Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Ide Menarik Membuat Kios Warung dari Bambu

Ide Menarik Membuat Kios Warung dari Bambu

Munculnya pedagang kaki lima yang sering berjualan di pinggir-pinggir jalan dan trotoar sering memunculkan permasalahan tersendiri, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah urban atau perkotaan. Salah satu bentuk masalah tersebut adalah warung atau kios yang dipakai untuk berjualan sering terlihat kotor dan kumuh sehingga mengganggu pemandangan dan merusak keindahan kota.

Hal ini terjadi karena tempat berjualan yang biasanya bersifat semi permanent tersebut selalu dibuat secara asal-asalan sehingga menimbulkan kesan yang tidak rapi dan berantakan. Untuk mengatasi masalah seperti ini dibutuhkan suatu konsep desain yang mampu menjadikan tampilan kios tersebut terlihat lebih rapi dan sedap dipandang mata. Jika ini bisa terlaksana maka kesan kumuh, kotor serta tidak rapi dan berantakan yang juga sering menimbulkan rasa tidak nyaman bisa dihilangkan.

Berikut ini ada ide menarik membuat kios warung dari bambu dan kayu yang bisa digunakan oleh para pedagang kaki lima untuk menjajakan barang dagangan mereka. Meski menggunakan bahan yang sangat sederhana, namun karena dibuat dengan konsep desain yang matang, maka tampilan kios warung ini juga sangat menarik, bahkan mampu menjadikan tampilan lokasi atau jalan yang digunakan sebagai lokasi berjualan terlihat makin indah.

Yang cukup menarik dari kios ini adalah, bagian lantainya juga menggunakan bahan dari bambu, namun dibuat secara terpisah dan berada di atas permukaan tanah meski hanya berjarak beberapa sentimeter saja. Tujuannya ketika hujan air yang mengalir tidak menggenangi atau membasahi lantai tersebut sehingga lantai bambu bisa lebih awet dan tahan lama.

Kerangka dan konstruksi lantai ini dibuat dari empat batang kayu yang disusun dan disatukan sehingga membentuk kotak persegi panjang. Bagian bawahnya diberi potongan kayu kecil yang berfungsi sebagai penyangga. Lantai ini dibuat lebih panjang dari luas bangunan karena pada bagian depannya bisa digunakan untuk pijakan ketika ada pembeli yang datang.

Untuk bangunannya sendiri, juga menggunakan kerangka dan konstruksi dari kayu yang disusun di atas lantai tersebut. Dindingnya berupa susunan batang bambu yang masih utuh dan ditata secara horizontal. Konsep penataan ini mampu menjadikan tampilan kios yang sebenarnya hanya berukuran kecil bisa terlihat lebih lebar dan besar. Jika ingin melakukan penghematan, bambu yang digunakan bisa dibelah menjadi dua bagian.

Pada bagian depan, ada pintu kecil yang merupakan akses untuk masuk atau keluar bagi penjual. Letak pintu yang ada di depan ini sebenarnya kurang praktis karena bisa mengurangi luas bidang yang dipakai untuk memajang barang dagangan. Jadi lebih bagus jika pintu ini diletakan pada bagian samping atau belakang saja.

Selanjutnya dinding yang ada di depan juga bisa dimodifikasi lagi dengan cara meniadakan dinding ada di bagian atas. Dengan cara seperti ini maka antara penjual dan pembeli bisa saling berhadapan langsung sehingga penjual bisa lebih mudah melakukan pelayanan.

Kemudian untuk atap depan yang bentuknya menjulang ke atas, bisa diganti dengan atap bambu yang dapat difungsikan sekaligus sebagai penutup kios jika warung ini sedang tidak digunakan. Jadi bagian atap yang menempel di dinding bisa diberi keper untuk membuat sistem buka tutup yang lebih praktis.

Dalam kondisi terbuka, atap ini diberi sandaran tiang penyangga kayu atau bambu yang dipasang pada bagian depan pada sisi kiri dan kanan. Jika kios atau warung mau ditutup tinggal melepas tiang penyangga tersebut.

Untuk memperindah tampilan kios dan jalan atau lokasi, masing-masing kios bisa dihubungkan dengan semacam jalan setapak dari batu koral. Agar terlihat makin indah, pilihlah jenis batu koral yang warnanya kontras dengan warna lantai jalan atau trotoar.

Sumber gambar : http://architecturelab.net

 

 

 

 

 
Artikel Lainnya :
 Membuat Taman Mini Bawah Meja Menelusuri Perkembangan jenis dan Bentuk Ragam Hias Bali 
 Keuntungan dan Teknik Penggunaan Pagar Kayu Fungsi Kolam Pantul dan Teknik Aplikasinya 
 Analisa Gejala Akustik pada Ruang Tertutup Memilih Rangka Atap Baja Ringan Untuk Rumah 
 Penggunaan Payung Untuk Hiasan Interior dan Makna Filsafatnya Pengertian dan Fungsi Innercourt dan Konsep Pembuatannya 
 Jenis-jenis Saklar Untuk Menghidupkan Listrik Kelebihan dan Teknik Perawatan Pagar Stainless 
 Tips Syarat Rumah Ramah Lingkungan Rumah Kereta Kuda 
  Gunakan Jasa Pengawasan, untuk Proses Pembangunan Rumah Anda Membuat Desain Ruang Bernuansakan Timur Tengah 
 Cara Menciptakan Suasana Alami pada Rumah 5 Langkah Mendekorasi Ruangan Menyambut Perayaan Hari Raya 
 Perlu Arsitek Bertangan Dingin Untuk Investasi Resort Anda di Raja Ampat Benarkah Profesi Arsitek Belum di Apresiasi di Indonesia? 
 Keindahan Taman Bukit Batu di Kalimantan Memasang Keramik Kamar Mandi 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker