Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Ide Menarik Membuat Hiasan Lampu Gantung dari Tali

Ide Menarik Membuat Hiasan Lampu Gantung dari Tali

Pasti masih ingat, ketika masih sekolah dulu sering ikut kegiatan Pramuka. Dalam kegiatan ini kita mendapat pelajaran tentang cara membuat berbagai macam simpul tali yang masing-masing punya kegunaan dan fungsi berbeda. Atau ada diantara kita yang suka dan punya hobi membuat rajutan. Seni merajut ini biasanya diaplikasikan untuk membuat baju hangat, kerudung kepala, atau aneka barang kerajinan yang lain.

Dua jenis kegiatan ini tentu menjadi hal yang menyenangkan. Apalagi jika mengetahui bahwa teknik membuat berbagai macam simpul tali dan aneka jenis teknik rajutan juga bisa digunakan untuk membuat barang hiasan lain dengan tampilan yang sangat indah dan menarik yaitu hiasan lampu gantung. Contoh hasil pekerjaan ini bisa dilihat dalam gambar.

Ide menarik membuat hiasan lampu gantung dari tali
yang bentuknya memanjang ke bawah seperti ini tentu sangat mudah dilakukan oleh mereka yang sudah punya keahlian membuat barang dari simpul tali atau rajutan. Namun bukan berarti mereka yang belum punya kepintaran tidak mampu membuatnya. Karena bahan yang digunakan adalah tali yang ukurannya agak besar sehingga lebih mudah untuk ditata dan dibuat simpul-simpul tertentu yang membentuk hiasan lampu gantung.

Caranya kita tinggal menyiakan tali yang ukurannya agak besar dengan diameter sekitar tiga atau lima millimeter, disesuaikan dengan ukuran dan panjang hiasan lampu gantung yang mau dibuat. Kemudian untuk warnanya, juga bisa disesuaikan dengan keinginan. Jika contoh dalam gambar hanya menggunakan satu warna saja yaitu merah, jika suka kita bisa membuat dua atau lebih paduan warna yang berbeda-beda.

Namun selain harus bisa tampil serasi, pemilihan warna yang saling berbeda-beda ini harus bisa mempertimbangkan warna dan efek sinar dari lampu yang digunakan. Jadi jangan asal memilih warna yang disukai saja. Kedua hal tersebut harus diperhatikan dengan baik agar tampilan lampu hias yang dibuat dari tali ini bisa terlihat indah dan elegant.

Kemudian untuk jenis talinya, bisa memakai tali dari bahan plastik, nilon atau katun. Masing-masing punya sifat sendiri-sendiri. Untuk tali plastik, punya tampilan yang lebih kaku. Jenis tali ini lebih cocok dipakai untuk membuat hiasan lampu gantung yang ukurannya lebih besar dan panjang. Tapi yang perlu mendapat perhatian, tali dari plastik ini juga punya sifat yang licin. Jadi kadangkala ketika dibuat simpul sering mengalami pergerseran. Maka pola ikatan yang dibuat harus benar-benar kuat dan kencang.

Sedangkan untuk tali nilon, punya tampilan yang agak lemas, jadi lebih cocok untuk membuat ukuran yang lebih kecil dan pendek. Hal yang sama juga berlaku pada tali dari katun. Karena kedua jenis tali ini jika dibuat dengan ukuran yang lebih panjang dan besar tampilannya tidak bisa mengembang tapi langsung jatuh kebawah, sehingga nilai keindahannya kurang sempurna. Tapi jika lebih tertarik memakai dan memilih bahan ini, bisa diakali dengan cara menggunakan kawat kecil yang digunakan sebagai kerangka. Jadi bentuknya bisa mekar dan mengembang.

Kemudian untuk jenis rajutan atau tali simpulnya juga bisa dibuat dengan jenis yang berbeda, sesuai dengan keinginan dan keahlian yang dimiliki. Jadi tidak harus persis seperti yang tampak pada gambar. Demikian pula bentuk dan ukurannya. Bahkan jika tertarik, bisa membuat lebih dari satu kemudian ditata dan disusun seperti lampu gantung yang jumlahnya tidak hanya terdiri dari satu saja.

Hanya ketika ingin membuat tali simpul dan rajutan dalam bentuk yang lain, usahakan sedapat mungkin susunannya tidak terlalu rapat agar sinar yang muncul dari lampu tetap bisa keluar dan terpancar. Selamat mencoba.

Sumber gambar : http://momoge.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Tips Menata Pencahayaan Buatan untuk Rumah Tinggal Maksimalisasi Cahaya Rumah Split Level 
 Fungsi Kolam Pantul dan Teknik Aplikasinya Ide Menarik Membuat dinding Bangunan dari Pintu 
 Mengenal Makna Desain Rustic dan Konsepnya Membuat Desain Dapur Terbuka (Open Kitchen) 
 Mengenal Sejarah Arsitektur Belanda di Indonesia Seluk-Beluk Kontrak Kerja dengan Arsitek atau Kontraktor 
 Aturan Ijin Mendirikan Bangunan Di Bali Kenapa Harus Membuat Gambar Kerja pada Pembangunan Rumah? 
 Desain Fasad Bangunan Bernilai Seni Konsep Arsitektur Masjid Raya Batam 
 Gazebo Bali dan Jenis-jenis Gazebo Menjadikan Rumah Hunian Sebagai Rumah Penginapan 
 Jenis Alat Berat Pembuat Bangunan Menghadirkan Kesan Megah Pada Rumah Villa Bergaya Bali 
 Mengenal Pengertian Floating Houses Nuansa Bali yang Elegan di Kamar Tidur 
 Pengertian Arsitektur Gaya Neoklasik Gedung Perpustakaan Paling Eksotis 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker