Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Tips Desain Plafon Rumah

Tips Desain Plafon Rumah

Sebelum memilih model dan bahan dasar flafon rumah yang akan Anda pakai, sebaiknya Anda mengerti dulu fungsi dan peran utama sebuah plafon. Flafon oleh sebagian orang biasa disebut loteng, atau secara definisi yang jelas merupakan daerah pembatas antara atap dan ruangan di bawahnya. Flafon rumah memiliki banyak fungsi. Fungsi utamanya adalah untuk menjaga kondisi suhu di dalam ruangan yang bisa muncul akibat dari pancaran cahaya matahari pada atap rumah, keberadaan plafon rumah berfungsi untuk meredam panas tersebut. Plafon juga berfungsi untuk melindungi ruangan rumah dari semisal rembesan air yang masuk dari atas atap, menentralkan bunyi yang bising pada atap misalnya pada saat hujan.

Inilah fungsi-fungsi utama yang mendorong munculnya bahan plafon sebagai jeda pembatas antara bagian atap dengan bangunan ruang di bawahnya. Namun saat ini, fungsi plafon juga telah mengalami perluasan persepsi, tak hanya mengakomodir fungsi-fungsi di atas, fungsi plafon saat ini juga dirancang sedemikian rupa sebagai pemberi kesan estetika pada ruangan . Model dan bentuk plafon akan sangat mempengaruhi keindahan ruangan di bawahnya. Oleh karena itu bermunculan lah beragam bahan dasar pembuat plafon yang ada di pasaran dengan harga yang beragam pula.

Bila Anda masih bingung dan belum paham mengenai bahan-bahan maupun bagaimana cara memilih plafon rumah yang baik, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui hal tersebut:

1. Ketahui bahan-bahan dasar pembuat plafon rumah

Ada banyak bahan dasar pembuat plafon yang ada di pasaran saat ini dengan harga yang beragam, berikut ini diantaranya:

a. Plafon rumah dengan bahan dasar kayu . Plafon rumah dengan bahan dasar ini cukup aman untuk digunakan dari aspek kesehatan. Beberapa bentuk plafon triplex juga termasuk pada jenis plafon berbahan kayu. Kelemahan dari bahan dasar plafon ini adalah tidak terlalu tahan jika terkena air, terutama plafon berbahan triplex akan cepat mengembang jika terkena rembasan air.

b. Plafon rumah dengan bahan dasar asbes. Plafon rumah dengan bahan dasar asbes sekilas memang terkesan lebih baik dari pada plafon berbahan kayu, namun ternyata memiliki resiko dalam hal kesehatan. Karena bentuk partikulat dari asbes ternyata akan turun ke bawah dan mengganggu kesehatan para penghuni rumah.

c. Plafon rumah dengan bahan dasar fiberglass. Plafon rumah dengan bahan dasar fiber harganya cukup lumayan mahal, namun jika Anda tetap punya keinginan untuk memiliki sebuah rumah yang indah maka tak salah jika memakai model plafon ini.

d. Plafon rumah dengan bahan dasar gypsum. Model ini cukup sering dipakai orang. harganya relatif lebih murah dibanding dengan plafon berbahan dasar fiber glass.

2. Setelah menemukan bahan dasar plafon rumah terbaik yang sesuai untuk dipakai di rumah Anda, maka hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan dalam desain plafon rumah adalah memadukan warna plafon dengan nuansa dinding dan isi ruangan yang telah dirancang. Padukan warna dan pastikan bahwa fungsi plafon benar-benar menambah kesan estetika pada ruangan rumah.

3. Rawat lah dan bersihkan plafon rumah Anda secara berkala. Seindah apapun plafon rumah yang telah Anda pilih, tak akan ada gunanya jika plafon tersebut terlihat kotor dan dihinggapi banyak laba-laba. Bersihkan kotoran-kotoran tersebut secara rutin agar tidak menumpuk yang pada akhirnya sulit untuk dibersihkan.

 
Artikel Lainnya :
 Menata dan Mendesain Foyer Kontraktor Indonesia Terbaik – Solusi Pembangunan Rumah Idaman Anda 
 Kelebihan dan Teknik Memasang Batu Alam Untuk Dinding Pagar Tanaman Paling Jelita 
 Mengenal Jenis-jenis Genteng Teknik Mempercantik Rumah Kontrakan 
 Ide Menarik Membuat Desain Kursi Eceng Gondok Mengapa Perlu Mengitung RAB (Rencana Anggaran Biaya) Rumah?  
 Faktor Penentu Keawetan dan Kualitas Dinding Bangunan Trik Mengontrakan Rumah 
 Jenis Tanaman Untuk Menutup Tanah Trend Desain Interior Tahun 2013 
 Bentuk Ruang yang Lahir dari Fungsi Bangunan Mengecat Batu Bata 
 Dinding Batu Bata Bali yang Unik Cara Membuat dan Tips Membuat Desain Taman sekolah 
 Mengenal Jenis Agregat Ide Menarik Membuat Hiasan Interior dari Kardus Bekas 
 Membuat Kolam Tanpa Tepi Analisa Gejala Akustik pada Ruang Tertutup  
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Instagram - Image Bali Arsitek dan Kontraktor Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2016 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Web developed by BaliWS
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker