yaitu abu-abu, tapi untuk tile grout bisa memilih warna yang selaras dengan jenis warna lantainya.

Sebelum adonan dimasukan, celah nat harus dibersihkan lebih dulu. Kotoran yang sering masuk adalah kerikil kecil atau butiran pasir. Keluarkan benda ini dari celah menggunakan batang lidi atau kawat. Jika tidak dihilangkan benda seperti ini bisa menjadikan kwalitas nat jadi berkurang. Sebelum dimasuki adonan, celah nat tidak boleh ada kotoran apapun meskipun ukurannya hanya kecil saja.

Alat yang digunakan memasukan nat disarankan tidak memakai serok. Alat ini sifatnya keras dan kaku, dapat membuat adonan tidak bisa masuk ke dalam nat dengan maksimal. Alat paling baik untuk memasukan adonan nat adalah yang dibuat dari bahan karet. Jika di toko besi tida tersedia, bisa diganti dengan alat lain seperti sandal bekas atau ban atau alat lain yang bersifat elastik. Alat ini bisa membuat tekanan secara maksimal sehingga semua adonan bisa masuk hingga ke dalam celah.

Jika semua nat sudah terisi, maka pekerjaan berikutnya tinggal melakukan pembersihan. Jangan menunda pekerjaan ini hingga kering, karena adonan nat akan sulit dilepas meskipun permukaan lantainya bersifat licin. Kadangkala ketika melakukan pembersihan, secara tidak sengaja ada nat yang ikut terlepas. Lakukan penambalan lagi secepat mungkin agar adonan yang baru tetap dapat menyatu.

Sumber gambar : http://www.diynetwork.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Perbandingan Rumah Tumbuh Ke Atas dan Ke Samping Membedakan Manager Proyek Bangunan dan Leader 
 Menghilangkan Kerak di Kamar Mandi Mengapa Cat Baru Cepat Mengelupas?  
 Pencahayaan Buatan untuk Rumah Mungil Perbedaan Utama penggunaan Kayu Pada Rumah Minimalis dan Non Minimalis 
 Keuntungan dan Teknik Penggunaan Bambu Untuk Bangunan Rumah dan Interior Membuat Konsep Desain Rumah Susun 
 Mengapa Harga Tanah di Bali Melonjak Naik? Menjadikan Warna Kuning Sebagai Fokus Utama Tampilan Ruang 
 Arsitektur sebagai Profesi dan suatu Bidang Seni Mencari Arsitek Landscape/Lanskap di Bali? 
 Perbedaan dan Persamaan Rumah Tropis dan Minimalis Fungsi dan Cara Membuat Balkon Dalam Ruang 
 Teknik Aplikasi Desain Ombre Pada Interior Mengenal Jenis Retakan Pada Dinding dan Cara Mengatasinya 
 Perhatian Penting Sebelum Membangun Ruko Arsitektur Rumah Adat Suku Bidayuh 
 Nuansa Prestisius Rumah Villa di Sanur Bali Keindahan Desain Gedung DPR RI 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker