Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Desain Gapura Indah di Ponorogo

Desain Gapura Indah di Ponorogo

Salah satu bentuk kesenian tradisional di Indonesia yang namanya sudah mendunia adalah reog. Seni ini hingga sekarang masih banyak dimainkan, terutama di daerah yang menjadi asal muasal reog yaitu kota Ponorogo yang berada di bagian ujung Selatan dan Barat Provinsi Jawa Timur, berbatasan langsung dengan Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah.

Untuk meneguhkan diri sebagai pusat perkembangan kesenian reog, pemerintah daerah setempat telah membuat gapura besar yang ditempatkan pada lokasi-loksai yang merupakan pintu masuk atau akses menuju kota ini. Salah satu bentuk gapura tersebut bisa disaksikan dalam gambar.

Desain gapura indah di Ponorogo ini memang punya tampilan yang sangat istimewa, dan tidak bisa di jumpai di tempat atau daerah lain. Sesuai dengan trade marknya sebagai kota reog, gapura yang dibuat juga menggunakan konsep yang menampilkan kesenian yang lebih sering dimainkan oleh banyak orang tersebut.

Dinding gapura yang ada di sebelah kiri dan kanan jalan, punya daya tarik utama berupa patung seorang pemain reog yang sedang menarikan tarian reog. Penari tersebut berdiri dan tangannya memegang reog. Dalam bentuk yang asli, reog yang sering disebut dengan nama dadak merak ini dibuat dari bahan utama bulu burung merak yang diambil pada bagian ekornya. Bulu ekor ini disusun sedemikian rupa sehingga punya bentuk seperti kipas raksasa.

Bagian bawah yang ada di tengah lalu diberi sebuah topeng berbentuk kepala harimau loreng. Di dalam topeng harimau inilah penari memasukan kepalanya, kemudian tangannya memagang dan menggerak-gerakan dadak merak sehingga menghasilkan suatu performance atau pertunjukan yang cukup tegang, namun punya muatan seni yang tinggi.

Di belakang patung penari reog ini ada beberapa patung lain yang merupakan wujud dari para pengiring penari reog tersebut. Di tempat tersebu ada penabuh gamelan dan penari lain yang usia mereka masih kecil. Penari kecil yang sering membawa mainan kuda dari anyaman bambu ini sering disebut gemblak. Mereka berjalan secara beriringan, menjadikan tampilan gapura tampak makin memanjang dan besar.

Gapura ini juga dilengkapi dengan dinding kecil yang melintang di tengah jalan. Meski punya ukuran yang tipis dan tidak terlalu besar, namun tampilan dinding fasad yang bentuknya seperti pita ini juga punya tampilan yang sangat eksentrik. Element ini diberi hiasan lukisan berupa gambar burung merak. Jumlahnya ada dua dengan posisi saling berhadapan.

Bagian ekor yang panjang di buat menjuntai hingga berada pada bagian pinggir kiri dan kanan. Di tengah ukiran motif burung merak ini ada tulisan "PONOROGO" dan diberi warna merah dan putih. Yang membedakan tampilan dinding berbentuk pita ini dengan gapura yang lain adalah, ukuran lengkungnya tidak terlalu ke atas, namun agak datar. Jadi tulisan "PONOROGO" tersebut juga menjadi lurus.

Dinding utama gapura yang berada di sebelah kiri dan kanan, sebagai mana biasa dibuat dengan tampilan yang sama atau kembar. Warna dominan yang digunakan adalah hijau muda dan putih. Bagian bawah yang ada di tengah, diberi hiasan ornament berupa miniatur gapura dan diberi atap joglo pada bagian atasnya. Sepertinya gapura ini dibuat dalam gaya Majapahit dan diberi warna abu-abu.

Di atas ornament berbentuk gapura joglo ini terdapat gambar simbol pemerintah daerah. Aplikasi warna hijau muda dipakai untuk membuat motif-motif yang berada di sebelah gambar simbol itu. Sedangkan warna putih agak kemerahan, dipakai sebagai warna dasar dan diberi tambahan garis-garis seperti nat pada susunan batu bata pada dinding.

Secara umum desain gapura ini sangat bagus, karena mampu menunjukan identitas khusus yang dimiliki oleh kota ini.

Sumber gambar : http://obloreogofeastjava.blogspot.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Teknik Pembuatan dan Penempatan Jendela yang Baik Rumah Cantik dan Manis 
 Cara Mengurus Sertifikat Tanah Wakaf Tips Cara Menata Ruang Tamu yang Kecil 
 Hal Penting Dalam Perancangan Sanitasi Rumah Keindahan Desain Menara Masjid di Samarinda 
 Arsitektur Rumah Adat Suku Bidayuh Bagaimana Menyiapkan Hunian Sehat? 
 Tips Bagaimana Membuat Teras Yang Nyaman Bangunan Berbentuk Susunan Buku 
 Desain Rumah Minimalis yang Alami Membuat Jalan Beton dan Pebandingannya dengan Jalan Aspal 
 Aneka Masalah Teknik Pengerjaan Proyek Bangunan Membuat Hiasan Dinding Dari Pita Kaset Bekas 
 Solusi Rumah Tumbuh di Lahan Terbatas Cara Memilih Rumah Hunian yang Bebas dari Ancaman Banjir 
 Rumah Tropis Bergaya Eksotis Raja Ampat - Papua, Prospek Eco-Tourism Masa Depan 
 Vertical Garden Solusi Arsitektur Modern Aplikasi Desain Minimalis Rumah pada Arsitektur Bali 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker