Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Tips dan Cara Membuat Desain Taman Kota

Tips dan Cara Membuat Desain Taman Kota

Taman kota adalah salah satu jenis fasilitas publik yang bersifat multifungsional. Selain untuk memperindah tampilan dan wajah kota, juga punya beberapa fungsi yang lain. Misalnya saja sebagai salah satu media terpenting untuk peresapan dan penyimpanan air atau water saving sekaligus untuk mengurangi terjadinya resiko banjir.

Fungsi lainnya, taman kota juga mampu memberi efek pada kesehatan karena bisa menghasilkan oksigen yang merupakan kebutuhan paling vital bagi kehidupan manusia dalam jumlah yang lebih banyak. Apalagi jika mengingat saat ini udara bersih semakin sulit didapat, terutama di kota-kota besar yang tingkat polusi udaranya lebih tinggi.

Efek kesehatan lainnya adalah, taman kota bisa dijadikan sebagai sarana untuk berolahraga serta rekreasi yang murah dan meriah bagi warga kota. Dua kegiatan ini masing-masing punya peran yang sangat besar untuk menciptakan sistem kehidupan masyarakat yang sehat baik secara fisik, maupun rohani. Selain itu fasilitas publik ini juga bisa punya peran sebagai media pendidikan yang baik terutama bagi mereka yang suka mempelajari ilmu botani dan hal-hal lain yang berkaitan dengan ekosistem alam.

Dan yang tidak kalah penting, taman kota juga punya funsi sosial yang tinggi karena bisa digunakan sebagai tempat untuk bertemu antar warga sehingga mereka bisa saling bersosialisasi. Dari sini bisa tercipta kerukunan antar warga dan secara otomatis akan menciptakan kehidupan yang harmonis, nyaman dan damai.

Melihat fungsinya yang begitu banyak, maka sudah sepantasnya jika taman kota dibuat dengan desain yang mampu memunculkan karakter budaya yang kuat dan menjadi salah satu icon atau kebanggan warga. Berikut ini ada beberapa tips dan cara membuat desain taman kota yang bisa dijadikan referensi untuk membuat taman yang tidak saja indah dan sejuk, namun juga bisa memunculkan fungsi-fungsi yang telah disebutkan di atas.

Petama adalah gunakan tanaman yang merupakan ciri dari budaya dan adat setempat. Misalnya Jepang yang terkenal dengan pohon sakuranya, lalu Bali dengan pohon kamboja atau sepatu, Jawa dengan pohon beringin atau sawo kecik dan seterusnya.

Dan yang tidak kalah penting, sedapat mungkin gunakan jenis pohon berdaun lebat dan rimbun namun tidak mudah rontok dan tetap segar meski sedang musim kemarau. Sedangkan untuk tanaman yang ukurannya kecil, bisa menggunakan jenis tanaman yang mudah perawatannya dan tidak membutuhkan banyak air untuk penyiraman.

Taman kota yang baik juga harus dilengkapi dengan sarana yang lain seperti fasilitas untuk melakukan olahraga, namun yang bisa dilakukan secara bersama-sama. Contohnya arena untuk senam, jogging track atau jalan sehat. Ada baiknya fasilitas ini bisa tersedia di sekeliling taman, tidak hanya berada di satu tempat saja.

Selanjutnya untuk kursi taman, tempat paling bagus untuk meletakannya adalah berada di tempat terbuka yang sejuk dan bisa terhindar dari sinar matahari secara langsung, misalnya di bawah pohon yang besar. Hindari penempatan kursi taman di tempat yang tersembunyi dengan tujuan untuk menghindari terjadinya penyalagunaan.
Agar bisa tampil lebih sempurna, taman kota juga bisa dilengkapi dengan danau buatan yang biasanya diletakan pada bagian tengah. Danau ini bisa diberi dilengkapi dengan ikan hias. Binatang lain juga bisa dijadikan sebagai pelengkap, namun harus dipilih binatang yang jinak dan tidak buas. Selain itu jumlahnya tidak boleh terlalu banyak agar tidak memakan dan merusak berbagai jenis tanaman yang ada.

Yang terakhir jika menggunakan patung, terutama patung pahlawan sebaiknya patung tersebut dibuat dalam posisi tidak membawa senjata dan punya tampilan seperti sedang berperang. Sebab hal ini secara tidak langsung akan memberi efek psikologis terhadap suasana nyaman yang ingin diciptakan.

Sumber gambar : http://repoebliek.wordpress.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Tidak Ada Dana Membangun Rumah? Manfaatkan Kredit Bank Mengenal Jenis-jenis Jendela 
 Tujuan dan Jenis Plester Dinding Melakukan Renovasi Berdasarkan Usia Bangunan 
 Terlalu Banyak Arsitek, Pilih Yang Mana Ya? Kolam Pemandian yang Indah di Taman Sari 
 Menghadirkan Nuansa Religi pada Ruang Menciptakan Surga di Kamar Mandi 
 Tips Cara Membuat Walk in Closet di Rumah Hal Penting Dalam Perancangan Sanitasi Rumah 
 Asta Kosala Kosali sebagai Acuan Dalam Arsitektur Tradisional Bali Rumah Dome Yogyakarta 
 Renovasi Furniture Hotel – Meningkatkan Nilai Jual Kamar 5 Langkah Mendekorasi Ruangan Menyambut Perayaan Hari Raya 
 Membuat Sudut Pada Bangunan Menghadirkan Kesan Kontras Namun Tetap Serasi di Teras Bali 
 Kelebihan Batu Bata Ringan dan Perbandingannya Dengan Batu Bata Biasa Tips Membangun Rumah Baru Anda 
 Lampu Gantung Cantik di Ruang Makan Bernuansa Bali Kursi Ayun Unik Untuk Taman 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker