Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Perbedaan Model Lampu Outdoor dan Indor

Perbedaan Model Lampu Outdoor dan Indor

Baik diletakan di luar ruang atau outdoor atau di dalam ruang atau indoor, pemasangan lampu selalu punya tujuan utama yang sama yaitu untuk mendapatkan penerangan dari engergi listrik. Sedangkan tujuan yang lain adalah untuk menciptakan kesan yang lebih indah dan menarik pada tempat tertentu. Karena itu lampu juga dibuat dengan desain serta gaya tertentu dengan tujuan agar bisa mencapai dua tujuan tersebut sekaligus.

Meski demikian karena ada di ruang yang tidak sama maka terdapat beberapa perbedan model lampu outdoor dan indoor. Misalnya saja, lampu yang dipakai pada luar ruang selalu memakai bahan dari logam tahan karat untuk media pemasangannya. Karena media ini selalu mendapat sinar matahari secara langsung atau air hujan yang turun. Sehingga pemakain bahan dari logam ini bertujuan agar bisa lebih awet dan tahan lama.

Model lampu untuk luar ruang juga selalu dilengkapi dengan pelingdung atau kup. Baik itu lampu dinding atau lampu berdiri. Jarang ada lampu outdor yang menggunakan model gantung atau duduk. Desain dan bentuknya ada bermacam-macam tergantung di mana lampu tersebut ditempatkan. Untuk lampu taman, biasanya menggunakan desain yang indah dan punya ukuran yang lebih pendek. Sehingga tampilannya bisa terlihat jelas dan detail.

Sedangkan lampu yang ada di pinggir jalan, selalu menggunakan ukuran yang lebih tinggi dan jangkung sekitar sepuluh hingga duapuluh meter. Dan karena harus punya jangkauan sinar yang lebih jauh, maka daya listrik yang dipakai juga lebih besar. Lampu ini diletakan secara berderet dengan jarak tertentu.

Lampu jenis sorot atau tembak juga sering dipakai. Fungsinya adalah untuk menonjolkan suatu obyek seperti patung, bangunan yang lebih tinggi terutama pada bagian dinding serta atap atau untuk menciptakan kesan yang lebih dramatis pada taman maupun obyek lainnya. Bahkan ada lampu sorot yang digunakan untuk memunculkan suatu bentuk visual tertentu. Untuk tujuan ini jenis lampu yang dipakai terdiri dari beberapa jenis warna sekaligus.

perbedaan model lampu outdoor dan indorSedang lampu yang dipakai di dalam ruang atau indoor, ukuran besar dan jumlahnya disesuaikan luas ruang tersebut. Jenisnya ada bermacam-macam yaitu lampu gantung, lampu berdiri, lampu dinding dan lampu duduk. Dan yang pasti lampu dalam ruang selalu menggunakan ukuran yang lebih kecil. Lampu ini ada yang diberi hiasan penutup atau kup namun ada lampu yang dipasang secara polos saja tanpa diberi kelengkapan yang lain.

Jika menggunakan lampu gantung, biasanya lampu ini dipilih menjadi daya tarik utama pada konsep pencahyaan. Maka desainnya dibuat seindah mungkin. Untuk ruang yang ukurannya besar, biasanya memakai lampu gantung utama ditambah dengan lampu gantung tambahan yang jumlahnya ada beberapa. Kemudian lampu jenis lainnya tinggal menyesuaikan dan punya ukuran yang lebih kecil. Daya listrik yang dibutuhkan juga tidak begitu besar jika dibandingkan dengan lampu luar ruang.

Beberapa ruang juga ada yang menggunakan lampur sorot untuk memunculkan kesan yang lebih indah dan dramatis. Lampu ini cahanyanya diarahkan pada obyek tertentuk misalnya hiasan lukis pada dinding, hiasan patung maupun aksesoris ruang lainnya. Lampu sorot dalam ruang biasanya tidak menggunakan beberapa jenis warna sekaligus kecuali untuk tujuan yang lebih spesifik misalnya pada pameran atau eksebisi dan lain-lain.

Selain itu ada beberapa jenis lampu yang dipasang secara tersembunyi misalnya pada dinding plafon yang berlapis dan diletakan pada celah antara dua lapisan. Sinar lampu yang keluar bisa menjadikan tampilan plafon dan ruang bisa terlihat makin indah. Teknik pencahayaan seperti ini biasanya menggunakan jenis lampu yang warna sinarnya berbeda dengan warna dinding.

Sumber gambar  : http://www.homenit.com,http://www.mytiffanylighting.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Cara Mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) Teknik Memilih Wastafel Rumah 
 Beberapa Pertanyaan Penting Sebelum Memilih Arsitek Bagian-bagian dan Fungsi Tower Crane 
 Mengenal Jenis-jenis Engsel Mengenal Aneka Jenis Beton Bertulang 
  Membangun Resort ‘Ala’ Maldives di Indonesia, Mungkinkah? Merawat Kayu Menurut Jenisnya 
 Memilih Lukisan dan Benda Seni Lain Untuk Hiasan Interior Membuat Paper Crete (Beton Kertas) 
 Nuansa Kolonial di Rumah Bali Membuat Desain Wardrobe 
 Gazebo Bertingkat Gaya Bali yang Eksotis Teknik Melakukan Pembongkaran Rumah 
 Pemanfaatan Material Bangunan sebagai Penahan Radiasi Panas Matahari Membuat Jendela Gantung 
 Memanfaatkan Lahan yang Sempit sebagai Tempat Usaha Perbedaan Utama penggunaan Kayu Pada Rumah Minimalis dan Non Minimalis 
 Tips Mengatur Pencahayaan Lampu Rumah Mau Membangun Rumah di Bali, Anda butuh Arsitek atau Kontraktor? 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker