Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Aplikasi Atap Miring Rumah Villa di Bogor Jawa Barat

Aplikasi Atap Miring Rumah Villa di Bogor Jawa Barat

Atap miring yang hanya terdiri dari satu bidang saja atau atap tunggal selama ini agak jarang diaplikasikan baik pada bangunan publik atau rumah hunian. Selama ini yang sering dilakukan adalah membuat atap yang terdiri dari dua bidang atau lebih dan diposisikan pada samping kiri dan kanan atau depan belakang.

Padahal jika mau membuat atau mengaplikasikannya, atap tunggal atau miring ini juga mampu menghasilkan tampilan desain yang tidak kalah menariknya dengan model atap yang lain. Yang paling penting adalah kita harus dapat membuat konsep yang baik dan perhitungan yang matang. Contohnya adalah aplikasi atap miring rumah villa di Bogor Jawa Barat seperti yang terlihat pada gambar.

Salah satu kelebihan utama penggunaan atap miring adalah, ketika hujan turun air bisa langsung meluncur ke bawah dengan lancar dan lebih cepat. Sehingga resiko terjadinya kebocoran atau air masuk ke dalam ruang bisa dikurangi dengan maksimal. Hal ini dikarenakan air tidak akan bisa menimbulkan genangan sama sekali.

Adapaun masalah yang sering timbul ketika membuat atap tunggal yang miring adalah, bagian depan bisa menjadi terlalu tinggi, sementara bagian yang ada di belakang menjadi terlalu pendek. Selain membuat tampilan rumah menjadi kurang sempurna, penataan ruang yang ada di bagian dalam juga sering menimbulkan masalah tersendiri. Karena ruang yang ada di bagian belakang punya ukuran ketinggian yang lebih pendek. Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa metode yang bisa dilakukan.

Untuk tampilan luar, cara yang bisa ditempuh adalah atap miring tersebut diposisikan pada arah yang menyamping, tidak ke depan dan belakang. Jadi bagian muka bangunan atau rumah juga berada di samping. Agar tidak terlihat polos dan kosong, bagian yang digunakan untuk memang pintu bisa diberi tambahan teras yang dilengkapi dengan atap pelana kuda atau segitiga. Hal ini bisa menjadikan desain bangunan terlihat lebih artistik dan tidak kaku.

Bagi yang suka dengan nuansa alami, tiang penyangga atap teras bisa dibuat dari kayu. Dan lebih sempurna lagi jika kayu tersebut masih dalam bentuk yang utuh atau gelondongan. Nuansa yang makin artistik bisa muncul jika pada bagian kayu tersebut masih terdapat potongan cabang atau ranting pohon yang tidak dihaluskan dan dibiarkan tetap menonjol sekitar satu hingga dua senti meter.

Kemudian untuk pintunya, bisa dilengkapi dengan jendela yang dipasang di sebelah kanan dan kiri pintu. Karena ruang teras ini punya ukuran yang agak pendek dibanding dengan atap utama yang miring, maka jendela tersebut dibuat dengan ukuran yang lebih ramping namun panjangnya tidak jauh berbeda dengan pintu. Hal ini bisa menjadikan tampilan teras tersebut menjadi terlihat lebih tinggi.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk menjadikan tampilan teras menjadi lebih tinggi adalah garis dinding yang berada diantara pintu dan jendela bisa diberi warna yang lebih mencolok. Misalnya jika bagian dinding lain menggunakan warna putih, garis dinding tersebut bisa diberi warna yang kontras namun tetap terang yaitu kuning. Garis kuning yang vertikal tersebut bisa membuat teras tersebut tidak tampak begitu pendek.

Untuk penataan ruangnya, terutama yang berada di bagian belakang juga harus bisa menerapkan teknik tertentu. Karena punya ukuran yang lebih pendek, sebaiknya ruang yang berada di tempat tersebut dipakai sebagai tempat yang jarang difungsikan untuk melakukan suatu kegiatan yang membutuhkan banyak gerakan badan.

Fungsi yang paling bagus dan cocok untuk ruang pendek ini adalah sebagai tempat penyimpanan barang atau gudang. Atau bisa juga untuk meletakan lemari yang dibuat secara khusus, dimana pada bagian atasnya juga dibuat miring mengikuti garis atap yang ada di atas. Sehingga ruang itu tertutup oleh lemari dan ruang yang ada di depannya menjadi lebih tinggi.

Sumber gambar : http://wr-bingung.blogspot.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Arsitektur Jembatan Paling Panjang di Dunia Pengertian Mezzanine dan Teknik Membuatnya 
 Perbandingan Sumur Bor Mesin dan Manual Mengenal Jenis-jenis Engsel 
 Paduan Antara Arsitektur Minimalis dan Kontemporer Menempatkan AC Secara Baik dan Benar 
 Gapura Tradisional Minang di Bukit Tinggi Desain Gapura Paling Manis di Dunia 
 Pertimbangan Memilih Tempat Tidur yang Sehat dan Nyaman Memilih Bahan dan Membuat Desain Ukiran Dekoratif Dinding 
 Landscape Hotel yang Indah di Palembang Interior Paling Eksentrik Sedunia 
 Membuat Desain Gazebo Bali yang Asri dan Alami Eksplorasi Bambu Untuk Rumah Modern 
 Memilih dan Merawat Genset Rumah Sentuhan Seni Interior Etnik Bali 
 Cara membuat Dipan Portable Dari Kayu dan Rotan Mengenal Jenis-jenis Water Heater 
 Memilih dan Meletakan Lampu Tidur Tips Membangun Rumah Kost Murah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker