Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Gapura Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung

Gapura Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung

Taman Nasional Bantimurung atau lebih sering dikenal dengan singkatan TN Babul berada di Kabupaten Pangkajene Kepulauan atau Pangkep dan Kabupaten Maros yang merupakan bagian dari Provinsi Sulawesi Selatan dan menggunakan lahan yang luasnya lebih dari 43 ribu hektar. Pada tahun 2004 lalu, taman ini ditetapkan menjadi kawasan untuk konservasi dan dikelola oleh suatu badan yang dinamakan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Di dalam taman ini terdapat koleksi karst atau staglanit yang bisa dijumpai di dalam goa dengan tampilan yang sangat indah. Selain kedua koleksi tersebut, ada yang lebih istimewa lagi yang ada di dalam taman ini. Yaitu koleksi binatang kupu-kupu yang sangat lengkap dan terdiri dari aneka jenis yang berlainan. Karena punya jumlah koleksi kupu-kupu yang sangat banyak, taman yang juga menjadi salah satu obyek wisata andalan ini juga mendapat julukan sebagai The Kingdom Of Butterfly atau kerajaan kupu-kupu.

Untuk meneguhkan dan menguatkan julukan tersebut, pihak pengelola taman membuat gapura taman yang dibuat dengan konsep desain yang menyerupai binatang kupu-kupu ketika sedang mengembangkan kedua sayapnya. Gapura kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung itu berada di depan jalan yang merupakan akses untuk masui ke dalam taman.

Bentuk kupu-kupu yang sangat besar ini aplikasi menjadi fasad dinding yang ada di tengah jalan dengan posisi melintang, sehingga bisa terlihat dengan jelas. Pengunjung taman yang datang, pertama kali sebelum masuk akan mendapat suguhan element dengan tampilan yang sangat menarik ini.

Gapura yang ada di samping dan kiri jalan, menggunakan konstruksi dari tulang besi dan dinding batu bata. Dan selain berfungsi sebagai penanda pintu masuk, gapura ini juga digunakan sebagai tempat untuk membuat bangunan kecil dimana di dalamnya ada ruang untuk mengisi buku tamu atau membeli tiket bagi wisatawan.

Dua bangunan kembar ini terdiri dari dua tingkat dengan atap yang berbentuk segitiga atau pelana kuda. Ruang yang ada di lantai atas punya ukuran yang lebih kecil daripada ruang yang ada di lantai bawah. Pintu yang menjadi akses masuk ke dalam ruang punya bentuk yang cukup unik, membentuk trapezium terbalik pada bagian atasnya. Kedua sisi yang ada di pinggir diberi semacam teralis yang menjadikan tampilan pintu terlihat makin indah.

Element utama, yaitu dinding fasad yang berbentuk kupu-kupu punya ukuran yang sangat besar. Dominasi warna yang digunakan adalah hitam, dipadu dengan warna biru terang. Kombinasi dua warna ini menghasilkan nuansa yang sangat kontras

Konstruksi dan kerangka untuk membuat fasad kupu-kupu ini semuanya menggunakan tulang besi yang disusun dari arah samping dan bawah, lalu tersentral pada bagian tengah. Jadi antara susunan besi yang ada di kiri dan kanan, punya konsep penataan yang sama.

Tiang penyangga utama berada di bagian samping dalam bangunan gapura, memakai ukuran yang cukup besar. Tiang ini punya bentuk yang lurus keatas, namun ketika sampai pada bagian atap gapura jadi melengkung ke tengah. Selain punya fungsi sebagai penahan beban, tiang ini juga menjadi media untuk menempatkan tulang besi yang lain yang ukurannya lebih kecil. Selain menempel pada tiang penyangga utama, beberapa tulang besi yang lain menggunakan sandaran atap gapura.

Kemudian untuk membuat sayap dan tubuh kupu-kupu, menggunakan logam yang berbentuk lembaran besar dan terdiri dari beberapa bagian. Pembagian untuk bertujuan untuk memudahkan dalam pemasangan pada kerangka atau konstruksi. Jadi lembaran logam ini dipasang satu per satu, tidak langsung dalam bentuk yang utuh sekaligus. Baru setelah itu diberi warna dan hiasan atau ornament yang lain.

Sumber gambar : http://unikboss.blogspot.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Aplikasi Kaca Pada Bangunan Perbedaan dan Persamaan Furniture Gaya Victoria dan Klasik 
 Perbedaan Teknik Penggunaan Kuas dan Rol Untuk Mengecat Dinding Relief Bali Nan Cantik di Taman Asri 
 Mengenal Sejarah Penggunaan Beton Bertulang Desain Pergola Alami di Taman Bali  
 Rumah Sehat Dengan Mengidentifikasi Sumber Pencemaran Jenis-Jenis Marmer dan Granit untuk Pelengkap Rumah serta Cara Perawatannya 
 Taman Cantik di Lahan Miring Gunakan Interior Designer, Furniture Toko belum tentu Cocok untuk Ruang Anda ! 
 Arsitektur Perpustakaan Unik di Riau Ide Menarik Membuat Lemari dari Tonk Sampah 
 Menata dan Mendesain Foyer Konsep Konstruksi Rumah Kayu dan Bambu 
 Perlu Arsitek Bertangan Dingin Untuk Investasi Resort Anda di Raja Ampat Memilih dan Meletakan Lampu Tidur 
 Nuansa Etnik Bali pada Ruang Makan Terbuka Pertimbangan Memilih Tempat Tidur yang Sehat dan Nyaman 
 Tips Rancangan Rumah Terbuka Rumah Bergaya Natural Dengan Bentuk Menjulang Pada Bagian Depan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker