Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Keuntungan dan Tips Menggunakan Kayu Komposit Untuk Kamar Mandi

Keuntungan dan Tips Menggunakan Kayu Komposit Untuk Kamar Mandi

Kayu biasanya selalu digunakan pada ruang atau tempat yang kondisinya selalu kering dan tidak pernah terkena air. Namun bagaimana jika kamar mandi yang merupakan ruang dengan kondisi yang selalu basah justru menggunakan kayu pada bagian lantai dan dindingnya?. Tentu hal ini akan memunculkan perasaan yang aneh bagi yang baru pertama kali mendengar atau melihatnya.

Penggunaan kayu untuk kamar mandi sebenarnya bukan merupakan hal yang asing lagi. Karena kayu yang digunakan bukan merupakan kayu biasa, melainkan kayu dari jenis komposit. Yaitu kayu yang merupakan produk hasil industri (bukan alam) yang dibuat dari serbuk atau bubuk kayu kemudian dicampur dengan serbuk bambu dan beberapa bahan lain yang bersifat alami dan organik sebagai media perekat atau lem.

Agar punya sifat yang tahan air, adonan ini selanjutnya diberi campuran PVC atau Polyvinyl Chloride yaitu sejenis bahan kimia untuk membuat plastik. Dengan penggunaan PVC ini maka meski terkena air kayu tetap kuat dan tidak mengalami pelapukan atau keropos. Selain itu kayu komposit ini tetap punya tampilan yang sama dengan kayu yang solid atau kayu yang diambil langsung dari pohon yang ditebang. Demikian pula dengan seratnya, tetap muncul dengan tampilan yang tidak kalah alami.

Selain tahan air, kayu komposit juga bebas dari serangan rayap serta tidak bisa merambatkan api ketika terjadi bencana kebakaran. Keuntungan lainnya, meski menggunakan bahan kimia, namun kayu ini tidak mengandung racun sama sekali sehingga lebih aman digunakan. Selain itu jika digunakan, proses pemasangan kayu komposit lebih mudah dilakukan dan tidak membutuhkan waktu yang lama.

Agar bisa mendapatkan hasil tampilan yang lebih maksimal, ada beberapa tips menggunakan kayu komposit untuk kamar mandi . Salah satunya, karena berada di dalam ruang, sebaiknya jenis kayu komposit yang digunakan tidak menggunakan ukuran yang tebal. Cukup yang punya ukuran ketebalan sekitar empat millimeter saja. Karena selain lebih hemat dari segi pembiayaan atau pendanaan, penggunaan kayu yang tebal akan membuat tampilan kamar mandi tidak terlihat bagus dan memunculkan kesan yang sempit.

Berbeda dengan kayu solid yang jumlah warnanya terbatas, kayu komposit punya banyak pilihan warna yang lebih variatif, tidak hanya coklat saja. Namun jika ingin menggunakan warna yang berlainan, harus tetap memperhitungkan keserasiannya. Apalagi jika bahan kayu komposit ini dipadukan dengan bahan yang lain yang warnya juga tidak sama.

Hal lain yang perlu diketahui, meski punya beberapa kelebihan kayu komposit juga punya kelemahan dibanding dengan kayu solid. Diantaranya kayu komposit punya daya tahan yang lebih rendah jika digunakan untuk menahan beban yang berat. Jadi sebaiknya penggunaan kayu ini hanya diaplikasikan untuk mempercantik atau membuat lapisan penutup dinding, lantai, plafon atau element yang lain.

Jangan sekali-kali menggunakan kayu komposit untuk dijadikan sebagai konstruksi karena akan memunculkan resiko yang tidak kecil. Untuk konstruksi lebih bagus menggunakan kayu solid atau cor beton, lalu diberi lapisan penutup kayu komposit jika ingin menjadikan konstruksi tersebut sebagai media untuk mempercantik tampilan kamar mandi.

Terakhir yang tidak boleh dilupakan, kayu komposit dibuat dengan ukuran yang seragam sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Jadi agar menghasilkan tampilan yang bagus, sebaiknya sebelum digunakan harus dilakukan perhitungan yang cermat. Konsepnya tidak berbeda ketika kita mau memasang ubin keramik untuk lantai atau dinding.

Sumber gambar : http://styledesigninterior.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Tradisi yang Mempengaruhi Ragam-Bentuk Arsitektur Tradisional di Bali Tampilan Fasad Rumah yang Unik  
 Desain Gereja di Tanah Karo Mempercantik Ruang Dengan Kaca Patri 
 Perbedaan Rumah Dari Batu Bata dan Batu Alam Mengenal Jenis Pasir dan Semen 
 Green Arsitektur dengan Rumah Bambu Desain Gapura Unik Desa Kasongan 
 Mengenal Ekpose Gaya Platonik Geometris Membuat Dinding Dari Roster 
 Trend Desain Interior Tahun 2013 Menata dan Mendesain Foyer 
 Fungsi Kolam Pantul dan Teknik Aplikasinya Kayu Lengkung untuk Fasad Bangunan 
 Membuat Desain Meja Bergaya Jewelry Bagian Ruang Yang Harus Mendapat Perawatan Ekstra 
 Style Gaya Arsitektur Rumah dan Kepribadian Anda Teknik Membuat Desain Ruang Belajar 
 Memilih Cat Dinding di Daerah Berhawa Panas Wujud Perumahan di Perbukitan Ungasan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker