Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Fasad Indah Keraton Yogyakarta

Fasad Indah Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta adalah komplek bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal raja atau Sultan yang berkuasa di kota ini. Keraton ini sendiri mulai berdiri pada tahun 1775. Dan sebagai tempat tinggal seorang raja beserta permaisuri dan keluarga, tentu bangunan yang ada di dalam komplek ini punya tampilan yang lebih istimewa dibanding dengan rumah lain yang berada di luar tembok keraton.

Salah satu bagian dari bangunan keraton yang bisa terlihat dari luar dan punya tampilan yang sangat menarik adalah pintu utama yang menjadi akses untuk masuk ke dalam komplek istana. Pintu utama atau gerbang ini diberi hiasan dengan ornament yang sangat indah dan diaplikasikan pada dinding atau fasad yang berada di bagian atas dari tiang penyangga bangunan.

Tampilan penuh dari fasad indah Keraton Yogyakarta ini bisa dilihat dalam gambar. Fasad ini menyatu dengan tiang atau pilar penyangga bangunan yang berada di samping kiri dan kanan. Masing-masing sisi punya dua pilar dengan ukuran yang sama. Jadi jumlah keseluruhannya ada empat.

Pilar ini bentuknya bundar dan terbuat dari cor beton dan diberi ornament berupa hiasan profil yang dibuat pada bagian bawah, tengah dan atas. Dua hiasan profil yang berada di bawah dan tengah punya tampilan yang sama dan diberi warna hijau serta kuning emas. Pada bagian atas dan bawah hiasan profil ini terdapat ornament lain berupa susunan segitiga kecil yang diberi warna hijau.

Sedangkan hiasan yang ada di bagian atas juga diberi hiasan profil namun dengan bentuk yang tidak melingkar, melainkan seperti hiasan profil yang sering digunakan pada pilar yang memakai gaya Eropa. Sementara itu diantara profil yang ada di bawah, tengah dan atas terdapat garis-garis vertikal warna hijau yang menjadikan pilar ini terlihat lebih tinggi dari ukuran sebenarnya.

Selanjutnya masing-masing pilar yang ada di kiri dan kanan ini disatukan oleh dinding fasad yang punya bentuk persegi panjang. Di tengah fasad kecil ini ada hiasan semacam relief dan membentuk motif bunga yang sedang mekar, lengkap dengan kelopak dan daunnya.

Di bagian tengah dari susunan pilar inilah terdapat fasad dengan ukuran yang besar serta mampu menjadi pusat pandangan utama atau point of view pada semua element yang berada di tempat ini. secara garis besar, fasad utama ini terdiri dari tiga bagian. Fasad yang ada di bawah tidak ada ornament yang mencolok kecuali suatu tulisan yang menggunakan huruf Jawa.

Untuk bagian yang ada di tengah, juga punya bentuk yang memanjang dan dilengkapi dengan ornament relief berupa hiasan bunga dan daun serta sulur-sulur tapi punya tampilan agak gemuk. Lalu bagian yang ada diatas, punya tampilan yang paling besar sekaligus istimewa.

Fasad yang ada di atas ini membentuk bidang segitiga, namun bagian sisi yang berada di kiri dan kanan terpotong. Pada sisi ini terdapat hiasan relief bergambar dua kepala raksasa yang sedang membuka mulutnya. Kepala raksasa ini pada bagian atasnya diberi hiasan seperti bulu-bulu dan diberi warna kuning emas. Sementara bagian yang lain diberi warna hijau, merah dan putih.

Bagian yang ada ditengah, digunakan sebagai tempat untuk membuat relief lain yang berbentuk simbol atau logo kerajaan. Logo yang punya sayap seperti burung garuda ini menggunakan dua warna yaitu kuning emas dan merah. Bagian atas logo terdapat mahkota raja yang merupakan simbol dari kekuasaan.

Di bawah gambar logo kerajaan, terdapat hiasan lain yang berupa daun-daun yang berjajar dan membuat bentuk setengah lingkaran yang mengelilingi logo tersebut. Secara keseluruhan, desain fasad ini bisa dibilang sangat unik, karena mampu memadukan gaya Eropa dan tardisional Jawa dengan tampilan yang sangat indah dan sempurna.

Sumber gambar : http://gabrielleagatha.blogspot.com

 
Artikel Lainnya :
 Tips Membeli Tanah dan Rumah Warisan Agar Proyek Bangunan Bisa Tepat Waktu 
 Ukiran Suku Asmat yang Eksotis Hadirkan Suasana Pantai di Rumah 
 Atap Susun dari Rumput di Teras Rumah Bali Jenis Pintu Kamar Mandi 
 Mengenal Jenis-jenis Plafon Teknik dan Cara Mempercantik Tampilan Dinding dengan Kayu Bakar 
 Arsitektur Balaikota Paling Jelita Agar Partisi Tidak Menimbulkan Kesan Sempit 
 Aneka Masalah Teknik Pengerjaan Proyek Bangunan Keuntungan dan Cara Menggunakan Kusen Alumunium 
 Membuat Green Wall Sendiri Untuk Rumah Becak dan Rangkaian Bunga Untuk Memperindah Tampilan Ruang 
 Mengenal Elemen Ruang Makan Ide dan Cara Membuat Taman Kecil di Tempat Tidur 
 Pondasi Rumah Unik di Taman Mekarsari Bogor Cara Menggunakan Kayu Gelondong untuk Membuat Hiasan 
 Benarkah Profesi Arsitek Belum di Apresiasi di Indonesia? Tips Mengatasi Ruangan yang Lembab pada Rumah Anda 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker