Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Rumah Dome Yogyakarta

Rumah Dome Yogyakarta

Yang dimaksud dengan rumah dome adalah suatu bangunan yang dipakai sebagai tempat untuk hunian. Salah satu ciri utama yang terlihat sangat mencolok dari bangunan ini adalah punya tampilan dan bentuk yang bulat atau setengah lingkaran. Jadi konsepnya tidak jauh berbeda dengan bangunan rumah yang menjadi tempat tinggal Suku Eksimo di daerah kutub Utara.

Namun ada pula yang mengatakan jika komplek bangunan yang menerapkan desain seperti konsep rumah dome, jika dilihat dari jarak yang agak jauh akan seperti telung itik atau ayam yang jatuh dan berceceran di tanah.

Selain itu ada pula yang berpendapat jika rumah dome punya tampilan seperti rumah telletubies, yaitu suatu film boneka anak-anak yang beberapa waktu lalu sempat popular di Indonesia. Penyebutan ini memang bukan merupakan suatu hal yang aneh, karena bentuk bangunan rumah dome ini memang seperti kubah yang besar dimana antara element atap dan dinding menjadi satu kesatuan yang utuh, tidak terpisah sama sekali.

Di daerah yang tidak begitu jauh dari kota Yogyakarta, juga terdapat komplek bangunan rumah dome. Komplek Rumah dome di Yogyakarta ini berada di desa Nglepen, Sumberharjo yang termasuk bagian dari Kabupaten Sleman. Lokasi desa ini sendiri juga tidak terlalu jauh dari komplek Candi Prambaban yang sangat terkenal itu.

Karena punya bentuk yang melengkung dan antara dinding serta atap menjadi element yang menyatu, bangunan rumah dome seperti ini bisa punya daya tahan yang lebih kuat ketika terjadi goncangan pada tanah atau bencana gempa. Selain itu, ketika ada angin yang berhembus dengan kencang, bangunan juga tidak mudah roboh dan tersapu angin. Bahkan terpaan angin yang punya angka kecepatan hingga 450 kilometer per jam pun belum bisa menggoyangkan bangunan ini.

Hal ini memang bukan merupakan suatu hal yang aneh, karena ide pembuatan komplek rumah dome ini didasari oleh terjadinya peristiwa bencana alam gempa bumi yang terjadi di wilayah ini beberapa waktu yang lalu. Ketika itu banyak bangunan yang rusak dan roboh, sehingga muncul suatu konsep untuk membuat bangunan yang tahan gempa dan kuat menghadapi terpaan angin yang kencang.

Masing-masing rumah dome yang ada di kota Yogyakarta ini punya dua lantai. Luas bangunan yang digunakan adalah tigapuluh delapan meter persegi. Lantai pertama yang berada di bawah terbagi menjadi ruang tidur, ruang makan dan ruang tamu. Meski ukuran ruangnya tidak begitu besar, namun pembagian dan penggunaan lantai ini bisa dilakukan secara maksimal. Kemudian untuk lantai yang kedua, difungsikan sebagai ruang keluarga.

Pintu yang menjadi akses masuk dan keluar rumah jumlahnya ada dua dan terletak di bagian belakang serta depan. Khusus untuk pintu yang ada di depan, bagian atasnya dilengkapi dengan atap teritis. Fungsi dari atap ini adalah untuk melindungi agar sinar matahari yang masuk tidak memunculkan hawa yang terlalu panas dan silau pada mata. Selain itu dengan adanya atap teritis, jika hujan sedang turun, air yang jatuh tidak akan bisa masuk ke dalam ruang.

Sedangkan untuk jendela, setiap bangunan punya empat buah. Jendela yang ada di bagian depan posisnya berdampingan dengan pintu. Letaknya berada di sebelah kiri dan kanan. Selain itu untuk menciptakan sistem sirkulasi yang lebih baik sekaligus membuat konsep pencahayaan alami yang maksimal, bagian atas dari rumah dome ini juga diberi ventilasi.

Hampir semua bagian bangunan menggunakan warna yang sama, yaitu putih. Agar bisa terlihat lebih sejuk, warna putih ini dikombinasi dengan warna coklat yang diaplikasikan pada pintu dan jendela yang menggunakan bahan dari kayu. Biru juga dipakai untuk memberi warna pada atap teritis yang dibuat di atas pintu.

Sumber gambar : http://menatapsenja.files.wordpress.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Jenis Struktur Basement Kelebihan dan Cara Memilih Batako yang Baik 
 Kelebihan dan Cara Pemasangan Lantai Keramik Jenis Pintu Kamar Mandi 
 Membuat Perabot Furniture Bergaya Tas Bagasi Pencahayaan Buatan untuk Rumah Mungil 
 Mengenal Elemen Ruang Makan Menghilangkan Suara Gaung dan Gema di Ruang 
 Arti, Fungsi dan Cara Memilih Slipcovers Berburu Tanah Murah di Bali, Untuk Investasi Masa Depan 
 Mengenal Lebih Jauh Arsitektur Jengki Gazebo Bali dan Jenis-jenis Gazebo 
 Konsep Arsitektur Masjid Raya Batam Memilih Tirai Sesuai Bentuk Jendela 
 Batu Ekspos sebagai Focal Point Ruang Makan Fungsi dan Cara Membuat Jalan Setapak Taman 
 Teknik Membuat dan Menentukan Desain Fasad pada Rumah Teras Terbuka di Atas Bukit 
 Jenis Pekerja Bangunan dan Sistem Upahnya Gedung Kuning Khas Riau 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker