Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
 
 
   
Loading
 
 

Relief Bali Nan Cantik di Taman Asri

Relief Bali Nan Cantik di Taman Asri

Taman ini menggunakan lahan yang kecil dan tidak luas. Meski begitu tampilannya sangat indah dan tidak menimbulkan kesan yang sempit dan tidak lega. Karena jenis tanaman hias yang digunakan hanya ada beberapa saja. Namun taman ini tetap terlihat sejuk dengan adanya tanaman tanaman rambat yang tumbuh melekat pada dinding.

Meski tidak menutup semua bagian, namun tanaman rambat ini menjadi bagian terpenting untuk menciptakan karakter taman yang dingin namun tetap segar. Apalagi dinding tembok tersebut memunculkan warna abut-abu yang merupakan hasil dari campuran pasir dan semen, ditambah dengan adanya lumut yang tumbuh di beberapa tempat pada dinding tersebut. Kesan yang sangat alami hadir di tempat ini.

Selain tanaman rambat, bagian lain yang paling menarik di taman ini adalah batu relief bergaya Bali yang diletakan pada salah satu sisi dinding pada bagian tengah. Batu relief Bali nan cantik di taman asri ini menggambarkan dua orang wanita berpakaian tradisional sedang mengambil air di suatu pancuran menggunakan gentong kecil. Pancuran ini berada di tempat terbuka dengan latar belakang gapura Bali yang sangat indah.

Bahan untuk membuatnya adalah batu alam warna putih kekuningan seperti warna gading, menjadikan tampilannya terlihat sangat mencolok dan mampu menjadi point of view atau daya tarik utama. Hal ini memang sedikit unik, karena taman biasanya selalu menggunakan tanaman hias sebagail element utamanya. 

Batu yang diambil dari bukit berkapur ini kemudian dibentuk menjadi kotak persegi panjang yang pipih. Selanjutnya dibuat ukiran relief dengan tingkat keakuratan yang tinggi. Hal ini bisa terlihat dengan ornament yang sangat detail, jelas dan lengkap. Bagian muka atau wajah wanita dalam ukiran mampu menggambarkan wajah wanita Bali yang ekspresif dan sangat khas.

Sisi lain yang tidak kalah menarik adalah permukaan tanah tidak ditutup dengan tanaman rumput, namun memakai batu kecil atau kerikil hitam. Penggunaan batu ini sebenarnya juga punya fungsi yang sama dengan tanaman rumput meski punya tampilan yang sangat berbeda dan menghasilkan kesan yang lain.

Tidak berbeda dengan tanaman rumput, batu kerikil ini juga bisa dijadikan sebagai media untuk membuat sistem peresapan air yang baik. Ketika hujan turun, air yang jatuh tidak akan langsung mengalir, namun  masuk ke dalam tanah melalui celah-celah pada batu kerikil tersebut. Apalagi jika tanah yang ada dibawahnya bersifat lebih lunak dan mengandung banyak pasir, maka air yang dapat meresap bisa lebih banyak.

Bagian tengah pada hamparan kerikil, di buat kotak warna putih terang yang digunakan sebagai jalan setapak. Kotak jalan setapak ini jumlahnya ada empat dan cara peletakannya menggunakan sistem yang tidak sejajar. Kotak pertama posisinya agak ke kanan, dua kotak di tengah agak ke kiri dan kotak yang keempat berada pada posisi paling kiri.

Selanjutnya pada bagian pinggir, diberi tanaman hias dengan jumlah yang tidak begitu banyak. Satu pohon dengan ukuran yang agak besar dan tinggi diletakan pada bagian pojok. Di tempat tersebut juga terdapat pot dari tanah liat namun punya tampilan yang cukup mencolok karena permukaan yang ada di atas ditutup dengan batu kecil warna putih. Agat terlihat lebih eksentrik, di sebelah pot diberi susunan batu yang ukurannya lebih besar dari batu kerikil.

Hal lain yang menjadikan taman ini terlihat makin asri dan indah adalah penggunan tanaman hias lain sejenis pakis yang diletakan pada sisi dinding. Daun yang lebar dan panjang pada tanaman pakis tersebut menjadikan tampilan dinding terlihat sangat indah.

Sumber gambar : http://www.baliholidayaccommodation.c

 
Artikel Lainnya :
 Perbandingan Lapis Perekat dan Resap Pengikat Serta Teknik Pemasangannya Membuat Desain Ruang Bernuansa Tempat Pelindungan (Bomb Bunker) 
 Menata Ruang Tanpa Kursi (Lesehan) Mengetahui Bagian Kusen Jendela dan Pintu dan Cara Merawatnya 
 Membuat Partisi Pin Press Menelusuri Perkembangan jenis dan Bentuk Ragam Hias Bali 
 Trik Mengontrakan Rumah Teknik Pembuatan Konstruksi dan Pembagian Ruang Rumah Adat Lobo di Ternate 
 Ide Menarik Desain Dipan dari Rotan Mengenal Lebih Jauh Desain Interior Ruang Keluarga Gedung Putih 
 Jenis-jenis Bangunan Tradisional Suku Lore Sulawesi Tengah Nilai Artistik Arsitektur Pasar Tradisional Triwindu di Solo Jawa Tengah 
 Warna Coklat yang Elegan pada Bangunan Mengenal Konsep Desain Striped Untuk Interior 
 Faktor Penentu Keawetan dan Kualitas Dinding Bangunan Menjadikan Rumah Hunian Sebagai Rumah Penginapan 
 Sistem Kerja Septic Tank Biologis dan Teknik Memilihnya Membuat Desain Sofa Cantik di Bawah Lantai 
 Lampu Taman Paling Keren Menghias Dinding Menggunakan Kabel dan Stop Kontak 
 
Semua Artikel
 
 
Find us on Facebook Rss Feed Follow us on Twitter
Copyright © 2011 - 2014 Image Bali Arsitek dan Kontraktor
Powered by Image Bali International
Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
eXTReMe Tracker