Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Membuat Desain Teras Bali Agar Terlihat Lebih Indah dan Terang

Membuat Desain Teras Bali Agar Terlihat Lebih Indah dan Terang

Adakalanya orang lebih suka berada pada tempat yang redup dan remang-remang dengan alasan untuk mendapatkan suasana yang tenang dan nyaman, meski sedang berada di ruang terbuka yang ada di depan rumah, yaitu teras atau veranda. Namun pada sisi yang lain, banyak pula yang lebih suka dengan suasana yang lebih terang meski dengan alasan yang sama.

Perbedaan ini bisa terjadi karena setiap orang memang selalu punya selera yang berbeda-beda. Namun pada umumnya masyarakat di Indonesia lebih suka berada di tempat yang lebih terang, meski desain teras yang digunakan tidak selalu sama, termasuk yang desain gaya tradisional Bali misalnya.

Berikut ini ada satu contoh teknik untuk membuat desain teras Bali agar terlihat lebih indah dan terang . Teras ini ada di komplek Villa Puri Bawana di daerah pulau wisata Bali, persisnya di Canggu yang lokasinya hanya berjarak beberapa kilometer saja dari pantai Kuta. Teras ini menghadap kearah halaman yang panorama alamnya mampu menyajikan pemandangan yang tidak kalah indahnya.

Suasana yang terang pada teras bukan hanya tercipta pada sistem pencahayaan yang memakai sinar warna putih. Namun juga hadir dari penggunaan warna pada perabot furniture dan element lain yang digunakan. Dua kursi panjang yang diletakan pada bagian tengah dilengkapi dengan busa tebal untuk tempat duduk dan sandaran punggung. Kain penutupnya menggunakan warna yang tidak polos namun bermotif.

Penggunaan kain bemotif ini merupakan ide yang cukup menarik karena biasanya kain untuk penutup busa kursi selalu menggunakan warna polos. Apalagi dua kursi tersebut menggunakan konsep penggunaan motif yang saling berlawanan. Warna dasar pada kain penutup kursi yang berada di sebelah kanan adalah krem terang. Motifnya berupa gambar daun yang warnanya biru dan coklat. Bantal duduknya menggunakan warna merah, krem dan putih.

Kemudian kursi yang berada di sebelah kiri, kain penutup busanya juga menggunakan warna krem, namun motifnya menggunakan warna yang senada. Beberapa bantal duduk yang ada di belakang, menggunakan motif yang sama dengan kain penutup pada kursi sebelah kanan. Bantal lain yang ada di depan menggunakan warna putih polos tanpa motif.

Selanjutnya meja yang ada di tengah, menggunakan kayu coklat terang. Namun Kayu tersebut hanya digunakan pada pinggiran atau tepi saja. Sementara pada bagian tengahnya ditutup dengan anyaman dari daun pandan yang sering digunakan untuk membuat tikar tradisional.

Pada bagian atas, atap yang menggunakan rumput ilalang tidak ditutup dengan plafon. Sistem ini merupakan hal yang biasa terjadi pada bangunan atau ruang yang menggunakan gaya tradisional Bali. Untuk mengisi kekosongan, atap yang sekaligus berfungsi sebagai plafon ini diberi hiasan lampu yang diletakan di dalam lampion.

Bentuk lampion ini seperti lampion yang sering digunakan pada bangunan gaya China namun tidak berwarna merah sebab menggunakan bahan rumput ilalang. Kerangkanya menggunakan bambu kecil yang disusun hingga berbentuk bulat seperti bola.

Melihat bahan-bahan dan element yang digunakan, jelas sekali jika ahli interior yang membuat desain ruang ini selalu menggunakan warna-warna yang cenderung terang. Penggunaan element yang menggunakan warna gelap dihindari dengan tujuan agar warna cerah yang dihasilkan tetap dominan.

Bahkan tiang penyangga bangunan yang ada di depan teras dan kerangka serta kayu usuk untuk memasang atap rumput juga menggunakan warna coklat namun tidak gelap. Selain terlihat terang, penggunaan warna ini juga menjadikan tampilan teras jadi terasa ringan dan tidak berat.

Sumber gambar : http://www.baliholidayaccommodation.com

 
Artikel Lainnya :
 Jenis-jenis Water Proofing Memilih Air Untuk Membuat Bangunan  
 Kelebihan dan Cara Membuat Pagar Kaca Tips Membeli Tanah dan Rumah Warisan 
 Rumah Panggung yang Modern dan Unik Mengenal tentang Psikologi Rumah 
 Kelebihan dan Keunggulan Genteng Tanah Liat Keuntungan Menggunakan Batu Bata Untuk Membangun Rumah 
 Tujuan Menjaga Jarak Bangunan Perbedaan Bak Mandi dan Shower 
 Membuat dan Memasang Pintu Utama Rumah Gunakan Interior Designer, Furniture Toko belum tentu Cocok untuk Ruang Anda ! 
 Pertimbangan Memilih Tempat Tidur yang Sehat dan Nyaman Perkembangan Arsitektur yang Beragam di Kuta Bali 
 Mengecat Batu Bata Jenis Sambungan Kayu Untuk Konstruksi 
 Meletakan Benda Seni di Kamar Mandi Aneka Furniture Rumah dan Perawatannya 
 Membuat Ruang Tamu Berkonsep Outdoor Fasad Indah Keraton Yogyakarta 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker