Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Cara Membuat Taman Dinding dari Batu Bata

Cara Membuat Taman Dinding dari Batu Bata

Fungsi utama dari pagar adalah untuk menciptakan sistem pengaman pada suatu bangunan atau rumah . Sedang fungsi lainnya adalah untuk memperindah tampilan luar atau eksterior. Jadi tidak mengherankan jika pagar sering dibuat dengan desain yang tidak kalah menarik dengan element lain.

Kemudian bagi yang suka dengan tampilan segar dan alami, ada kalanya bahan yang digunakan untuk membuat pagar lebih suka memilih dan menggunakan tanaman hidup. Hanya saja, jika memakai tanaman hidup, perawatannya agak merepotkan. Dalam jangka waktu tertentu harus dilakukan pemotongan agar pagar tersebut selalu tumbuh lurus, rata dan rapi. Bagi yang sibuk dan tidak punya banyak waktu longgar, tentu hal ini akan merepotkan.

Untuk mengatasi masalah ini ada cara lain yang bisa digunakan. Yaitu membuat taman dinding atau vertikal dari susunan batu bata. Contohnya bisa dilihat dalam gambar. Cara membuat taman dinding dari batu bata ini cukup mudah dikerjakan. Yang pertama adalah membuat dinding dan saluran air pembuangan atau parit. Sistemnya tidak berbeda dengan ketika kita membuat dinding biasa, namun tidak perlu diberi lapisan penutup atau aci.

Selanjutnya bawah dinding ini kemudian diberi dengan susunan batu bata yang diletakan secara mendatar untuk meletakan batu bata lain yang dipotong menjadi separo. Pekerjaan ini adalah jenis pekerjaan yang cukup rumit dilakukan dan harus menggunakan perhitungan yang cukup matang.

Yang perlu diperhatikan adalah, pada bagian paling bawah, batu bata yang dipotong harus menggunakan bentuk miring sekitar empat puluh lima derajat. Tujuannya adalah agar tanaman yang digunakan bisa tumbuh dengan normal. Selain itu kemiringan ini juga berfungsi untuk meletakan susunan batu bata lain yang berada di atasnya agar tidak mudah lepas atau jatuh.

Jarak susunan bata yang miring ini harus sesuai dengan panjang batu bata yang masih utuh yang diletakan di atasnya. Kemudian di atas susunan batu bata miring ini diletakan batu bata dengan posisi mendatar secara berkesinambungan.

Agar punya daya tahan yang kuat dan bisa melekat dengan erat, gunakan adonan dari semen dan pasir. Usahakan agar adonan itu tidak berlepotan dan menempel pada dinding. Jadi adonan tersebut hanya boleh masuk pada bagian celah atau natnya saja. Selain itu agar terlihat rapi dan tidak sejajar, gunakan benang atau tali untuk mengatur jarak maupun posisi batu bata yang dipasang.

Setelah susunan batu bata ini dibuat sesuai dengan ketinggian yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanam yaitu tanah yang sudah dicampur dengan kompos atau rabuk. Masukan tanah tersebut ke dalam lubang-lubang pada susunan batu bata.

Jika semua sudah masuk, barulah media tersebut digunakan untuk menanam tanaman hias yang ukurannya kecil dan tidak berkayu. Selain itu pilihlah jenis tanaman yang akarnya tidak bisa merusak susunan batu bata atau dinding yang ada di belakangnya. Maka jadilah taman dinding atau vertikal ini.

Jika ingin menggunakan cara lain yang lebih praktis, lubang pada bata tersebut tidak perlu diberi media tanam. Kita tinggal menggunakan tanaman yang diletakan dalam pot plastik atau polybag. Namun harus diperhatikan, aturlah tanaman tersebut sedemikian rupa agar pot atau polybag tersebut tidak bisa terlihat dari luar agar tidak merusak pandangan mata.

Selain praktis, jika ingin mengganti jenis tanaman pekerjaan ini jauh lebih mudah dilakukan. Kita tinggal melepas tanaman tersebut lalu diganti dengan jenis tanaman lain yang baru. Sehingga tampilan taman dinding ini bisa lebih variatif dan tidak membosankan. Kelebihan lainnya, dengan menggunakan konsep ini perawatan tanaman juga lebih mudah dilakukan.

Selain untuk pagar, taman dinding ini juga bisa diaplikasikan pada element yang lain. Misalnya untuk menghias dinding teras atau membuat taman dalam ruang dan lain-lain.

Sumber gambar : http://designbuildpro.info

 

 

 

 
Artikel Lainnya :
 Tampilan Anggun Rumah Megah Bernuansa Bali Cara Membuat dan Tips Membuat Desain Taman sekolah 
 Paduan Gaya Arsitektur Modern dan Natural Gapura Bali Dengan Paduan Warna yang Serasi 
 Bagaimana Mengecek Kualitas Bangunan Sebelum Membeli Rumah Memberi Warna Pada Garis Lurus Pada Bangunan 
 Perbandingan Lapis Perekat dan Resap Pengikat Serta Teknik Pemasangannya Menentukan Arah Hadap Rumah 
 Atap Susun dari Rumput di Teras Rumah Bali Rumah Kayu dengan Tampilan yang Sangat Fantastis 
 Desain Rumah Kayu yang Unik di Taman Mekarsari Bogor Ide Menarik Membuat Pagar Unik dari Bambu dan Kayu 
 Jenis Metode Pemasangan Marmer Dinding Rumah Jembatan di Atas Sungai 
 Menggunakan Mobil dan Motor Untuk Mempercantik Tampilan Ruang Penggunaan Batu Alam Sintetis Pada Bangunan 
 Jenis-jenis Gypsum dan Cara Memilihnya Desain Material Kaca pada Bangunan Rumah 
 Trend Condotel dan Apartment di Bali Membedakan Manager Proyek Bangunan dan Leader 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker