Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Teknik dan Cara Membuat Dipan Goyang atau Gantung

Teknik dan Cara Membuat Dipan Goyang atau Gantung

Sesuai dengan fungsinya untuk istirahat, dipan atau tempat tidur biasanya selalu dibuat dan diletakan pada lantai dan ditempatkan di kamar tidur. Namun dengan alasan tertentu, dipan bisa dibuat dengan konsep yang sama sekali berbeda. Demikian pula tempat untuk meletakan element ini, tidak selalu harus di kamar tidur.

Contohnya adalah dipan goyang seperti yang terlihat pada gambar. Dipan ini diletakan di ruang teras terbuka. Meski bisa digunakan untuk tidur, namun fungsi dari dipan ini sebenarnya hanya untuk bersantai saja. Nilai paling unik dari perabot ini terletak pada konsep penggunaanya, yaitu dengan cara digantungkan dengan tali pada kerangka atap.

Dan bukan itu saja. Selain bisa bergoyang, dipan ini bila sudah tidak digunakan lagi bisa dilipat dan diletakan pada tempat yang lain. Jadi dipan ini bersifat portable dan bisa digunakan di mana saja sesuai dengan kebutuhan. Tapi melihat jika teras yang dijadikan tempat untuk meletakan dipan ini berada di tepi pantai, maka bisa dipastikan jika ide pembuatannya berasal dari ayunan berbentuk jala tali yang biasanya dipasang di antara dua pohon di pantai.

Teknik dan cara membuat dipan goyang atau gantung ini juga tidak terlalu sulit dilakukan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain adalah tali yang digunakan. Kekuatan dari tali tersebut harus benar-benar kuat. Demikian pula dengan teknik pemasangannya terutama ikatan tali pada dipan dan element yang digunakan sebagai gantungan. Selain bisa seimbang, juga tidak mudah lepas. Jika terlepas bisa menimbulkan akibat yang fatal.

Agar bisa memunculkan kesan yang menyatu, sebaiknya tali tersebut tidak menggunakan tali plastik. Karena dipan tersebut menggunakan bahan dari kayu yang tidak diberi warna sehingga memunculkan kesan yang alami. Jika menggunakan tali plastik, tentu kesan alami tersebut bisa berkurang nilainya.

Untuk memunculkan kesan yang serasi, bahan yang paling cocok adalah menggunakan tali yang terbuat dari serabut kelapa, ijuk serta bambu atau rotan yang dipilin. Namun jika khawatir mengenai kekuatannya ketika harus menahan beban yang berat, bisa menggunakan tali dari rantai logam atau besi. Dan sebelum digunakan sebaiknya rantai tersebut diberi warna yang serasi dengan tampilan kayu menggunakan cat warna.

Kemudian untuk keper yang digunakan sebagai element untuk melipat dipan, juga harus memilih jenis keper dari baja yang kuat. Demikian pula dengan sekrup untuk memasang keper tersebut, harus dipilih yang bisa melekat kuat dan tidak mudah copot. Jika sekrup tersebut terlepas tanpa ketahuan, kejadian ini juga bisa memunculkan resiko yang berbahaya.

Bahkan jika dirasa perlu keper yang dipasang tidak hanya dua atau tiga saja, namun bisa empat atau lebih. Akan menjadi lebih sempurna lagi jika kepernya dari jenis pita yang bentuknya panjang, sesuai dengan ukuran lebar dipant tersebut.

Kemudian sebelum melakukan pemasangan dipan, teliti dengan cermat apakah element yang digunakan untuk menggantung dipan punya daya tahan yang kuat ketika harus menahan beban. Ini juga merupakan salah satu faktor keamanan lain yang harus diperhatikan dengan cermat.

Selanjutnya untuk kasur pilihlah kasur dari busa, jangan menggunakan kasur dari kapas karena kasur tersebut punya bobot yang jauh lebih berat. Hal ini akan mengakibatkan beban yang harus ditanggung oleh tali dan media penggantunan juga menjadi berat. Berbeda dengan kasur busa atau matras, bahan ini punya bobot yang jauh lebih ringan.

Selain itu dengan menggunakan kasur busa atau matras, maka proses pelipatan dipan menjadi lebih mudah dan praktis dilakukan. Dan yang tidak kalah penting, kasur busa punya tampilan yang lebih rapi.

Sumber gambar : http://homedesigndecorator.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Aplikasi Kaca Untuk Dinding Agar Carport Terlihat Lebih Indah 
 Memperbaiki dan Mengganti Kusen yang Dimakan Rayap Tips Cara Hemat Dalam Merenovasi Rumah 
 Mempercantik Ruang Menggunakan Tampilan DNA dan Biometric Cara Membuat Taman Tangga Eksterior 
 Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Saat Membeli Rumah Perbandingan Sumur Bor Mesin dan Manual 
 Kelebihan dan Keunggulan Genteng Tanah Liat Teknik Aplikasi Warna Biru Untuk Ruang 
 Teknik Pewarnaan Lorong Rumah Kelebihan Batu Bata Ringan dan Perbandingannya Dengan Batu Bata Biasa 
 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Renovasi Kamar Mandi Keuntungan dan Cara Membuat dan Memasang Lantai Kayu Bundar 
 Jenis-jenis Gypsum dan Cara Memilihnya Kolam Parit Elegan Menyambut Tamu 
 Gedung Perpustakaan Paling Eksotis Seluk-Beluk Kontrak Kerja dengan Arsitek atau Kontraktor 
 Menciptakan Nuansa Romantis dan Tradisional Bali Pada Ruang Makan Terbuka Ide menarik Membuat Hiasan Tempat Tidur Dari Batang Pohon 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker