Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Keuntungan dan Tips Menghias Jendela dengan Tanaman Hias

Keuntungan dan Tips Menghias Jendela dengan Tanaman Hias

Jika kita melakukan pengamatan secara seksama, hampir semua jendela yang ada di rumah selalu dibiarkan polos atau tampil begitu saja, tanpa ada tambahan ornament atau hiasan sama sekali. Meski menggunakan hiasanpun hanya berupa teralis atau kain korden yang diletakan di dalam ruang dan menjadi hiasan interior.

Sementara untuk bagian luar atau eksterior, lebih sering dibiarkan polos tanpa ornament sama sekali. Walau diberi ornament, bentuk yang paling sering diaplikasikan adalah profil dari bahan gypsum yang dipasang atau diletakan di sekeliling jendela tersebut. Meski terlihat lebih indah, namun ornament gypum ini modelnya sangat terbatas dan kurang variatif sehingga lebih sering memunculkan kesan yang monoton dan membosankan.

Karena itu dibutuhkan ornament lain dengan tujuan agar jendela tersebut tampak lebih cantik dan indah, terutama jika dilihat dari luar. Salah satunya adalah menggunakan tanaman hias yang contohnya bisa dilihat dalam gambar. Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat jika kita mau menggunakan konsep penggunaan tanaman hias ini pada jendela rumah.

Yang paling utama tentu saja tampilan jendela terlihat lebih indah dan sedap dipandang mata. Selain itu tanaman hias juga mampu memunculkan kesan yang lebih segar dan cerah namun tetap sejuk. Terlebih lagi jika tanaman hias yang digunakan bisa memunculkan bunga mekar yang bentuk dan warnanya sangat mencolok dan kontras dengan warna dinding maupun warna kusen dan daun pintu jendela.

Agar bisa tampil dan memunculkan nuansa indah secara maksimal, ada beberapa tips menghias jendela dengan tanaman hias yang perlu diperhatikan. Media atau tempat yang dipakai untuk menempatkan tanaman hias ini bisa dibuat dengan dua konsep.

Yang pertama dibuat dari bahan semen dan pasir. Agar bisa punya daya tahan yang lebih kuat, sebelum dibuat media ini harus diberi kerangka dan konstruksi dari tulang besi. Susunannya disesuaikan dengan pola atau desain yang mau dibikin. Setelah itu kerangka ini ditutup dengan adonan semen dan pasir. Jadi prosesnya tidak begitu jauh berbeda dengan membuat dinding atau element bangunan lain yang sejenis.

Yang tidak boleh dilupakan adalah, bagian bawah dari media untuk meletakan tanaman ini harus diberi lubang untuk saluran pembuangan air siraman. Lubang ini bisa dibuat dengan konsep seperti pot, sehingga air bisa langsung jatuh ke bawah. Namun jika di bawah jendela ini terdapat lantai, agar tidak kotor lubang ini bisa diberi selang atau pipa yang diletakan pada bagian pinggir dan ditanam pada dinding seperti pipa peralon yang digunakan untuk mengalirkan air hujan.

Kemudian untuk konsep yang kedua, bahan yang digunakan bisa berupa kayu atau logam. Hanya saja tanaman yang digunakan tidak ditempatkan secara langsung, namun dimasukan ke dalam pot lebih dahulu. Agar pot tersebut tidak terlihat dari luar, maka susunan besi atau logam itu harus disusun secara penuh, tidak seperti pagar yang memunculkan rongga atau lubang.

Hal lain yang juga perlu mendapat perhatikan adalah sistem buka tutup jendela tersebut. Jika dalam kondisi terbuka daun jendela berada di luar, maka posisi media tanaman ini harus agak ke bawah sehingga tanaman yang digunakan untuk menghias tidak akan menjadi halangan ketika jendela mau dibuka.

Sebaliknya jika daun jendela berada di dalam, media tanam bisa dibuat sejajar dengan kusen jendela pada bagian bawah atau agak ke atas sedikit. Jadi tanaman ini nantinya juga bisa dilihat dari dalam ruang.

Lalu untuk tanaman hias yang digunakan, sebaiknya memilih dari jenis tanaman yang ukurannya tidak begitu tinggi sehingga udara dan sinar matahari tetap bisa masuk tanpa ada halangan. Selain itu tanaman yang terlalu tinggi justru akan membuat tampilan jendela menjadi kurang artistik. Bahkan keindahan hiasan ini bisa berkurang nilai seninya.

Sumber gambar : http://www.windowbox.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Menggunakan Gypsum Untuk Mempercantik Tampilan Ruang Apa Perbedaan Rumah dengan Konsep Modern dan Post Modern Arsitektur ? 
 Ide Menarik Membuat Pot Kincir Angin Keuntungan dan Cara Membuat dan Memasang Lantai Kayu Bundar 
 Memilih dan Memasang Klosed Pot Kaca yang Elegan untuk Penghias Living Room 
 Ruang Terbuka di atas Bukit di Bali Perbedaan Desain Gaya Eropa dan Klasik 
 Memaksimalkan Fungsi Sosial Pada Ruang Tips Memilih Furniture dan Asesoris Rumah 
 Jenis-jenis IMB dan Cara mengurusnya Menciptakan Batu Kawat Untuk Hiasan Eksterior 
 Perkembangan Konsep Vernakular dalam Mendesain Resort Kolam Cantik Dilengkapi Saung untuk Bersantai 
 Faktor Penentu Keawetan dan Kualitas Dinding Bangunan Membuat Kolam Tanpa Tepi 
 Prospek Membangun Rumah Kost Di Bali Ide Menarik Membuat Desain Atap Lengkung 
 Fungsi dan Jenis-jenis Batu Split Memilih Cat Dinding di Daerah Berhawa Panas 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker