Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Tips Membuat Desain Pagar Dari Batu Bata

Tips Membuat Desain Pagar Dari Batu Bata

Untuk menghasilkan kesan yang agak unik dan eksentrik, ada kalanya orang suka menerapkan konsep unfinished pada beberapa bagian rumah termasuk dindingnya. Misalnya dinding tersebut tidak ditutup dengan lapisan penutup atau aci dari campuran semen dan pasir. Hal ini menjadikan batu bata yang digunakan untuk membuat dinding bisa terlihat dengan jelas.

Tujuan dari penerapkan sistem ini memang ingin menonjolkan tekstur dari bata tersebut sehingga memunculkan nuansa yang lebih alami, terutama pada susunan dan warna merah kecoklatan yang muncul. Apalagi jika penataan batu bata tersebut menggunakan pola-pola tertentu yang tidak biasa, tentu akan mampu menyajikan tampilan yang lebih istimewa lagi.

Penggunaan cara seperti ini sebenarnya tidak hanya bisa diaplikasikan pada bagian dinding saja. Bagian luar rumah atau eksterior juga bisa menerapkan metode yang sama. Salah satunya adalah pagar rumah yang berada di sekeliling bangunan, terutama pada bagian depan yang merupakan salah satu element yang paling sering mendapat perhatian.

Salah satu contoh cara dan tips untuk membuat desain pagar dari batu bata bisa dilihat dalam gambar. Tidak seperti yang selama ini kita lihat, tampilan pagar batu bata ini terlihat lebih menarik dan punya nilai tambah yang cukup tinggi terutama dalam hal desain dan bentuk.

Pada bagian samping, dinding pagar menggunakan model biasa yang punya ukuran lebih tinggi. Sedangkan dinding yang ada ditengah punya tampilan yang sangat menarik dan menjadi point of interest atau daya tarik utama dari pagar ini. Pondasi pagar diletakan di atas permukaan tanah, yang susunannya dibuat secara memanjang dengan posisi batu bata yang mendatar.

Selanjutnya pada bagian atas atau tengahnya, bisa dibuat dengan tampilan yang lebih cantik dan istimewa. Pertama kali yang harus dilakukan adalah menyusun batu bata secara menyilang dengan posisi kearah depan dan belakang. Bentuk susunan tersebut tidak rapat, namun diberi jarak yang sama dengan ukuran lebar bata.

Batu bata yang digunakan untuk melakukan perkerjaan ini punya ukuran lebar yang agak kecil dengan tujuan untuk menciptakan bentuk kotak yang juga kecil dan tidak panjang.Tentu saja untuk mendapatkan batu bata dengan ukuran seperti ini hanya bisa dilakukan dengan cara pemesanan lebih dahulu pada tukang pembuat bata, sehingga akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Jika ingin proses yang lebih cepat, kita bisa melakukan pemotongan pada bata tersebut dengan mesin pemotong keramik. Namun tentu saja pekerjaan ini menjadi lebih rumit. Selain itu dana yang dikeluarkan juga lebih besar karena harus membayar tukang untuk melakukan pemotongan seperti ini.

Setelah penyusunan bata secara menyilang selesai dikerjakan, dilanjutkan dengan menyusun bata yang lain dengan cara memanjang dan berjajar di atas susunan yang menyilang tadi. Dengan cara seperti ini maka dihasilkan bentuk kotak dan lubang yang ukurannya kurang lebih sama. Dua pekerjaan ini dilakukan secara bergantian terus menerus hingga mencapai ketinggian sekitar setengah dari ketinggian pagar.

Selanjutnya pada bagian atas, diberi dinding dari susunan batu bata sekitar lima hingga enam baris. Namun pada bagian tengah, dinding ini diberi cekungan ke bawah sehingga membentuk garis yang melengkung seperti setengah lingkaran.

Selanjutnya garis lengkung ini kemudian diberi penutup yang disusun secara menyilang namun menggunakan bata yang ukurannya sama dengan yang digunakan pada dinding. Hal ini membuat garis lengkung tersebut telihat makin jelas dan tegas.

Agar pagar batu bata ini terlihat makin indah, sebaiknya semen yang digunakan untuk perekat susunan atau membuat nat menggunakan semen yang warnanya selain abu-abu, misalnya putih.

Sumber gambar : http://www.shoshote.com

 

 
Artikel Lainnya :
 Bangunan Gereja Terbesar di Dunia Kolam Taman yang Indah dengan Latar Belakang Rumah Bali 
 Tips Hemat Membuat Lampu Gantung Cara Membuat Tangga Bambu Untuk Hiasan Interior 
 Teknik Pewarnaan Lorong Rumah Mempercantik Tampilan Dinding Dengan Peralatan Elektronik Bekas 
 Teknik Mempercantik Rumah Kontrakan Perbedaan Rumah Dari Batu Bata dan Batu Alam 
 Rumah Sehat Dengan Mengidentifikasi Sumber Pencemaran Aneka Jenis Kolam Ikan pada Rumah dan Teknik Pembuatannya 
 Menjadi Kontraktor yang Ramah Lingkungan Menjadikan Buku Sebagai Hiasan Ruang 
 Membuat Cor Beton di Waktu Malam Fungsi dan Jenis-jenis Batu Split 
 Menempatkan AC Secara Baik dan Benar Pengaturan Penghawaan Alami untuk Rumah Tinggal 
 Membuat Pagar Sudut Cara Menggunakan Genteng Tanah Liat Untuk Membuat Dinding 
 Menghidupkan Suasana Rumah dengan Pagar Hidup Tips Membuat dan Memasang Atap Rumput Ilalang 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker