Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Tips Menggunakan Batu Koral untuk Menghias Teras

Tips Menggunakan Batu Koral untuk Menghias Teras

Selain digunakan sebagai tempat untuk bersantai dan berkumpul dengan keluarga sekaligus menikmati pemandangan di depan rumah, teras juga berfungsi sebagai media penghubung antara pengunjung atau penghuni maupun tamu yang datang dan mau masuk ke dalam ruang atau rumah setelah sebelumnya melewati halaman depan.

Maka meski bukan merupakan element utama, namun karena letaknya ada di depan teras ini juga harus diberi sentuhan agar punya tampilan yang menarik. Dan bukan hanya di bagian dalamnya saja, namun lantai yang ada di luar atau depan teras juga harus dibuat seindah mungkin sehingga pemandangan teras makin terlihat lebih sempurna.

Salah satu element atau bahan yang bisa digunakan untuk memperindah tampilan lantai luar teras adalah batu koral. Namun kebanyakan orang masih merasa bingung bagaimana teknik memakai batu koral tersebut. Ada beberapa tips menggunakan batu koral untuk menghias teras yang bisa menjadikan tampilan teras terlihat lebih cantik dan sedap dipandang mata. Contohnya bisa dilihat dalam gambar.

Batu koral yang warnanya putih terang dan seukuran dengan batu kerikil dipakai untuk mengisi celah atau bidang kosong yang berada di antara susunan lantai jalan setapak. Jalan ini merupakan penghubung antara teras dan sebuah ruang yang berada di bagian samping. Jalan yang punya tampilan seperti huruf ‘S' ini dibuat dari adonan semen dan pasir kemudian diberi lapisan cat warna hitam legam. Hal ini menjadikan tampilan jalan tersebut terlihat sangat jelas dan kontras.

Jika ingin tampilan yang agak berbeda, lantai jalan ini bisa diganti dengan batu alam lain yang bentuknya bundar atau kotak. Untuk memunculkan kesan yang lebih alami, batu tersebut bisa dipilih yang jenis bentuknya tidak beraturan. Namun warnanya harus tetap menggunakan warna yang gelap sehingga batu koral yang dijadikan sebagai penghias atau aksesori tetap bisa tampil sebagai element yang bukan merupakan element tambahan saja. Terlebih lagi jika teras juga menggunakan warna dominan yang terang juga.

Pada bagian pinggir di sepanjang jalan setapak tersebut diberi element pembatas. Selain untuk membuat pemandangan lebih rapi dan indah, element pembatas ini juga punya fungsi yang lain yaitu untuk memberi perlindungan pada batu koral agar tidak mudah berceceran. Warna yang digunakan juga harus sama dengan warna lantai jalan setapak.

Bagian ujung yang berada di depan ruang, batu koral hamparan batu koral dibuat lebih lebar dan panjang, mengikuti garis dinding yang ada di atasnya. Karena dinding tersebut punya bentuk yang melengkung, maka hamparan batu koral putih ini juga ikut melengkung. Jika dilihat secara sepintas, seperti membentuk huruf ‘Y'.

Batu koral yang berada di bagian ini tidak diberi garis atau element pembatas, sehingga bisa memunculkan resiko adanya batu yang berceceran. Untuk mengatasi masalah ini hamparan itu bisa juga diberi element pembatas juga namun sebaiknya menggunakan warna yang sama dengan warna batu koral. Dengan cara seperti ini tampilan jalan setapak tetap terlihat indah dan tidak mengurangi nilai seni desainnya.

Cara lain yang bisa diaplikasikan adalah element pembatas tersebut ditutup dengan susunan batu koral juga yang disusun menggunakan semen warna putih. Atau bisa juga membuat dari bahan batu koral juga namun menggunakan ukuran yang lebih besar dan sebagian dari batu tersebut dimasukan ke dalam tanah sehingga bisa berfungsi sebagai pengaman.

Selain untuk mengisi bidang kosong pada jalan setapak, batu koral juga dipakai untuk menutup permukaan tanah pada taman kecil yang berada di samping teras atau di sebelah jalan setapak, menempel pada dinding. Hamparan batu koral ini tidak dibuat lurus, namun mengikuti bentuk atau pola dari susunan tanaman hias yang ada di tempat itu.

Sumber gambar : http://www.rumahku.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Nuansa Prestisius Rumah Villa di Sanur Bali Perhatian Penting Sebelum Membangun Ruko 
 Membuat Desain Gazebo Bali yang Asri dan Alami Menjadikan Rumah Hunian Sebagai Rumah Penginapan 
 Ide Menarik Membuat dinding Bangunan dari Pintu Tips Cara Membuat Walk in Closet di Rumah 
 Mengenal Aneka Model Sofa Untuk Interior Ruang Anda Aturan Ijin Mendirikan Bangunan Di Bali 
 Konsep Penataan Ruang Klasik dan Art Deco Bagaimana Cara Membuat Rumah Adem Tanpa Boros Listrik 
 Gedung Universitas Pendidikan Indonesia yang Megah Aneka Alat Untuk Memecahkan Batu Bangunan 
 Rumah Lengge yang Unik Dari Bima Gaya Desain Arsitektur Hotel dan Resort di Bali Menjadi Acuan Dunia 
 Jenis Struktur Basement Benarkah Profesi Arsitek Belum di Apresiasi di Indonesia? 
 Arsitektur Tradisional Bali, Bagian 1 Meningkatkan Nilai Jual Hotel dengan Desain Arsitektur Unik 
 Keindahan Taman Bukit Batu di Kalimantan Menghindari Debu Masuk Rumah 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Instagram - Image Bali Arsitek dan Kontraktor Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker