Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Aplikasi Kain Gorden Pada Ruang Klasik dan Modern

Aplikasi Kain Gorden Pada Ruang Klasik dan Modern

Kain gorden yang yang biasanya digunakan untuk menutup bagian dalam dari jendela atau pintu punya peranan yang cukup penting untuk menciptakan nuansa yang lebih indah di suatu ruang. Karena itu element ini juga perlu dibuat dengan desain yang istimewa, menyesuaikan dengan tema atau konsep desain ruang yang ingin di aplikasikan.

Antara ruang yang menggunakan gaya klasik dan modern, punya sistem dan konsep desain yang agak jauh berbeda. Meski demikian masing-masing aplikasi kain gorden pada ruang klasik dan modern ini juga punya beberapa persamaan. Beberapa persamaan tersebut antara lain yaitu keduanya sering menggunakan kain yang terdiri dari dua lapis.

Untuk gorden yang pertama yang ada di luar atau depan selalu menggunakan kain lebih tebal dan memakai warna-warna tertentu. Sedangkan kain yang ada di belakang atau dalam, menggunakan kain yang lebih tipis dan biasanya berwarna putih dan bersifat agak transparan. Namun ada pula yang menggunakan warna senada tapi tetap saja bersifat lebih terang.

Jika jendela atau pintunya punya ukuran yang lebih panjang atau lebar kain gorden ini terdiri dari dua bagian kiri dan kanan. Jika dalam kondisi terbuka, kain tebal yang ada di bagian depan jika disingkap akan membentuk suatu bidang dengan tampilan seperti bangunan rumah yang atapnya memakai bentuk segitiga.

Persamaan yang lain, tali atau alat yang dipakai untuk mengikat kain gorden yang ada di depan lebih sering dibuat dari bahan yang sama dan berbentuk seperti selempang kecil yang panjang. Untuk warnanya ada yang sama dan ada yang berbeda namun tetap senada. Misalnya merah dan merah mudah, hijau tua dan hijau muda dan seterusnya.

aplikasi kain gorden pada ruang klasik dan modernAdapun perbedaannya antara lain yaitu, pada ruang yang menggunakan gaya klasik selalu punya konsep desain yang lebih lengkap. Selain menggunakan kain yang terdiri dari dua lapis, pada bagian atas juga diberi ornament berupa tumpukan atau susunan kain yang menggunakan bentuk lengkung ke bawah dan berombak. Kadangkala susunan kain ini diberi hiasan lagi berupa kain renda atau semacam gombyok.

Adapun jenis warna yang paling sering digunakan adalah warna yang punya sifatnya lebih gelap. Misalnya merah tua, yang dipadu dengan merah muda, hijau tua dikombinasi hijau muda atau coklat dipadu coklat muda. Sedangkan untuk hiasan rendanya, juga sering menggunakan warna yang agak kontras misalnya kain gorden merah tua diberi hiasan renda atau gombyok warna kuning dan sebagainya.

Untuk gorden pada ruang yang menggunakan gaya modern, punya tampilan dan konsep desain yang lebih sederhana. Ada gorden yang pada bagian atasnya tidak diberi hiasan atau ornament lagi. Jika menggunakan ornament tampilannya tidak menggunakan tumpukan kain yang berlipat-lipat seperti gorden gaya klasik. Jadi hanya terdiri dari lembaran kain biasa saja. Bentuknya ada yang lurus dan ada yang melengkung pada bagian bawahnya.

Jenis warna yang diaplikasikan biasanya punya sifat yang lebih cerah misalnya kuning terang, krem, coklat muda dan sebagainya. Adakalanya kain ini juga menggunakan motif-motif yang bernuansa modern. Agar terlihat lebih indah dan segar, kain motif ini dikombinasi dengan kain polos namun menggunakan warna yang senada atau kontras dan dipasang pada bagiana atas.

Penggunaan hiasan kain renda atau gombyok jarang diaplikasikan pada gorden bergaya modern. Namun jika tetap menggunakan jenis warna yang diaplikasikan tetap selaras, tidak menggunakan warna-warna yang kontras. Selain itu gorden gaya modern juga lebih sering memunculkan kesan yang lebih cerah. Sedangkan gorden klasik, lebih sering memunculkan kesan yang anggun.

Sumber gambar : http://curtainss.com,http://bedroom-a.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Konsep Arsitektur Masjid Raya Batam Tips Hemat Membuat Lampu Gantung  
 Unik dan Cantik Rumah Kayu di Bali Desain Interior Ruang Garuda Istana Bogor 
 Mendesain Dapur Bergaya Country Teknik Pembuatan Septik Tank 
 Desain Atap Bertingkat Rumah Villa Gaya Bali Menelusuri Perkembangan jenis dan Bentuk Ragam Hias Bali 
 Membuat Desain Dapur Terbuka (Open Kitchen) Memilih dan Merawat Pompa Air 
 Ide dan Cara Membuat Wastafel Unik dari Kayu Dulu Kayu sebagai Kayu Bakar, Kini Kayu Memewahkan Sebuah Bangunan 
 Membuat Kursi Dari Tempat Duduk Sepeda Ide Menarik Membuat Pot Kincir Angin 
 Perbedaan Penggunaan Kaca Pada Bangunan Kuno dan Modern Hiasan Patung Wayang Raksasa di Kolam Renang 
 Kelebihan dan Cara Menggunakan Lantai Papan Semen Keuntungan Investasi Villa di Bali 
 Membuat Dinding Dari Roster Jenis-jenis Gypsum dan Cara Memilihnya 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker