Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Cara membuat Dipan Portable Dari Kayu dan Rotan

Cara membuat Dipan Portable Dari Kayu dan Rotan

Meski bisa dipindah-pindah namun dipan atau tempat tidur biasanya hanya ditempatkan pada satu tempat secara permanent. Karena memindah dipan merupakan jenis pekerjaan yang tidak praktis meski juga bisa dikatakan tidak terlalu sulit. Hal ini disebabkan dipan punya ukuran yang besar dan punya bobot yang tidak ringan.

Oleh sebab itu ketika ingin istirahat atau tidur ditempat lain, orang lebih suka menyediakan atau membuat dipan yang baru, bukan memindahnya. Cuma yang sering menjadi masalah adalah, meski terlihat lebih praktis namun cara seperti ini tentu membutuhkan dana yang besar. Untuk menyediakan satu dipan saja dana yang disediakan bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan. Lalu bagaiman jika orang tersebut merasa lebih nyaman jika tidurnya selalu berada di tempat yang berbeda?. Dana yang harus dikeluarkan tentu makin membengkak.

Untuk mengatasi masalah ini ada satu alternatif yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan. Yaitu dengan cara menciptakan suatu bentuk atau desain dipan yang bersifat portable serta dengan mudah bisa dipindah-pindahkan. Dan bukan hanya itu saja, dipan tersebut juga harus punya bobot yang ringan dan bisa di lipat ringkas membentuk ukuran yang kecil. Sehingga lebih praktis ketika mau dipindah ke tempat lain dan tidak membutuhkan waktu yang banyak.

Melihat begitu banyak syarat yang harus dipenuhi, tentu ini menjadi pekerjaan yang sulit untuk dikerjakan. Namun bukan berarti kita tidak bisa melakukannya. Agar tidak bingung membuat konsep, berikut ini ada contoh cara membuat dipan portable dari kayu dan rotan yang dapat dijadikan sebagai sumber referensi untuk menciptakan bentuk desain baru yang lebih menarik dan disesuaikan dengan kebutuhan.

Dipan seperti yang terlihat dalam gambar ini menggunakan konsep seperti ketika membuat tas koper. Meski sama-sama bisa dipindahkan dengan mudah, namun jika dibanding dengan dipan yang dibuat menggunakan konsep knock down, dipan yang bersifat portable ini punya kelebihan beberapa kelebihan.

Jika dipan knock down tetap harus menggunakan tempat yang lebih luas, dipan ini bisa dipakai di tempat yang sempit. Selain itu jika mau dipindah juga lebih mudah karena tinggal diangkat atau dijinjing saja. Berbeda dengan dipan knok down yang harus dilepas satu persatu lebih dulu semua elementnya. Setelah itu jika mau digunakan, harus dipasang kembali. Namun untuk dipan portable, kita tinggal membuka dan menutupnya saja.

Bahan utama yang digunakan yaitu kayu untuk kerangka dan konstruksi lalu dikombinasi dengan anyaman rotan untuk dinding atau papan penutup. Paduan dua jenis bahan ini menjadikan dipan punya bobot yang lebih ringan.

Kelebihan lainnya, dengan desain yang dibuat sedemikian rupa dipan ini punya atap pelindung untuk kepala. Jadi ketika digunakan untuk luar ruang pada siang hari, bukan merupakan suatu masalah. karena wajah atau mata tidak akan silau terkena pancaran sinar yang terang.

Kemudian jika dalam kondisi yang tertutup dan tidak digunakan, tampilan dipan ini akan tampak seperti kotak koper biasa. Dengan cara seperti ini sewaktu disimpan, dipan portable tidak membutuhkan tempat yang luas. Kemudian jika ingin menggunakannya kembali tinggal dibuka dan dilebarkan.

Selain untuk tidur, dipan portable juga bisa dipakai untuk tempat duduk atau bersantai. Bila digunakan untuk tidur, dipan bisa dibuka secara penuh. Tapi jika hanya dipakai untuk bersantai sambil duduk, dipan ini bisa distel sehingga kasur yang berada dia bagian atas berfungsi sebagai sandaran punggung. Meski cara pengerjaannya agak rumit, tidak ada salahnya konsep ini dicoba.

Sumber gambar : http://homeinharmonia.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Aneka Masalah Teknik Pengerjaan Proyek Bangunan Aneka Jenis Beton Fiber Untuk Bangunan 
 Gedung Universitas Pendidikan Indonesia yang Megah Fasad Atap Rumah Villa di Bali yang Indah 
 Membuat Ventilasi Jendela Untuk Tabung Gas Cara Memadukan Batu Alam Untuk Bangunan Rumah 
 Fungsi dan Jenis Retaining Wall Atau Dinding Penahan Mengamati Arah Perkembangan Gaya Arsitektur Rumah Indonesia di Tahun 2012 
 Kelebihan dan Memilih Karpet Tangga Mengenal Jenis Batu Bata dan Cara Memilihnya 
 Perbandingan Rumah Tumbuh Ke Atas dan Ke Samping Menyamarkan Kesan Berat Interior 
 Mengapa Terrazzo Lebih Baik dari Keramik? Keuntungan dan Cara Membuat Dinding Rumput 
 Membuat Ruang Tamu Berkonsep Outdoor Rumah Bergaya Unfinished 
 Paduan Modern dan Etnik Pada Gapura Kebun Binatang Renovasi Hotel , Upaya Efektif Meningkatkan Nilai Jual Kamar 
 Penataan Furniture Bali di Ruang Tamu Teknik Penyelidikan Tanah Bangunan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2015 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker