Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Contoh Cara Membuat Tempat Lilin Untuk Mempercantik Tampilan Interior

Contoh Cara Membuat Tempat Lilin Untuk Mempercantik Tampilan Interior

Pada jaman dulu ketika teknologi listrik belum ditemukan, lilin menjadi salah satu media terbaik untuk menciptakan sistem pencahayaan dalam ruang khususnya pada waktu malam. Dan meski saat ini sistem pencahayaan tersebut telah digantikan oleh lampu, namun lilin masih banyak digunakan. Hanya saja fungsinya sudah mengalami pergeseran, yaitu sebagai hiasan interior untuk mempercantik tampilan ruang dan luar ruang atau eksterior.

Agar bisa berdiri tegak sekaligus untuk menghindari terjadinya resiko terjadinya kebakaran, lilin tersebut ditempatkan pada suatu wadah. Dan sebagaimana hiasan interior maupun eksterior yang lain, wadah atau tempat lilin tersebut juga dibuat dengan desain yang semenarik mungkin. Bahan yang digunakan untuk membuatnya ada berbagai macam jenis. Demikian pula dengan bentuk dan gayanya.

Untuk mendapatkan wadah atau tempat lilin dengan tampilan yang cantik, sekarang di toko-toko interior banyak yang menjualnya. Namun sayangnya, meski tersedia dalam berbagai model dan desain, tidak jarang tempat lilin yang dijual tersebut sesuai dengan selera yang diinginkan. Jalan terbaik untuk mengatasi masalah seperti ini adalah membuatnya sendiri, sehingga bentuk atau gayanya bisa disesuaikan dengan apa yang kita mau.

Untuk memenuhi keinginan tersebut, berikut ini ada contoh cara membuat tempat lilin untuk mempercantik tampilan interior di dalam rumah. Bahan utama yang dipakai sangat sederhana sekali, yaitu ranting pohon. Agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik, pilihlah jenis ranting yang punya banyak anak ranting dengan tujuan agar jumlah lilin yang bisa ditempatkan juga lebih banyak. Setelah mendapatkan ranting yang bagus dan kuat serta anak rantingnya punya ukuran yang sama, buanglah daunnya lalu keringkan.

Langkah selanjutnya sediakan media untuk menempatkan ranting agar bisa berdiri dengan tegak, misalnya papan kayu yang bentuknya kotak atau bujur sangkar. Kemudian pasanglah ranting tersebut dengan posisi tegak. Jika sudah bisa berdiri dengan baik, semprotlah dengan cat yang warnanya disesuaikan dengan tampilan ruang yang digunakan untuk menempatkan lilin. Jika ingin gaya yang lebih alami, bisa menggunakan pelitur yang warnanya netral atau bening.

Pekerjaan berikutnya adalah memasang gelas atau wadah lilin yang diletakan pada bagian anak ranting. Untuk mendapatkan gelas atau wadah lilin yang ukurannya kecil ini bisa pergi ke tempat orang yang biasanya membuat barang kerajinan dari logam. Meski lebih mudah ditemukan, lebih baik jangan menggunakan gelas dari kaca karena hasilnya kurang begitu bagus jika diberi warna.

Setelah barang tersebut didapat, pasanglah dengan menggunakan kawat kecil. Namun sebelum dipasang gelas dan kawat ini harus diberi warna yang sama. Sehingga gelas bisa punya tampilan yang serasi. Sedangkan kawatnya tidak terlihat secara mencolok. Jika sudah dikerjakan semua, maka jadilah tempat lilin ini.

Agar bisa terlihat lebih menarik, ranting pohon ini bisa diberi aksesoris lain. Misalnya bola kecil yang digantungkan menggunakan tali pita. Jika suka dengan tampilan yang kontras, pilihlah bola yang jenis warnanya berbeda dengan cat yang dipakai untuk memberi warna pada ranting.

Selain bola, untaian kalung juga bisa dijadikan sebagai media untuk menciptakan karakter yang lebih unik dan cantik. Taruhlah benda ini dibeberapa tempat, berdampingan dengan bola kecil. Agar tidak menimbulkan kesan yang telalu ramai, meski menggunakan beberapa model yang berlainan, sebaiknya kalung yang digunakan punya warna yang senada dengan ranting.

Kemudian untuk lilinnya, juga bisa disesuaikan dengan nuansa yang ingin dihadirkan. Jika ingin kesan yang megah dan tinggi, gunakan lilin yang ukurannya juga panjang. Namun jika lebih suka dengan kesan yang pendek dan melebar, ukuran lilinnya juga lebih pendek. Selain itu rantingnya juga harus dipilih yang arah tumbuhnya menyamping, tidak ke atas.

Sumber gambar : http://homedesigndecorator.com

 

 

 

 
Artikel Lainnya :
 Keuntungan dan Cara Membuat Desain Lantai dari Batu Bata Cara Menggunakan Genteng Tanah Liat Untuk Membuat Dinding 
 Perbedaan Desain Atap Gaya Mediterania, Tropis dan Minimalis Membuat Peneduh dan Mempercantik Fasade Rumah dari Tanaman Rambat  
 Mengenal Jenis-jenis Genteng Mengetahui Bagian Kusen Jendela dan Pintu dan Cara Merawatnya 
 Mengenal Lebih Jauh Tentang Rumah Raswari Pengertian dan Fungsi Ventilasi Silang 
 Mengenal Jenis-jenis Plafon Arti Garis Sempadan Bangunan dan Fungsinya 
 Desain Rumah Minimalis yang Alami Membuat Aquarium Untuk Pemisah/Penyekat Ruang 
 Tips Cara Membeli Rumah Second /Bekas Bagaimana Merencanakan Kolam Hias Sebagai Element Pemanis Rumah 
 Teknik Memasang dan Merawat Lantai Decking Kelebihan dan Memilih Karpet Tangga 
 Solusi Rumah Tumbuh di Lahan Terbatas Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Jasa Broker Dalam Jual Beli Rumah 
 Rumah Megah di Atas Bukit Membuat Kursi Dari Tempat Duduk Sepeda 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker