Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Cara Membuat Atap Rumah Cina yang Unik

Cara Membuat Atap Rumah Cina yang Unik

Salah satu daya tarik utama dari bangunan Cina adalah bentuk atapnya yang sangat unik. Jika atap lain biasanya menggunakan bentuk yang polos saja, namun atap rumah bergaya Cina selalu dilengkapi dengan ornament yang biasanya berupa dua binatang naga dengan posisi yang saling berhadapan.

Lalu pada bagian bawah, diberi hiasan lain yang bentuknya sama namun dengan tampilan yang lebih lengkap. Karena di tempat tersebut tidak hanya terdapat binatang naga saja, namun juga ornament lain dengan bentuk yang sangat khas dan selalu menggunakan warna dominan merah dan hijau yang kadangkala dipadu dengan warna kuning emas.

Apalagi jika atap tersebut menggunakan bentuk limas, maka hiasan atau ornament yang muncul bisa lebih banyak lagi. Penggunaan hiasan di atas atap ini memang merupakan salah satu ciri utama pada bangunan yang menggunakan gaya tradisional Cina.

Desain atap dengan tampilan yang sangat indah dan menarik ini bisa dijadikan sebagai sumber referensi baru untuk menciptakan bentuk atau gaya lain tapi dengan konsep yang sama. Adapun teknik dan cara membuat atap rumah Cina yang unik ini bisa dilakukan dengan mengganti hiasan naga menggunakan ornament lain. Demikian pula dengan penggunaan warnanya bisa diganti warna lain yang lebih variatif dan bisa memunculkan nuansa yang lebih cerah dan ceria.

Contohnya seperti yang terlihat pada gambar. Hiasan yang ada di pinggir atap yang model limas ini terbagai menjadi tiga. Masing-masing punya bentuk yang berbeda namun tetap tampil sebagai satu kesatuan yang utuh, karena setiap di bagian selalu dihubungkan dengan suatu element yang bentuknya memanjang.

Adapun warna dominan yang digunakan adalah putih yang dipadu dengan biru dan warna lain sebagai variasi. Pada bagian pinggir atas binatang naga diganti dengan ikan dengan posisi berdiri di atas kepala. Media untuk menempatkan patung ikan ini berupa suatu bidang yang bentuknya menjulang ke atas. Bidang yang ukurannya cukup besar ini dilengkapi dengan oranament berupa ukiran dua dimensi dengan tampilan yang sangat jelas dan detail.

Selanjutnya di bawahnya lagi ada hiasan lain yang berupa miniatur menara Cina yang jumlahnya ada dua dan berada pada posisi yang saling berdempetan. Bangunan ini biasanya dipakai untuk melakukan persembahyangan. Hanya saja wujud pendeta yang sering muncul diganti oleh bentuk yang lain, yaitu beberapa tentara yang menghadap kearah depan. Dua pohon yang jumlahnya ada dua diletakan di bagian ujung kiri dan kanan.

Tampilan yang lebih menarik juga muncul di atas atau atap miniatur bangunan tersebut. Di situ terdapat wujud seorang dewa yang sedang membawa dua tangkai bunga warna putih. Sementara pakaian yang dikenakan menggunakan warna merah. Demikian pula dengan topi lancip yang dikenakan di atas kepala, juga menggunakan warna yang sama.

Selanjutnya di bagian ujung paling bawah, terdapat ornament berupa ukiran tiga dimensi yang bentuknya menjulang ke atas, lalu melengkung lagi kearah bawah dan menuju ke miniatur menara. Sementara bentuk daun yang ada dalam ukiran tersebut tetap mengarah ke luar. Adapun jenis warna yang digunakan ada bermacam-macam, biru, merah, kuning dan hijau.

Kemudian yang terakhir, bagian pinggir atap yang berada dibawah diberi ornament warna hijau. Hanya saja, ornament ini tetap menggunakan gaya yang selama ini telah sering digunakan yaitu berbentuk lengkung-lengkung yang pada bagian atasnya diberi bulatan besar. Tampilan hiasan ini mengikuti bentuk dari susunan atap yang digunakan.

Sumber gambar : http://www.flickr.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Tips Memilih Arsitek Villa Bentuk Bangunan Paling Lucu 
 Membuat Kolam Tanpa Tepi Cara Melakukan Renovasi Gedung Tua 
 Tampilan Anggun Rumah Megah Bernuansa Bali Fungsi Tanda Keselamatan Pada Proyek Bangunan dan Cara Penggunaannya 
 Menciptakan Keharmonisan Keluarga di Ruang Keluarga berukuran 9m2 Ide Menarik Membuat Taman Dinding dari Batako 
 Cara Sederhana Membuat Gantungan Korden Unik dari Batang Kayu Memilih Kayu Untuk Lantai 
 Membuat Sumur Bor Memilih Kain Untuk Hiasan Interior 
 Jenis-jenis Bangunan Tradisional Suku Lore Sulawesi Tengah Nilai Artistik Arsitektur Pasar Tradisional Triwindu di Solo Jawa Tengah 
 Menciptakan Nuansa Romantis dan Tradisional Bali Pada Ruang Makan Terbuka Rumah Berdinding Kaca dan Batu 
 Membuat Dinding Dari Botol 5 Langkah Mendekorasi Ruangan Menyambut Perayaan Hari Raya 
 Gazebo Bali di Atas Kolam Masalah Yang Paling Sering Muncul Pada Penggunaan Batu Alam 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker