Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Keuntungan dan Cara Membuat Plafon dari Potongan Kayu

Keuntungan dan Cara Membuat Plafon dari Potongan Kayu

Untuk menciptakan kesan yang unik pada plafon ruang tidak harus selalu menggunakan bahan yang mahal harganya. Limbah kayu yang berbentuk papan-papan kecil juga bisa dipakai untuk membuat plafon dengan tampilan yang tidak kalah menarik dibanding dengan bahan yang lain seperti gypsum atau kayu yang masih utuh.
Apalagi plafon dari gypsum biasanya menggunakan cetakan yang merupakan produk buatan pabrik, sehingga punya tampilan yang seragam dan kurang variatif. Berbeda dengan plafon dari potongan kayu yang bisa dibuat sesuai dengan selera sendiri sehingga mampu memberi nuansa yang lebih dinamis dan tidak monoton atau membosankan.

Selain itu dengan menggunakan potongan kayu untuk membuat plafon, ada beberapa keuntungan lain yang bisa kita ambil. Bahan utama untuk membuat plafon ini bisa menggunakan sisa kayu atau potongan kecil yang tidak terpakai ketika membangun rumah sehingga kita tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal. Jika jumlahnya tidak cukup, kita bisa mendapatkannya dengan cara membeli. Harganya sangat murah karena hanya dihitung per kilo atau per karung.

Dan yang lebih menarik, plafon dari potongan kayu ini akan menjadikan tampilan ruang terlihat berbeda. Hal ini akan membuat orang yang melihatnya akan merasa heran dan kagum. Kejadian ini tentu akan menimbulkan kebanggaan tersendiri bagi kita. Apalagi jika kita mampu menata atau menyusun potongan kayu tersebut dengan konsep yang lebih berani dalam hal ekplorasi. Bisa dipastikan plafon tersebut mampu memunculkan nuansa seni yang tinggi.

Cara membuat plafon dari potongan kayu ini juga tidak sesulit yang dibayangkan. Pertama kita siapkan lebih dulu papan kayu yang sudah dipotong menjadi ukuran yang kecil-kecil atau berbentuk kotak maupun persegi panjang. Jumlahnya tentu saja disesuaikan dengan ukuran ketebalan plafon yang mau dibuat serta luas ruang atau plafon yang mau digunakan.

Selain itu pilihlah potongan kayu yang punya ukuran yang lebih tipis. Makin tipis potongan kayu tersebut akan lebih mudah disusun dan dibuat pola yang lebih bagus. Namun meski punya ukuran yang tipis, kayu tersebut tidak boleh mudah pecah atau retak. Jadi pilihlah kayu yang kondisinya sudah kering dan tidak lembab.

Selanjutnya kita membuat kerangka dari batang kayu. Ukurannya tidak perlu yang besar, namun harus disusun agak rapat. Tujuannya adalah agar kita lebih mudah membuat susunan potongan kayu yang mau digunakan untuk menutup plafon.

Jika ingin meniru contoh seperti yang terlihat pada gambar, selain plafon potongan kayu tersebut juga digunakan untuk menutup tiang penyangga. Yang harus diperhatikan dalam penutupan ini ada dua jenis jenis tiang yang bisa digunakan, yaitu tiang yang hanya berfungsi sebagai hiasan saja dan tiang yang punya fungsi dalam arti yang sebenarnya yaitu untuk menyangga bangunan atau atap.

Jika tiang tersebut merupakan tiang aksesori saja, kita bisa lebih bebas melakukan ekplorasi untuk menciptakan teknik penyusunan atau pembuatan tiang dengan desain yang lebih menarik. Namun jika tiang tersebut merupakan tiang penyangga, susunan kayu harus diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu fungsi utamanya.

Adapun cara melakukan penyusunan atau penutupan plafon bisa menggunakan lem kayu yang dicampur dengan serbuk hasil penggergajian. Adonan lem ini akan membuat daya rekatnya menjadi lebih kuat sehingga kayu tidak mudah terlepas.

Ketika melakukan penataan, sebaiknya dilakukan pada bagian pinggir atau bawah lebih dulu dengan arah yang selalu sejajar. Tujuannya adalah agar susunan tersebut tetap punya pola yang baik dan tidak terlihat berantakan. Kemudian untuk menciptakan kesan yang lebih dramatis, buatlah sistem pencahayaan yang mampu menampilkan susunan kayu tersebut dengan jelas dan detail.

Sumber gambar : http://www.designboom.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Mengapa Perlu Mengitung RAB (Rencana Anggaran Biaya) Rumah? Ide Menarik Membuat Pot Kincir Angin 
 Interior Pesawat Terbang Kelas Bisnis Tingkat Internasional Desain Hotel Paling Artistik 
 Landscape Komplek Villa di Tepi Pantai Pulau Bali Gapura Bali Dengan Paduan Warna yang Serasi 
 Arsitektur Gaya Kontemporer yang Menggunakan Lekukan Menempatkan AC Secara Baik dan Benar 
 Membuat Ventilasi Jendela Untuk Tabung Gas Penggunaan Kayu Dengan Konsep yang Sama pada Rumah dan Pagar 
 Ide Menarik Membuat Hiasan Interior Speaker Kayu Gelondong Memilih Bahan dan Membuat Desain Ukiran Dekoratif Dinding 
 Prospek Investasi Tanah dan Rumah di Bali Tips Hemat Membuat Lampu Gantung  
 Acuan Dan Hal Penting Dalam Mendesain Mini Bar di Rumah Membuat Desain Lampu Tempel yang Unik 
 Pondasi Rumah Unik di Taman Mekarsari Bogor Fasad Unik di Gedung Monumen Pers Solo 
 Bagaimana Menciptakan Ruang-Ruang Bertema Dalam Rumah ? Membedakan Manager Proyek Bangunan dan Leader 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker