Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Menyatukan Tampilan Kursi Bambu dan Teras Bali

Menyatukan Tampilan Kursi Bambu dan Teras Bali

Perabot kursi dan meja dari bambu memang punya keistimewaan tersendiri yang tidak dipunyai oleh perabot yang menggunakan bahan lain. Karena bambu selalu punya bentuk yang sama, yaitu bundar. Hal ini sangat berbeda dengan kursi yang terbuat dari kayu atau besi karena bisa dibentuk sesuai dengan keinginan dan selera.

Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para desainer meja kursi atau perabot interior untuk menciptakan karya desain yang bagus sehingga bisa dikombinasikan dengan ruang yang menggunakan gaya bermacam-macam baik gaya modern maupun tradisional. Namun karena merupakan bahan yang alami, kursi dan meja bambu lebih sering dikombinasikan pada ruang yang menggunakan gaya tradisional meski bukan merupakan hal yang mutlak.

Berikut ini ada contoh konsep untuk menyatukan tampilan kursi bambu dan teras Bali yang menggunakan gaya tradisional. Jumlah kursi yang ditempatkan pada teras tersebut ada tiga. Satu kursi berukuran panjang dan bisa diduduki oleh lebih dari satu orang, dua yang lain ukrannya kecil dan hanya dapat digunakan oleh satu orang saja.

Satu hal yang cukup menarik, kursi yang panjang menghadap ke samping sedang dua kursi yang kecil berada di sebelah kiri dengan posisi saling berhadapan. Selama ini yang sering terjadi, kursi panjang selalu menghadap kearah depan sesuai dengan arah hadap teras. Hal lain yang juga unik, selain menghadap ke samping, kursi panjang tersebut berada di tengah teras, tidak berada di pinggir.

Kemudian untuk desain kursi dan mejannya, konsep desain yang digunakan juga sangat menarik, terutama untuk konstruksinya. Kaki kursi yang berada di bawah, punya ukurannya pendek dan kecil. Kekuatan utama untuk menahan beban justru terletak pada batang-batang bambu yang disusun secara horizontal baik yang berada di depan, belakang dan samping kiri serta kanan.

Dengan konsep pembuatan konstruksi seperti ini maka kursi bambu mampu menahan beban yang lebih berat. Maka secara otomatis kursi tersebut bisa lebih awet dan tahan lama. Hal yang sama juga terjadi pada meja, yang justru tidak menggunakan kaki vertikal sama sekali. Beberapa bambu kecil yang diletakan pada bagian samping, justru berfungsi sebagai bagian dari kerangka atau konstruksi.

Kemudian media yang digunakan untuk sandaran punggung juga menggunakan bambu yang dibelah kecil-kecil dan dianyam secara renggang seperti jaring. Untuk tempat duduknya, diberi busa sehingga dapat menimbukan rasa yang nyaman. Busa ini ditutup dengan kain putih dengan motif warna biru.
Selain untuk membuat meja dan kursi, bambu juga digunakan sebagai penutup plafon dengan bentuk anyaman. Dan dari plafon bambu inilah perabot kursi dan meja bambu terlihat menyatu dengan desain teras yang menggunakan gaya tradisonal Bali.

Bagian pojok teras sebelah kanan depan atas, terdapat hiasan lonceng yang bahan pembuatannya juga menggunakan bambu. Lonceng ini jika terkena angin akan menghasilkan suara yang sangat khas dan unik, seperti batang pohon bambu yang saling bergesekan. 

Di sebelah lonceng terdapat kentongan yang juga terbuat dari batang bambu namun diberi warna coklat, sama dengan warna yang digunakan pada tiang penyangga bangunan. Pada jaman dulu kentongan ini berfungsi sebagai alat komunikasi dengan cara dipukul menggunakan teknik hitungan tertentu sesuai dengan jenis berita yang ingin disampaikan.

Namun saat ini kentongan tersebut hanya berfungsi sebagai ornament hiasan saja. Penggunaan hiasan kentongan dan lonceng tersebut, meski punya ukuran yang kecil namun juga punya peran besar yang menjadikan kursi dan meja bambu makin menyatu dengan tampilan teras.

Sumber gambar : http://balicheapcar.com

 
Artikel Lainnya :
 Tips dan Cara Mengatasi Cat Dinding yang mudah Mengelupas Membeli dan Memilih Besi Kolom Dalam Bentuk Jadi 
 Memilih Kayu Untuk Atap Sirap dan Cara Pemasangannya Kelebihan Rumah di Pojok 
 Rumah Panjang Gaya Bali di Tepi Hutan Punya Masalah Bangun Membangun ? Diskusikan dengan Kami 
 Desain Rumah Tinggal untuk Iklim Tropis Rumah Modern Bernuansa Sejuk dan Nyaman 
 Menjadikan Buku Sebagai Hiasan Ruang Kecurangan yang Sering Terjadi Pada Proyek Bangunan 
 Cara Membangun Suasana Nyaman pada Rumah Mengenal Lebih Jauh Arsitektur Jengki 
 Tips Cara Membuat Walk in Closet di Rumah Supplier & Manufacture Bahan Bangunan Indonesia - Undangan Kerjasama 
 Keuntungan dan Cara Membuat Rumah Ramah Lingkungan Dari Kayu Kelebihan dan Cara Menggunakan Semen Instan 
 Desain Gereja di Tanah Karo Membuat Pagar Sudut 
 Menghadirkan Nuansa Religi pada Ruang Jenis-jenis Gypsum dan Cara Memilihnya 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker