Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Memilih Cat Kusen Pintu dan Jendela

Memilih Cat Kusen Pintu dan Jendela

Pintu adalah komponen atau element yang punya fungsi utama sebagai akses masuk dan keluar bagi penghuni rumah. Bahan yang sering digunakan untuk membuatnya adalah kayu, meski saat ini sudah ada yang memilih dari bahan logam alumunium. Tidak berbeda dengan dinding, pintu yang pada umumnya terdiri dari kusen dan daun pintu juga harus diberi warna atau cat sehingga punya tampilan yang sempurna dan menarik. Hal yang sama juga berlaku terhadap komponen yang lain yaitu jendela.

Memilih cat kusen pintu dan jendela itu tidak boleh sembarangan. Sebab masing-masing jenis kayu yang digunakan punya karakter yang berbeda. Demikian pula dengan pewarnaannya, harus diselaraskan dengan warna dinding. Pada umumnya penggunaan warna ini menerapkan konsep muda atau lembut dan tua. Dan yang pasti, antara pintu dan jendela selalu menggunakan konsep pewarnaan yang sama. Jarang ditemui dua element ini diberi cat warna yang berbeda. Karena bahan yang digunakan serta desainnya juga selalu sama.

Misalnya jika bagian dinding menggunakan warna biru muda, agar bisa selaras maka pintunya diberi warna biru tua. Atau ada yang membuat kombinasi dinding biru, kemudian kusen diberi warna biru tua lalu bagian daun memakai warna biru muda, sementara kerangka daun pintu tetap menggunakan warna yang sama dengan kusen.

Selain itu masih ada lagi konsep yang lain, kusen diberi warna lain misalnya kuning, daun pintu menggunakan warna biru tua. Rumah yang menggunakan gaya minimalis dan modern, bagian kusennya sering ditutup dengan warna yang kontras seperti merah atau merah muda. Kombinasi warna dengan konsep seperti ini akan membuat arsitekur dan bentuk bangunan terlihat semakin menarik dan cantik.

Khusus untuk kusen dan daun yang terbuat dari kayu jati atau jenis lain yang tampilan seratnya punya tekstur menarik, lebih bagus jika tidak menggunakan cat warna tapi pelitur saja. Sehingga serat kayu tersebut bisa dijadikan penambah daya tarik bangunan karena bisa meciptkanan kesan yang lebih natural dan alami.

Cat untuk kusen dan daun pintu serta jendela ini sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Cat yang paling sering digunakan saat ini adalah cat minyak. Pemakaian cat jenis ini membuat permukaan kayu menjadi tertutup semua. Cara mengoleskannya adalah memakai kuas. Pilihan warnanya banyak sekali dan bisa diterapkan sesuai dengan yang telah dijelaskan di atas. Kelebihan dari cat ini adalah proses pengerjaannya tidak rumit dan membutuhkan waktu yang relatif singkat.

Selain itu masih ada cat warna dari jenis yang lain yaitu duco. Sama dengan cat minyak, pilihan warna dari cat jenis ini juga ada bermacam-macam. Yang membedakan yaitu cara pemakaiannya karena tidak menggunakan kuas lagi melainkan dengan cara disemprot. Dibanding dengan cat minyak hasilnya lebih bagus. Namun proses pengerjaannya juga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Seperti yang telah dikemukakan, kayu jati dan jenis lain yang punya tampilan serat menarik lebih cocok jika dipoles dengan pelitur. Tujuan dari penggunaan jenis cat ini memang untuk membuat tampilan serat bisa semakin menonjol dan memunculkan karakter alami yang lebih kuat. Jenis pelitur ini cocok untuk kusen pintu dan jendela serta daunnya yang ada di dalam ruang. Apabila element ini ada diluar ruang, sebaiknya tidak bisa terkena sinar matahari secara langsung.

Selain pelitur, masih ada melamik atau melamin yang juga bisa memunculkan keindahan serat pada kayu. Namun penggunaannya hanya bisa diaplikasikan pada pintu yang ada di dalam ruang saja. Adapun cara pemakaiannya adalah dengan disemprotkan. Bahan ini bisa meresap hingga masuk ke dalam serat.

Sedangkan PU atau poly uretan, juga punya sifat yang tidak berbeda dengan melamin, namun bahan ini tidak bisa meresap ke dalam serat dan hanya menutup bagian permukaan saja. Untuk pintu yang ada di luar atau eksterior, ada jenis khusus yang disediakan. Cara penggunaanya juga sama yaitu disemprot.

Sumber gambar : http://www.abeautifulmess.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Mempercantik Ruang Menggunakan Tampilan DNA dan Biometric Menghadirkan Nuansa Religi di Taman Bali 
 Bagaimana Cara Membuat Rumah Adem Tanpa Boros Listrik Teknik Memasang dan Merawat Teraso 
 Aneka Jenis Ornament Ukiran Rumah Banjar Tips Memadukan bambu dan Batu Alam untuk Membuat Taman 
 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat Air Mancur Taman Perbandingan Rumah di Komplek Perumahan dan Perkampungan 
 Jenis Kabel yang Sering Digunakan Untuk Bangunan Rumah Trik Menjual Rumah Tanpa Perantara 
 Tips Desain Rumah Bambu Mengatur Sistem Pencahayaan dan Interior Ruang Televisi 
 Kolam Cantik di Dunia Kelebihan Batu Bata Ringan dan Perbandingannya Dengan Batu Bata Biasa 
 Rumah Panggung Anti Gempa Dari Kayu Membuat Ventilasi Jendela Untuk Tabung Gas 
 Keindahan Menara Siger Lampung Gaya Desain Eklektik Untuk Rumah dan Ruang 
 Menggunakan Kayu Utuh atau Glondong Untuk Dinding Cara Membuat Hiasan Dinding dari Teralis Kayu dan Tanaman Hias 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker