Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Mengenal Jenis-jenis Wallpaper

Mengenal Jenis-jenis Wallpaper

Salah satu alternatinf yang bisa digunakan untuk mempercantik desain ruang atau interior adalah penggunaan lapisan penutup dinding yaitu wallpaper. Meski punya fungsi yang sama namun ada beberapa jenis wallpaper. Karena itu sebelum memakainya kita harus lebih dulu mengenal jenis-jenis wallpaper tersebut. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya salah pilih.

Yang pertama adalah jenis paper. Bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah kertas dan merupakan jenis wallpaper pertama yang ditemukan. Pemasangannya harus dikerjakan dengan ekstra hati-hati karena wallpaper jenis ini mudah robek. Wallpaper dari bahan ini biasanya lebih cepat kotor dan gampang rusak ketika dibersihkan.

Ruang yang paling cocok memakainya yaitu jenis ruang yang jarang digunakan untuk melakukan aktifitas pergerakan badan misalnya ruang tidur. Kelebihannya adalah punya tampilan yang lebih detail dan punya banyak variasi desain serta motif.

Yang kedua yaitu heavy duty paper. Pada abad XIX wallpaper jenis ini mulai dipakai dan disukai masyarakat namun dengan sebutan anaglypta dan lincrusta. Yang sampai sekarang masih dibuat dan diproduksi adalah anaglypta. Bentuknya lebih tebal dan punya lapisan dari linen pada bagian belakang. Bahan utama untuk membuatnya adalah katun dan bubur kayu yang dicampur menjadi satu.

Kelebihan dari wallpaper ini bisa dilengkapi dengan motif yang timbul atau emboss. Selain itu bila ada kotoran bisa dicuci secara langsung. Bahkan jika merasa bosan, dapat dicat kembali dan tidak perlu melakukan pergantian dengan yang baru.

Wallpaper yang dibuat dari bahan serat fiberglass kemudian dianyam dan ditenun lalu menjadi lembaran yang indah dinamakan dengan fiberglass weaves. Kelebihan utamanya terletak pada bahannya yang punya sifat tahan api. Jika terjadi bencana kebakaran resiko yang menimbulkan bahaya bisa diminimalkan.

Selain itu fiberglass weaves juga tidak mudah rusak, busuk atau terkena serangkan jamur meski kondisi ruang sering lembab. Dan yang lebih menguntungkan lagi, wallpaper ini bisa lebih tahan lama karena punya sifat yang tidak mudah robek. Cara membersihkannya juga mudah, tinggal dilap saja.

Sedangkan vinyl paper, merupakan jenis wallpaper yang saat ini paling digemari sekaligus sering digunakan. Salah satu alasan utamanya adalah karena bisa dipasang di berbagai tempat seperti ruang makan, tidur, ruang keluarga atau ruang tamu. Bahkan dapur sekalipun sangat cocok bila dindingnya ditutup dengan wallpaper jenis ini. selain tidak gampang rusak, vinyl paper juga bisa tahan terhadap serangan jamur dan lebih awet serta punya jangka waktu pemakaian yang lama.

Jenis wallpaper lainnya adalah textile paper. Sesusai dengan namanya, bahan yang dipakai untuk membuatnya adalah linen, katun, sutra atau sinstetik yang ditenun. Bahkan adapula tekstile paper yang terbuat dari serat alam atau goni. Kelebihannya antara lain adalah punya pilihan desain dan motif yang lebih banya dan warna-warna yang bervariasi. Tapi pemasangannya harus dilakukan oleh orang yang benar-benar sudah ahli. Bila menggunakan bahan yang halus, sebelum dipasang harus diberi alas khusus dari kertas.

Jenis wallpaper selanjutnya yaitu flock terdiri dari dua macam yaitu flocked on paper serta flock on textile. Keduanya dibuat dari bahan yang sama yaitu serat wol. Keistimewaannya terletak di bagian permukaannya yang halus dan punya tampilan seperti kain beludri. Karena itu wallpaper jenis ini lebih sering diaplikasikan pada ruang yang menggunakan gaya retro, kontemporer dan Victoria. Yang lebih istimewa lagi, nuansa beludru pada wallpaper tersebut dapat berubah warna sesuai dengan cahaya yang muncul dan darimana pandangan mata melihat.

Bagi yang suka dengan tampilan mengkilap atau glossy, wallpaper jenis foils bisa jadi pilihan yang paling cocok. Kesan mengkilap pada wallpaper jenis ini bisa muncul karena menggunakan bahan dari kertas timah atau foil yang dipasang pada bagian permukaan. Sayangnya pekerjaan pemasangan wallpaper jenis foil lebih sulit dilakukan karena bentuknya lebih tipis serta mudah sobek. Dinding yang digunakan untuk memasang sebaiknya punya permukaan yang lebih halus.

Jenis wallpaper yang terakhir adalah natural fiber. Bahan pembuatannya cukup menarik karena diambil langsung dari alam seperti serat bambu atau daun serta kelapa. Bagi yang tertarik dengan nuansa alami dan natural, wallpaper natural fiber merupakan pilihan yang sangat tepat.

Sumber gambar : http://www.hahoy.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Menempatkan AC Secara Baik dan Benar Mengatasi Dinding Rumah yang Merembes 
 Acuan Dan Hal Penting Dalam Mendesain Mini Bar di Rumah Gapura Tradisional Minang di Bukit Tinggi 
 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Renovasi Kamar Mandi Jenis-jenis Pondasi Serta Kelebihan dan Kekurangannya 
 Membuat Desain Kolam dan Teras Bali Agar Terlihat Serasi dan Menyatu Gedung Perpustakaan Paling Eksotis 
 Solusi Mengharumkan Ruangan dengan Bau Alami Jenis-jenis Taman Vertikal dan Cara Pembuatannya 
 Cara Sederhana Membuat Gantungan Korden Unik dari Batang Kayu Perbandingan Antara Meningkat dan Membesarkan Bangunan  
 Menciptakan Suasana Terang di Ruang Tamu Gaya Bali Desain Gapura Paling Manis di Dunia 
 Mengolah Ruang Keluarga Agar Lebih Fungsional dan Cantik Jenis Tanaman Untuk Menutup Tanah 
 Desain Arsitektur Kontemporer di Tepi Pantai Memilih dan Merawat Pompa Air 
 Teknik Memotong Ubin Lantai Mengenal Jineman, Rumah Kecil untuk Bersantai 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker