Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Tips dan Cara Membuat Lantai dari Papan Kayu yang Masih Utuh

Tips dan Cara Membuat Lantai dari Papan Kayu yang Masih Utuh

Lantai kayu memang selalu memunculkan nuansa yang istimewa pada suatu ruang. Apalagi jika kayu yang dipakai punya tampilan serat yang jelas sehingga nilai seni dan keindahan dari kayu tersebut terlihat semakin nyata dan punya karakter yang lebih kuat. Tapi sayangnya, keindahan yang muncul dari tampilan serat kayu tersebut bisa menjadi berkurang karena adanya suatu hal. Yaitu kayu tersebut terpotong sebab menggunakan ukuran standar baku yang telah ditentukan produsen atau pabrik pembuatnya.

Jadi serat kayu yang muncul tidak bisa terlihat utuh, namun harus berpadu dengan serat dari kayu lain. Meski menggunakan jenis yang sama, namun serat tersebut tampak tidak menyatu bahkan bisa merusak tampilan lantai ruang secara keseluruhan. Untuk mengatasi masalah ini diperlukan metode lain dengan tujuan agar tampilan serat bisa terlihat utuh dan tidak terpisah-pisah serta dapat menyatu secara lebih sempurna.

Metode yang bisa diterapkan untuk mencapai beberapa tujuan tersebut yaitu menggunakan papan kayu yang masih utuh, tidak terpotong-potong seperti lantai kayu bikinan pabrik yang berbentuk persegi panjang seperti yang selama ini sering kita lihat. Maka selain bisa mendapat ukuran kayu yang panjang, tampilan seratnya juga tidak terpotong-potong. Dan tampilan serat ini tidak hanya terdiri dari satu saja, namun beberapa sekaligus dengan wujud yang tidak berbeda. Contoh lantai kayu yang sudah jadi ini bisa dilihat dalam gambar.

Adapun tips dan cara membuat lantai dari papan kayu yang masih utuh tersebut, memang agak rumit dibanding dengan membuat lantai kayu yang bentuknya sudah jadi dan menggunakan ukuran yang seragam. Namun bukan berarti kita tidak bisa mengerjakannya sendiri meski tetap harus meminta bantuan tukang kayu, terutama yang sudah ahli.

Agar serat kayu tersebut selalu punya bentuk yang sama baik tampilan, warna, maupun wujud dari kayunya sendiri, harus menggunakan kayu gelondong yang besar dan panjang. Apalagi jika ukuran ruangnya juga lebih besar dan luas, usahakan bisa mendapat kayu gelondong yang ukuran panjangnya sama.

Selain itu jika jumlah kayu yang dibutuhkan banyak, harus menggunakan kayu yang jenisnya sama. Dan bukan itu saja. Kayu tersebut juga harus berasal dari pohon yang umurnya juga sama dan ditebang dalam waktu yang sama pula. Jika ada perbedaan sedikit saja, tampilan dan warna kayu terutama pada seratnya bisa memunculkan nuansa yang aga berbeda sehingga karakter menyatunya bisa berkurang.

Kemudian jika terpaksa harus menggunakan sambungan pada bagian atas dan bawah, usahakan memilih tampilan serat yang bisa menyambung meski tidak begitu sempurna. Seperti yang bisa dilihat dalam gambar, meski menggunakan beberapa sambungan, tapi perbedaan seratnya tidak begitu terlihat secara nyata.

Bagian paling sulit dalam pekerjaan ini adalah membuat sistem pengunciannya. Konsepnya juga sama dengan ketika kita membuat kayu untuk lantai yang lain. Kesulitan tersebut muncul dari bentuk kayu yang tidak lurus, namun terdapat beberapa lengkungan yang tidak teratur di bagian pinggirnya. Jika kayu dipotong menjadi lurus, tentu hasilnya tidak begitu bagus sebab garis-garis yang muncul terlihat kurang alami dan nilai seni serta keindahan seratnya menjadi berkurang.

Karena tidak bisa menggunakan mesin, maka sistem penguncian tersebut harus dikerjakan secara manual. Bagian yang perlu mendapat perhitungan dengan cermat dan akurat adalah ketika kita membuat cerukan untuk memasukan sistem kunci dan penyatuan dengan kayu lain, harus selalu menggunakan ukuran dan bentuk lengkungan yang sama. Jika ada kekeliruan sedikit saja, lantai kayu tidak bisa dipasang dengan sempurna.

Namun jika pekerjaan ini bisa dilakukan dan diselesaikan dengan baik, maka hasilnya juga bisa menghadirkan suatu keunikan dan keindahan tersendiri dan nilai seni yang sangat tinggi. selamat mencoba dan mempraktekan.

Sumber gambar : http://momoge.com

 

 

 

 
Artikel Lainnya :
 Mempercantik Tampilan Ruang Dengan Pixel Arti dan Fungsi Penting Void 
 Mendesain Ruang Untuk Membaca dan Perpustakaan Arti, Fungsi dan Cara Memilih Slipcovers 
 Cara Membuat dan Tips Membuat Desain Taman sekolah Keuntungan dan Cara Membuat Taman dari Kursi Bekas 
 Rumah Bali Bernuansa Tempo dulu Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Membeli Rumah 
 Agar Sudut Dinding Bisa Presisi dan Rapi Ide Menarik Membuat Tangga Dengan Bentuk Seperti Kerangka Tulang  
 Memilih Tukang Untuk Renovasi Rumah Metode Perhitungan Kebutuhan Cat Dinding 
 Menata Ruang yang Tidak Menggunakan Plafon Kelebihan dan Cara Memilih Furniture Dari Logam 
 Alasan untuk Melakukan Renovasi Atap Susun dari Rumput di Teras Rumah Bali 
 Keuntungan dan Tips Menghias Jendela dengan Tanaman Hias Mengenal Jenis Batu Bata dan Cara Memilihnya 
 Teknik Mendesain Pilar Pengertian dan Cara Membuat Taman Tematik 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker