Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Desain Interior Toko Buku dan Perpustakaan

Desain Interior Toko Buku dan Perpustakaan

Toko buku dan perpustakaan, keduanya adalah ruang yang menyediakan aneka macam buku dan majalah serta berbagai media lain yang disediakan dengan tujuan untuk dijadikan sebagai sumber ilmu. Namun masing-masing punya tujuan yang berbeda. Toko buku lebih berorientasi kepada tujuan komersil yaitu menjual buku, sedang perpustakaan lebih menitikberatkan pada penyediaan buku dan data-data lain untuk dibaca dan dipinjam, bukan diperjual belikan.

Ada beberapa persamaan antara desain interior toko buku dan perpustakaan . Tapi pada sisi yang lain keduanya juga punya perbedaan. Persamaan tersebut antara lain adalah ruang tersebut selalu menyediakan rak ukuran besar untuk menaruh dan mendisplay buku-buku atau majalah yang disediakan untuk pembaca atau pembeli. Penataan rak dan lemari buku ini kadangkala bisa menciptakan lorong-lorong pada ruang.

konsep tata cahayanya lebih mementingkan pada fungsi penerangan. Keindahan menjadi tujuan yang nomor dua. Sistem tata cahaya tersebut diciptakan agar pengunjung yang datang merasa nyaman ketika melihat atau membaca buku yang disukainya. Oleh sebab itu pada umumnya toko buku selalu menggunakan lampu warna terang dan ditempatkan secara merata.

Sedangkan perbedaannya, toko buku biasanya punya ukuran yang lebih luas. Lalu buku-buku yang dijadikan hiasan atau pajangan utama selalu merupakan buku terbaru dan paling populer atau paling laris dan menjadi best seller. Ada kalanya pula di beberapa sudut ruang yang mudah terlihat oleh orang dan strategis, diberi baliho atau spanduk kecil dan lainnya yang isinya adalah iklan-iklan tentang buku-buku terbaru dan produk lain yang dijual oleh toko buku tersebut.

Hampir semua toko buku selalu menggunakan lampu yang warna sinarnya adalah putih. Hal ini akan memudahkan pengunjung dan calon pembeli untuk memilih buku yang disukainya. Jarang ada toko buku yang menggunakan lampu yang mengeluarkan sinar warna kuning apalagi yang lainnya, kecuali pada sudut-sudut tertentu untuk memunculkan kesan yang lebih indah. Namun tempat untuk meletakan dan mendisplay buku, tetap menggunakan putih.

Selain itu toko buku tidak menyediakan tempat khusus untuk membaca. Jika menyediakan maka dibuat secara menyatu dengan ruang display dan jumlah kursi serta mejanya sangat terbatas. Dan meja tersebut bukan merupakan meja baca, namun hanya sekedar untuk meletakan buku yang mau dipilih atau dibeli saja.

desain interior toko buku dan perpustakaanUntuk perpustakaan, biasanya punya ukuran yang tidak begitu besar. Ada beberapa perpustakaan yang ukuran ruangnya lebih besar, namun jika dibandingkan dengan toko buku yang standarnya sama tetap lebih besar toko buku. Selain itu buku yang dijadikan sebagai hiasan dan pajangan belum tentu merupakan buku yang paling laris apalagi best seller. Pengelola perpustakaan justru lebih suka memilih buku atau majalah yang punya nilai kelebihan tertentu dan punya pengaruh yang cukup besar bagi kehidupan sosial di suatu komunitas masyarakat.

Selain memakai lampu warna putih, perpustakaan yang baik juga memakai lampu yang sinarnya punya warna kuning, terutama untuk ruang baca. Karena lampu kuning lebih nyaman dan sehat untuk melakukan kegiatan membaca. Sedangkan ruang display serta tempat untuk meletakan rak koleksi buku, tetap menggunakan lampu warna putih.

Perpustakaan juga selalu menyediakan tempat khusus atau ruang baca dengan ukuran yang lebih besar. Sehingga selain dapat meminjam, pengunjung yang datang juga bisa membaca buku atau majalah yang disukainya di tempat tersebut dengan nyaman. Bahkan ada perpustakaan yang juga menyediakan sistem penyimpanan data secara digital melalui komputer yang disediakan di ruang baca tersebut.

Selain lebih nyaman, meja dan kursi untuk membaca yang disediakan juga lebih banyak serta ditata secara berjejer. Bahkan untuk perpustakaan pribadi, ruang baca itu bisa dibuat senyaman mungkin. Misalnya kursi yang dipakai untuk membaca dibuat dengan desain khusus yang bisa membuat pembaca merasa lebih santai.

Sumber gambar : http://www.saintseraphimbookstore.com,http://architures.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Desain Arsitektur Kontemporer di Tepi Pantai Menjadikan Rumah Hunian Sebagai Rumah Penginapan 
 Konsep Desain Furniture Minimalis Aplikasi Cat Dekoratif Pada Rumah 
 Tips Membuat Desain Ruang Tidur Bernuansa Afrika Kelebihan dan Teknik Memilih Furniture Multifungsi 
 Ide Menarik Membuat Tangga Dengan Bentuk Seperti Kerangka Tulang Cara Membuat Desain Tugu dan Tips Menata Landscapenya 
 Renovasi Hotel , Upaya Efektif Meningkatkan Nilai Jual Kamar Gapura Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung 
 Menata Ruang Tidur Bernuansa Etnik Kelebihan Batu Bata Ringan dan Perbandingannya Dengan Batu Bata Biasa 
 Rumah Lollipop Desain Pergola Alami di Taman Bali  
 Membuat Jalan Beton dan Pebandingannya dengan Jalan Aspal Gedung Universitas Pendidikan Indonesia yang Megah 
 Mengenal Arti dan Tanda Kode Wallpaper Dinding Gedung Kantor Unik di Jakarta 
 Fungsi dan Cara Memilih Vanities Asta Kosala Kosali sebagai Acuan Dalam Arsitektur Tradisional Bali 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker