Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Cara Membuat Desain Tugu dan Tips Menata Landscapenya

Cara Membuat Desain Tugu dan Tips Menata Landscapenya

Meski tidak punya sifat yang terlalu fungsional, namun keberadaan tugu tetap punya pengaruh yang cukup besar terhadap nilai atau karakter suatu wilayah atau daerah dimana tugu tersebut didirikan. Perbedaannya dengan patung, tugu hanya bisa ditempatkan pada lokasi yang lebih spesifik. Sedangkan patung bisa ditempatkan dimana saja sepanjang bisa memunculkan kesan yang lebih indah.

Karena biasanya tugu dibuat dengan tujuan bukan hanya untuk menciptakan keindahan saja, namun juga merupakan simbol dari keberadaan suatu daerah atau peristiwa tertentu. Sehingga cara membuat desain tugu dan landscapenya juga harus disesuikan dengan pesan yang ingin disampaikan melalui tugu tersebut.

Dan yang perlu diketahui, bentuk atau desain tugu tidak selalu harus berbentuk seperti tiang atau menara yang menjulang tinggi. Ada tugu yang bentuknya tetap tinggi namun tidak menjulang karena punya tampilan yang lebih lebar dan besar.

Adapun lokasi atau tempat yang paling cocok untuk membuat dan membangun tugu adalah di persimpangan jalan yang besar dan merupakan wilayah utama bagi daerah tersebut (main street). Namun adakalanya tugu juga bisa menggunakan lokasi tidak dipersimpangan atau perempatan, tapi berada di tengah jalan besar yang biasanya digunakan sebagai pemisah jalur kendaraan antara yang berada di sebelah kiri dan kanan.

Jika tugu yang dibuat dengan tujuan ingin menunjukan suatu simbol yang bersifat kedaerahan, maka desain yang dibuat juga harus mampu menonjolkan apa yang menjadi keistimewaan serta ciri khas utama dari wilayah tersebut. Misalkan saja daerah tersebut merupakan tempat wisata yang mengandalkan keindahan alam atau pantai yang dimilikinya.

Bisa saja tugu tersebut dibuat dengan desain yang menggambarkan keindahan alam atau pantai tersebut melalui tampilan yang didominasi oleh hiasan atau aksesoris berupa relief binatang laut atau pantai maupun penggambaran dari pepohonan paling sering tumbuh di daerah tersebut namun jarang ditemukan di daerah lain.

Jika tugu tersebut berada di suatu komplek perumahan, maka konsep gaya dan desain yang dibuat biasanya mengikuti bentuk desain rumah yang berada di komplek tersebut. Sebab rumah yang berada di komplek selalu menggunakan gaya desain yang sama meski punya ukuran atau type yang berbeda-beda.

Kemudian untuk tugu yang mengandung pesan pada suatu peritiwa atau kejadian yang punya nilai sejarah, konsep desainnya harus mampu memunculkan cerita yang ada di balik peristiwa tersebut. Tugu jenis ini biasanya lebih sering menggunakan simbol-simbol yang diaplikasikan pada beberapa elementnya.

Contoh yang paling sederhana adalah ketika membuat tugu dalam rangka untuk memperingati peristiwa berdirinya suatu lembaga pendidikan yaitu perguruan tinggi atau universitas yang dibangun dan mulai melakukan kegiatan belajar mengajar pada tanggal 15 September 1980.

Angka limabelas bisa diaplikasikan pada tinggi tugu tersebut yaitu limabelas meter. Kemudian bulan September yang merupakan bulan kesembilan, bisa dipakai untuk membuat hiasan berbentuk sembilan tangan yang saling bergandengan dan mengelilingi tugu. Selain merupakan simbol bulan September, tangan tersebut juga mengandung pesan persatuan.

Sedangkan tahun 1980, bisa diaplikasikan pada taman atau landscape yang ada di sekitar tugu tersebut. Misalnya taman disekitar tugu dilengkapi dengan pancuran yang jumlahnya ada Sembilan belas, kemudian dilengkapi dengan hiasan buku-buku yang berjajar di sekeliling kolam pancuran dan jumlahnya ada delapan puluh buah. Buku adalah simbol sumber pengetahuan atau ilmu.

Agar punya karakter pendidikan yang lebih kuat, pada bagian puncak tugu bisa diberi hiasan yang memunculkan visualisasi dari topi toga yang dipakai dalam acara wisuda setelah para mahasiswa menempuh pendidikannya di lembaga tersebut.

Konsep pembuatan desain tugu yang dipenuhi dengan simbol-simbol seperti ini tentu membutuhkan perhitungan yang sangat cermat. Namun pada sisi yang lain, karya yang dihasilkan juga punya nilai seni yang lebih tinggi.

Sumber gambar : http://astayoga.deviantart.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Perhatian Penting Sebelum Membangun Ruko Menjadikan Warna Kuning Sebagai Fokus Utama Tampilan Ruang 
 Fungsi dan Kelebihan Stell Floor Deck Membuat Sertifikat Tanah Girik atau Adat 
 Acuan Dalam Mendesain Pintu Sebagai Elemen Penting Dalam Rumah Membuat Konstruksi Rumah Bambu 
 Rumah Villa Bernuansa Sejuk di Bogor Jawa Barat Teknik Membuat Cor Beton 
 Rumah Gerobak Pelukis Affandi Ide Menarik Membuat Taman Dinding dari Batako 
 Menata Ruang Unfinished Menjadikan Karya Arsitek Sebagai Simbol Wilayah 
 Menggunakan Mobil dan Motor Untuk Mempercantik Tampilan Ruang Trend Desain Interior Tahun 2013 
 Cara Memilih Rumah Hunian yang Bebas dari Ancaman Banjir Aplikasi Kain Gorden Pada Ruang Klasik dan Modern 
 Mengenal Jenis-jenis Water Heater Memilih dan Merawat Bantal Duduk 
 Mengenal Teknologi Pembuatan Bambu Laminasi Dulu Kayu sebagai Kayu Bakar, Kini Kayu Memewahkan Sebuah Bangunan 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker