Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Rumah Gerobak Pelukis Affandi

Rumah Gerobak Pelukis Affandi

Nama Affandi terkenal sebagai seniman lukis yang hebat. Ketenarannya tidak hanya dalam lingkup nasional saja, namun hingga manca negara. Banyak orang yang suka dan mau memberi penghargaan yang tinggi pada karya-karyanya. Karya seni tersebut kebanyakan berupa lukisan dengan obyek yang bermacam-macam.

Yang lebih istimewa lagi, kemampuan Affandi tidak hanya terbatas membuat hasil karya lukisan saja. Beliau juga mampu membuat karya seni yang lain. Misalnya merubah gerobak sapi yang biasanya digunakan oleh petani untuk mengangkut hasil panen menjadi ruang rumah yang kecil namun terlihat sangat indah dan punya nilai seni yang tidak kalah tinggi.

Meski sudah meninggal puluhan tahun yang lalu, namun peninggalan rumah gerobak pelukis Affandi ini masih bisa kita saksikan bersama. Karya seni yang sebenarnya bersifat portable ini diletakan pada halaman museum pribadi yang ada di kota Yogyakarta.

Seperti yang terlihat pada gambar, bagian depan yang dipakai untuk menempatkan sapi dibuang bagian penariknya. Lalu tempat yang dipakai untuk sais yaitu orang yang memberi perintah pada sapi agar mau berjalan dipotong habis. Sebagai gantinya, tempat yang berada di bagian depan ini diberi dinding dari kayu lengkap dengan pintu dan jendelanya.

Daun pintu yang dipasang hanya menutup separo pintu yang ada di bawah saja. Yang ada di atas dibiarkan tetap terbuka tanpa halangan apapun. Hal yang sama juga dilakukan pada jendela yang ada di sebelah kanan serta dinding lain yang berada di bagian samping hingga belakang. Bahkan dinding yang ada di samping ini justru lebih terbuka karena bagian atasnya tidak diberi penutup dinding sama sekali.

Kayu yang dipakai untuk membuat dinding ini juga menggunakan jenis yang kualitasnya sangat bagus dan diambil dari pohon yang sudah tua. Hal ini bisa terlihat dari warna serat yang muncul, yaitu coklat tua dan agak kehitaman. Kayu ini sengaja tidak diberi warna sama sekali termasuk pelitur, dengan tujuan untuk menciptakan karakater yang lebih natural.

Untuk naik dan masuk ke dalam ruang gerobak, di bagian bawah atau depan pintu diberi tangga yang juga menggunakan bahan kayu. Jenis kayu ini sama dengan kayu yang digunakan untuk membuat kontruksi yang diletakan pada bagaian bawah yang juga berfungsi sekaligus sebagai element untuk membuat lantai.

Atapnya juga punya tampilan yang menarik, berbentuk segitiga yang agak datar. Ukuran atap ini dibuat lebih panjang, terutama pada bagian yang ada di depan. Jika ada orang yang duduk atau bersantai di tangga atau depan pintu, tidak akan terkena sengatan sinar matahari atau basah oleh air hujan yang turun.

Di tempat ini juga dilengkapi dengan lampu neon dan lampu penerangan yang lain. Jadi pada waktu malam hari, rumah gerobak ini juga tetap bisa dipakai. Lalu bagian tepi dari atap ini diberi ornament papan kayu yang dibentuk seperti susunan gerigi yang lancip.

Ruang yang ada di dalam, bagian atasnya diberi plafon polos warna putih. Pemilihan warna ini menjadikan tampilan interior tampak lebih terang dan cerah. Selain itu warna putih juga mampu mengurangki dominasi warna coklat yang muncul dari dinding kayu serta element yang lain.

Tidak berbeda dengan gerobak sapi tradisional yang lain, di sebelah dinding yang ada di samping juga diberi semacam pelindung atau sayap dari bambu yang diberi paduan warna hijau, kuning, hitam dan merah.

Roda yang punya ukuran cukup besar diletakan di bagian samping tengah. Penggunaan roda ini sebenarnya merupakan hal yang tidak biasa, karena gerobak sapi lebih sering menggunakan roda yang diameternya lebih kecil namun agak gemuk. Roda kayu dengan ukuran yang besar biasanya dipakai untuk kereta kuda atau dokar.
Namun tampilan roda ini justru menjadikan rumah gerobak tersebut terlihat lebih kokoh dan kuat serta gagah.

Sumber gambar : http://citraciprutworld.wordpress.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Atap Kerucut Pada Rumah Adat Wae Rebo NTT Arsitektur Rumah Etnik Natural 
 Taman Cantik di Lahan Miring Penggunaan Batu Susun untuk Bangunan Rumah 
 Arsitektur Gedung DPRD Kalimantan Timur yang Indah Teknik Pembuatan Konstruksi dan Pembagian Ruang Rumah Adat Lobo di Ternate 
 Ruang Terbuka di atas Bukit di Bali Membuat Desain Meja Bergaya Jewelry 
 Tips Desain Rumah Bambu Pengertian Mezzanine dan Teknik Membuatnya 
 Apa Perbedaan Rumah dengan Konsep Modern dan Post Modern Arsitektur ? Membuat Konstruksi dan Desain Plafon 
 Meredam Kebisingan Untuk di Rumah Pinggir Jalan Aneka Jenis Beton Fiber Untuk Bangunan 
 Beberapa Pertanyaan Penting Sebelum Memilih Arsitek Jenis Pencahayaan Ruang Interior 
 Arsitektur Perpustakaan Unik di Riau Investasi di Bali, Membeli Tanah atau Mengontrak Tanah? 
 Ide Menarik Membuat Atap tanpa Genteng Penggunaan Kayu Pada Rumah Modern 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker