Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Mengenal Jineman, Rumah Kecil untuk Bersantai

Mengenal Jineman, Rumah Kecil untuk Bersantai

Jineman adalah suatu bangunan kecil yang dibiasanya diletakan di sekitar halaman depan rumah. Pada jaman dulu, bangunan ini biasanya dipakai sebagai tempat untuk menyimpan aneka jenis hasil panen seperti padi, kopi, dan lain-lain.

Daerah yang paling sering menggunakan Jineman adalah kota Tuban di Jawa Timur. Meski daerah lain juga punya bangunan dengan konsep yang sama, tapi biasanya punya sebutan nama yang berbeda. Selain itu jineman juga punya fungsi yang lebih istimewa selain untuk menyimpan hasil pertanian atau perkebunan.

Seiring dengan perkembangan jaman yang terus maju, jineman sekarang tidak hanya sekedar untuk menyimpan hasil panen saja, namun juga difungsikan untuk urusan yang lain. Misalnya untuk membuat mushola atau tempat ibadah, ruang bermain anak-anak, tempat untuk istirahat, ruang tidur dan sebagainya.

Selain punya ukuran yang kecil dan hanya terdiri dari satu ruang saja, jineman punya ciri utama yang lain. Proses pembuatannya selalu berada di atas permukaan tanah, dengan konsep seperti rumah panggung namun punya ukuran tiang penyangga yang lebih pendek, yaitu hanya sekitar setengah hingga satu meter saja. Meski begitu, untuk aksesnya tetap menggunakan tangga yang terdiri dari beberapa trap saja.

Perbedaannya dengan gazebo, jineman selalu menerapkan konsep ruang tertutup sedang gazebo menerapkan konsep yang semi terbuka. Jadi jineman ini juga selalu dilengkapi dengan pintu dan jendela meski menggunakan ukuran yang tidak begitu besar, sesuai dengan ukuran bangunan. Bahkan adakalanya jineman ini juga dilengkapi dengan teras yang fungsinya untuk istirahat bagi tukang pikul hasil panen setelah memasukan berbagai komoditas ke dalam ruang tersebut.

Dan karena bisa dijadikan sebagi simbol status sosial di masyarakat, bangunan kecil ini juga dilengkapi dengan ornament atau hiasan berupa ukiran atau menggunakan desain yang lebih menarik. Jadi konsep tampilannya tidak berbeda jauh dengan rumah hunian biasa, kecuali hanya ukuran luasnya saja hanya beberapa meter persegi. Bahan yang digunakan juga memakai kayu jati pilihan yang kualitasnya nomor satu.

Ciri lainnya yaitu jineman selalu dibuat menggunakan bahan dari kayu yang diaplikasikan pada semua bagian rumah. Sedangkan untuk atapnya, menggunakan atap genteng dari tanah liat biasa. Berbeda dengan gazebo yang bahannya bisa tidak selalu menggunakan bahan dari kayu dan bisa memadukan beberapa jenis bahan sekaligus.

Dan meski berada di halaman depan, jineman selalu dibuat dengan posisi menghadap kearah samping. Sejak jaman dulu tidak pernah ada jineman yang posisinya menghadap ke depan, membelakangi bangunan utama atau dengan posisi yang saling berhadapan. Jika bagian muka tidak menghadap ke kiri, pasti menghadap kearah kanan karena jineman selalu berada di bagian samping atau pinggir.

Dan yang lebih istimewa lagi, jineman ini biasanya juga dibuat dengan konsep knock down sehingga bisa dibongkar dan digunakan lagi sesuai dengan kebutuhan. Jika mau memindahnya juga dapat dilakukan dengan mudah kecuali pada bagian gentengnya.

Setelah tidak digunakan sebagai tempat untuk menyimpan hasil panen atau hasil pertanian, bagian dalam jineman oleh pemiliknya sering dilengkapi dengan perabot yang lain. Karena pada jaman dulu meski punya fungsi yang sederhana namun bagian dalam atau interior ini juga ditata dengan konsep seperti rumah tinggal biasa. Jadi ketika dalam kondisi yang kosong, bangunan ini bisa difungsikan dengan tujuan yang lain.

Jadi tidak mengherankan jika sekarang ini jineman, rumah kecil untuk bersantai juga selalu dilengkapi dengan sistem penerangan yang cukup, jendela untuk sirkulasi udara yang baik dan seterusnya. Meski jika dibanding dengan gazebo masih kalah populer, namun jineman ini mulai dilirih oleh banyak orang untuk dijadikan sebagai media mempercantik tampilan rumah secara keseluruhan, terutama bangunan rumah yang menggunakan gaya tradisional.

Sumber gambar : http://www.flickr.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Perbedaan Interior Kantor Yahoo dan Google Tips Memilih Furniture dan Asesoris Rumah 
 Kelebihan Rotan Sintetis dan Cara Memilihnya Trik Membuat Taman di dalam Ruang 
 Butuh Kontraktor Landscape/Lanskap untuk Villa atau Hotel Anda? Mengenal Arsitektur Tradisional Rumah Jawa 
 Membuat Taman Mini di Celah-celah Susunan Paving Blok Mengenal tentang Psikologi Rumah 
 Menggunakan Teras Secara Maksimal Agar Partisi Tidak Menimbulkan Kesan Sempit 
 Tips Cara Hemat Dalam Merenovasi Rumah Keuntungan dan Cara Membuat Plafon dari Potongan Kayu 
 Rumah Minimalis di Atas Batu Tips dan Cara Menata Kamar Tidur untuk Anak 
 Rumah Nyaman Tidak Harus Mahal Keuntungan dan Cara Membuat dan Memasang Lantai Kayu Bundar 
 Penggunaan Kayu Dengan Konsep yang Sama pada Rumah dan Pagar Desain Teras Bali yang Segar dan Alami 
 Menghadirkan Kesan Luas Pada Ruang Dengan Cat Teknik Mempercantik Rumah Kontrakan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker